
"ya, karena itu lah saya minta maaf dan telah membuang waktu kalian sia sia, tapi itu bukan sesuatu yang bisa kami kendalikan" ucap Mike.
"mobil kami mengalami kecelakaan di jalan" sambungnya lagi menjelaskan secara garis besar saja, karena Mike tidak ingin mengatakan yang sebenarnya, yang bisa menyebabkan teralihkan fokus media dari poin utama klarifikasi hubungan Aleska dan Ruby kepada kecelakaan yang mereka alami pagi ini di perjalanan. jelas saja, karena kecelakaan nya bukanlah kecelakaan biasa, dan Mike juga tidak ingin memperpanjang masalah.
"hei, apa yang ada katakan, bicaralah yang jelas, di jalanan bisa terjadi beberapa puluh kasus kecelakaan setiap jamnya, dan anda mengatakan penyebab anda telat adalah kecelakaan, tapi kami tidak melihat sedikit luka pada tubuh anda" ucapnya lagi dengan sinis.
mendengar itu, Aleska sudah tidak tahan lagi, belum lagi pikirannya kacau.
sambil berdiri Aleska mengatakan kepada semua orang "jika kalian tidak percaya, silahkan saja telepon ke kantor polisi, kalian adalah reporter tentu saja kalian memiliki link dan informan di sana kan, jadi pastikan sendiri" ucap Aleska sambil menekan emosinya.
mendengar itu, tidak ada satu orang pun yang mengeluarkan suaranya menjawab perkataan Aleska, mereka semua sibuk mengambil handphone masing masing dan menelepon informan mereka di kantor polisi.
"hallo, ini saya, apakah benar hari ini terjadi kecelakaan yang melibatkan pengusaha muda yang sangat terkenal akhir akhir ini?" tanya salah satu wartawan itu kepada orang yang berada di ujung telepon nya.
sementara yang lain di sekitarnya juga ikut mendengar kan dengan seksama.
"siapa maksud mu?, apakah itu tentang ledakan dua buah mobil tuan muda Aleska pagi ini di pinggir kota?" ucap polisi itu di ujung sana.
"apa yang anda katakan?," ucap reporter itu, setelah hening beberapa saat "jadi itu semua benar" sambungnya lagi.
mendengar itu semua, pengusaha dan orang lain selain para reporter yang ada di sana juga mengambil ponsel mereka untuk mencek informasi kecelakaan yang terjadi di pinggir kota pagi, yang di terbitkan pada laman resmi kepolisian lalu lintas.
"bagaimana kalian para reporter bisa lalai seperti ini, bahkan yang seharusnya menjadi tugas kalian malah kalian tidak tahu, dan kalian semua berkumpul di sini lebih tertarik pada masalah pribadi orang dari pada tugas kalian yang lainnya." ucap Nyonya Camelia dengan suara lantang mengomeli setiap anggota pers dan media yang ada di sana.
seketika semuanya hening diam membisu, tidak ada yang berani menjawab, terlebih lagi orang yang berbicara itu adalah nyonya Carllyss, dan dia terlihat cukup kesal kepada mereka semua.
ya itu semua sebenarnya pantas mereka terima. karena apa yang mereka lakukan adalah hal yang sangat memalukan dimana mereka semua lebih tertarik pada aib orang dan berkumpul marah marah persoalan pribadi dan aib orang lain, sementara terjadi kecelakaan besar di mana dua buah mobil di ledakkan pagi ini mereka semua masa sekali tidak tahu.
melihat Nyonya Camelia ada di sana dan dengan terang terangan membela Ruby dan Aleska membangkitkan amarah Amanda yang dari awal sudah dia tahan dengan susah payah.
*hallo readers😌, selamat malam.
dukungan like dan komen dari kalian bisa memberikan kehidupan baru bagi author.
jadi selalu dukung author dengan like, vote dan kasi hadiah agar meningkat kan rating novel dan author bisa mendapat penghasilan dari itu.
juga membuat Author makin semangat berkarya dan meningkatkan kan kualitas karya lebih baik lagi, dan jika kalian ada saran langsung komen di bawah👇ya atau bisa juga dengan Dm ig author @cacacondadevita jangan lupa follow, nanti pasti author follback.
terimakasih🥰
salam hangat dari Author 🤗