
Dalam pesta itu alan terlihat sangat sibuk menyambut semua orang yang datang, mulai dari mereka yang datang dengan baik - baik dan juga mereka yang punyak maksud tersembunyi.
"Hem, Alan benar - benar mencarik penyakit dengan semuanya. Cobak lihat siapa saja yang datang dalam pesta ini, dan lihat mereka." Dandi melihat kearah tuan Guntoro yang terlihat berbicara banyak dengan semua orang dan juga putrinya yang sejak datang langsung menempel pada alan dan terlihat manja.
"Hahaha...Itu sih memang benar - benar penyakit." balas bayu yang terdiri disebelah dandi dengan segelas minuman ditangannya.
"Tapi aku tak melihat Ndaru sejak 1 minggu yang lalu." ucap fandi lagi yang sulit untuk menghubungi ndaru walo hanya sekedar menyapa.
"Dia sedang sibuk dalam penelitiannya, ku dengar dia sedang ada kasus yang memerlukan pengamatan intens darinya secara khusus." jawab bayu yang mengetahui info itu langsung dari ndaru.
"Tentang apa? Apa mereka orang kaya yang ingin melakukan operasi plastik lagi?" tanya dandi yang merasa semakin penasaran.
"Entahlah dia tak bilang. Katanya kalo sudah selesai akan ada kejutan untuk semua orang nantinya." jelas bayu dengan mengangkat kedua bahunya.
...🌴🌴🌴...
Ditempat lain syafira yang sibuk dengan pengajarannya pada membernya yang ingin kurus dan juga bugar terlihat sangat bersemangat, terlebih lagi dia saat ini sudah mulai merancang akan membuat klub serta sanggar tarinya sendiri.
"Mommy tak bisa kamu melihat ku sebental saja? Kenapa kamu hanya menali dan menali terllus.!" kesal alga pada syafira yang selalu sibuk dengan para ibu - ibu setiap akhir pekan.
"Sayang bentar lagi ya? Habis ini ibu ajak kamu jalan - jalan ok." rayu suafira pada alga yang mulai ngambek dengan melipat tangannya didepan dada dan memajukan bibirnya, manyun dengan sangat menggemaskan.
Ini adalah malam akhir pekan yang diadakan perayaan bazar desa, sehingga banyak orang yang jualan berbagai makanan dan juga mainan yang menarik.
"Baiklah aku tunggu, setelah itu aku mau mommy mengajak aku belkeliling sampai puas." ucapnya dan dia duduk memperhatikan syafira ibunya mengajar para ibu - ibu sampai selesai.
Tepat pukul 8 malam syafira selesai mengajar dan dia pergi mandi lalu pergi bersama dengan alga untuk jalan - jalan melihat bazar desa.
"Kiky, tadi aku telpon ibu. Katanya hari ini ada pesta perusahaan keluarga mu dan aku dengar katanya Daddy mu akan bertunangan dengan putri seorang pengusaha." milky memberi tahu syafira kabar akan keluarganya.
"Gak papa kak, semua sudah berlalu dan aku sudah bahagia bersama dengan Al." jawab syafira yang sudah tak ada beban didalam hatinya.
...🌴🌴🌴...
"Ya pesta malam ini adalah pesta perayaan kesuksesan tuan Alan, dan juga pesta ulang tahun perusahaan." ucap seorang MC yang memulai acara pesta malam itu.
"Wah, sayang apa kamu tak mau mengumumkan juga pesta pertunangan kita? Aku ingin pertunangan kita nanti juga diakan dengan sangat meriah, kamu mau kan sayang?" Fira bertanya dengan bergelayut manja pada alan yang hanya direspon dengan senyuman dan berkali - kali alan berusaha melepaskan tangan fira dari lengannya.
"Semua akan terbongkar pada saat Om Ndaru menemukan pelaku yang sebanarnya, dan kamu akan malu setelahnya dasar wanita licik. Aku tak Sudi kamu jadi Tante ku dan aku tak mau merestui kalo sampai Daddy benar - benar menikah dengan wanita itu." Ayunda bergumam dengan menatap tak suka pada fira.
"Tenanglah sayang, kendalikan ekspresi mu itu." bisik Denis pada ayunda yang terlihat terang - terangan menunjukkan rasa tak sukanya.
"Huff, haaaah." ayunda menghela nafas dalam berusaha mengeluarkan beban hatinya yang terasa mengganjal.
"Wah wah Alan kau sungguh luar biasa, dan aku ucapkan terima kasih untuk semuanya yang hadir dimalam ini karna kalian semua berkenan untuk ikut merayakan pesta ini, dan dan Daren kemarilah kamu pasti ingin tau kenapa aku memaksa mu untuk datang." tuan Guntoro merceloteh menengahi acara.
"Kenalkan malam ini aku mau mengatakan pada semua hadirin yang ada di sini, karna ini adalah hari bahagia pesta perayaan kesuksesan dan juga ulang tahun perusahaan dari calon menantuku, ya calon menantuku." ucap tuan guntoro dengan lantang yang membuat semua orang yang hadir diacara itu terkejud mendengar ucapan dan pernyataan dari tuan guntoro.
"Apa? Apa yang baru saja dia katakan, calon menantu?" gumam anita dengan membulatkan matanya.
"Tolong kendalikan ayahmu sekarang, dan jangan mempermalukan serta merusak suasana. Karna aku sudah diam saja melihat dia mengundang semua orang dan juga mempublikasikan acara ini." ucap alan pada fira yang sedari tadi menempel padanya.
"Baik, baik kau jangan marah. Papa ku hanya ingin mengumumkan hubungan kita saja, toh gak ada salahnya karna sebentar lagi kita juga akan bertunangan." ucap fira dengan nada lembut dan juga manja.
"Pergi atau ku usir kau dari sini.!" ucap alan dingin pada Fira.
Mendengar itu Fira langsung pergi mendekati papanya dan mencegah papanya untuk tidak lebih banyak bicara lagi, karna sebenarnya fira dan alan hanya berhubungan atas dasar tanggung jawab saja tanpa ada perubahan setatus atas diri fira dalam hidup alan.
Kejadian sebelum alan dan fira jadi dekat.
"Nona Fira, tuan alan memanggil anda untuk bertemu dengannya." ucap seorang pria yang tak lain adalah Adit.
"Benarkah? Tapi ada apa dia ingin bertemu dengan ku?" tanya Fira yang saat itu ditemui adit di kediaman tuan guntoro.
"Soal itu saya tidak tau. Silakan saya akan mengantar anda." ucap adit dan fira pun mengikuti adit patuh untuk bertemu dengan alan.
"Kak orangnya sudah datang." ucap adit pada alan saat mereka sampai di perusahaan qlan dan didalam kantor alan.
"Nona Fira silakan duduk dulu." ucap alan dengan ramah.
"Mungkin anda bingung kenapa anda ku panggil ke sini, dan ada tujuan apa." ucap alan saat mereka sudah duduk di sofa sementara adit duduk disebelah alan dengan tenang, sambil memyiapkan beberapa kertas - kertas yang terlihat seperti sebuah dokumen.
Fira tertunduk dengan hati senang dan berbunga - bunga karna dia sebenarnya sudah tau tujuan alan memanggilnya.
"Seperti yang Anda dengar dari Ndaru, hasil tes sampel anda cocok dengan sampel yang saya temukan saat saya menghadiri malam pesta ulang tahun anda, dan untuk itu saya ingin memberikan kompensasi atas apa yang sudah saya lakukan,"
"Namun untuk itu saya masih harus lebih memastikannya lagi dengan tes, tes dan penyelidikan selanjutnya,"
"Jadi saya ingin anda menandantangani surat kontrak hubungan ini dengan saya, silakan anda baca."
Alan menjelaskan panjang lebar atas apa maksud tujuan alan memanggilnya menghadap dia.
"Ini?" fira bertanya dan menatap alan saat dia membaca ada bagian jika diketahui orang yang telah menjebak dan memberinya obat adalah fira sendiri maka pihak fira lah yang harus menanggung dan memberi kompensasi pada pihak alan.
"Ya seperti yang anda baca, saya masih harus menyelidiki siapa orang yang telah berani menjebak dan memberikan obat kepada saya, tapi nona fira tak perlu takut jika itu bukan anda maka saya akan bertanggung jawab penuh pada anda." jelas alan lagi dengan santai.
Setelah mendengar itu fira ada sedikit keraguan, namuan dia berfikir bisa mengatasi semuanya dan akan memanfaatkan hal ini untuk mendapatkan alan sampai dengan menikahi alan dan menjadi nyonya dari pimpinan PT Antariksa Sauntetik Howl.
Kembali ke saat pesta.
"Papa hentikan dan jangan mempermalukan aku." cegah Fira pada papanya yang terus saja bercerita pada semua orang kalo alan adalah calon menantunya.
"Kenapa? Papa bangga pada mu, karna kamu bisa mendapatkan orang seperti alan yang hebat. Papa ingin semua orang tau seperti apa calon menantu papa itu." jawab tuan guntoro tak terima disuruh diam sama fira.
"Wah, benar - benar orang itu bikin kesal." ucap ayunda lirih.
Semua orang yang ada dalam pesta itu memperhatikan tuan guntoro dan mengucapkan selamat atas apa yang diumumkan oleh tuan guntoro soal hubungan antara alan dan putrinya.
Dan setelah fira berhasil membuat papanya diam, pesta pun dilanjutkan dengan berbagai acara dan juga jamuan makan dan berlangsung sangat lama hingga tengah malam.
Alan terlihat sangat bisa menguasai suasana dan juga mengatur serta mengendalikan waktu dan juga semua orang, seolah apa yang dikatakan oleh tuan guntoro tadi tak ada pengaruhnya bagi dirinya.