Baby I Love You

Baby I Love You
Penghalang yang tak mudah



Anita yang berjalan mengikuti alan dibelakangnya dengan percaya diri menyapa alea, "Kak Lea." sapa anita pada alea yang tak menatapnya.


"Kau, lama tak ketemu. Tapi maaf aku tak mau diganggu orang lain, saat sedang berkumpul dengan keluarga ku." ucap alea pada wanita itu yang tak lain adalah anita.


"Iya kak, kalo begitu aku permisi kak." anita melangkah pergi dengan kesal.


Setelah mendengar ucapan alea yang terkesan mengusirnya anita langsung pamit pergi meninggalkan mereka dengan hati yang sangat kesal, dan semua itu membuat anita jadi teringat akan kenangan masa lalu waktu dia masih berhubungan dengan alan.


"Alan kenapa kamu datang telat, padahal aku sudah menunggumu dari tadi." ucap anita dengan kesal menatap alan yang telat datang pada janjiannya, padahal anita sudah berdiri menunggunya di lapangan basket sekolahnya.


"Maafkan aku Nita, aku tadi nganter kakakku dulu." jelas alan yang menatap bersalah pada anita kekasihnya.


"Ya sudah tak apa ayo kita jalan." anita menggandeng tangan alan dengan mesrah.


Mereka jalan kesebuah mol ternama yang di sana adalah salah satu mol milik keluarga alan. Anita memintak pada alan untuk membelikan semua yang ingin dibelinya.


Alan dan anita sudah menjalin hibungan pacaran sejak mereka memasuki sekolah menengah umum dikelas 1, alan sangat menyayangi anita. Namun tiap kali alan mau mengajak dia ketemu sama keluarganya anita selalu membuat berbagai alasan untuk menolaknya.


"Nita kenapa kamu tak mau bertemu dengan keluargaku? Padahal aku ingin sekali mengenalkan kamu dengan kakakku." tanya alan yang merasa aneh dengan anita.


"Tidak apa, aku hanya tidak punyak waktu saja. Bukankah kamu juga tau kalo aku ada kegiatan ekstra." jelas anita pada alan dengan nada manja.


"Iya aku tau, tapi dari dulu kamu selalu punya alasan saat aku ingin mempertemukan kamu sama keluargaku, bahkan saat papaku masih ada kamu juga gak pernah mau." ucap alan yang merasa sedih karna anita terkesan tak ingin serius sama hubungan mereka.


...🌴🌴🌴...


Plak


"Aah.!" pekik anita yang tiba - tiba ditampar oleh seseorang saat dia sedang asyik ngobrol sambil bermesraan dengan seorang pria.


"Bagus ya, kau membuat alasan pada adik ku dan sedang bermesraan di sini sama pria lain." ucap alea dengan marah saat dia melihat anita menjalin hubungan dengan yang lain dibelakang alan.


"Kak Lea, aku cuma. Dia adalah temanku, iya dia hanya teman." jelas anita panik sambil memegangi pipinya yang ditampar alea.


"Berhenti membodohi adik ku, dan putuskan dia. Aku tak akan membiarkan kalian bersatu." ancam alea dengan tegas dan nada tinggi.


"Kak Lea tolong jangan katakan itu kak." pinta anita yang tak didengar oleh alea, dan tetap melangkah pergi.


"Sial, kenapa harus bertemu dengan dia sih." kesal anita seperginya alea.


"Sayang kenapa? Dan siapa wanita itu tadi?" tanya pria yang tadi bermesraan dengan anita.


"Sudah kamu diam saja, berisik ah." kesal anita pada pria itu dan langsung pergi meninggalkan pria itu begitu saja.


...🌴🌴🌴...


"Alan sayang." ucap anita yang langsung masuk kedalam ruang kerja alan di kantor.


"Hem, ada apa kok tumben kamu ke sini, biasanya kamu gak pernah mau." ucap alan saat dia melihat anita datang menemuinya di kantor.


"Kangen dong sayang, emang gak boleh aku kesini.?" jawab anita dengan manja pada alan.


"Tentu saja boleh." alan tersenyum senang melihat anita.


"Alan sayang, nanti sepulang kamu kerja kita jalan ya? Aku ingin jalan - jalan sama kamu." pintak anita dengan nada sangat manja pada alan.


"Tunggu, pipi kamu kenapa? Siapa yang sudah menampar kamu?" tanya alan saat dia melihat pipi anita memar.


"Aku akan menarik alan kedalam pelukan ku, dan aku tak akan membiarkan siapa pun menghalangiku." gumam anita dalam hati.


Saat yang ditunggu - tunggu oleh anita jadi sia - sia, karna tepat pada jam alan selesai dengan pekerjaannya alea datang dengan membawah kedua putrinya.


"Loh kak kok kesini ada apa?" tanya alan bingung karna tiba - tiba kakaknya datang dengan kedua putrinya.


"Kenapa? Apa kakak harus konfirmasi dulu untuk menemui kamu?!" ucap alea kesal dan langsung memberikan baby syafira pada alan.


Alan yang menggendong syafira menatap pada adit yang juga sedang menggendong ayunda, dan seolah mereka berbicara dengan kontak batin adit langsung mengangkat bahunya karna dia juga gak tau apa pun, karna alea tiba - tiba langsung datang ke kantor.


"Bukankah aku sudah memperingatkan padamu kalo kamu harus pergi meninggalkan dan juga putus dengan alan adik ku." bentak alea pada anita yang saat itu berdiri disebelah alan.


"Kak apa yang terjadi?" alan bertanya dengan bingung.


"Diam kamu Al dan lihat ini, mulai sekarang aku tak mau dan tak ingin wanita ini ada hubungan dengan mu." tunjuk alea pada anita, dan melihat itu alan terkejud, karna kakaknya tak pernah semarah itu, jika tak ada masalah.


Alan menunduk dan memungut foto yang tadi dilempar alea kearah anita. "Apa semua ini?" alan menanyakan foto - foto anita yang sedang berduaan dengan seorang pria pada anita.


Anita menelan salifanya saat alan menanyakan soal foto - foto itu, dan tanpa sadar anita melangkahkan kakinya mundur.


"Ingat salama masih ada aku jangan pernah berharap untuk bisa bersama dengan adik ku. Aku akan selalu jadi penghalang yang tak mudah untuk mu." ucap alea pada anita yang saat itu telah dipukul telak oleh alea dengan bukti foto - foto perselingkuhannya dibelakang alan.


Kembali kesaat sekarang.


"Dia masih saja tetap jadi penghalang untuk aku mendekati alan, dia hanya kakak tiri tapi gayanya sangat belagu." gumam anita sambil berjalan keluar dari restoran itu.


Anita yang saat ini telah jadi seorang model dan sangat terkenal dikalangan artis maupun para pengusaha ingin menggunakan kekuatannya untuk mendapatkan alan lagi.


"Baiklah aku akan kembali ke kantor dulu, kalian selamat bersenang - senang." alan berdiri dan melangkah pergi bersama dengan ninis yang mengikutinya dari belakang.


...🌴🌴🌴...


Sesampainya di kantor alan langsung mengadakan rapat dadakan untuk membahas soal kerja samanya dengan tuan guntoro yang sudah dibicarakan tadi siang.


Alan memberitahukan pada semua anggota dan juga karyawannya untuk selalu berhati - hati dalam menghadapi tuan guntoro yang selalu menggunakan cara licik untuk setiap tindakannya.


"Baik bos kami mengerti, dan kami pasti akan melakukannya sesuai dengan arahan bos dan juga pak aditnya."


Selesai rapat semua karyawan alan pulang termasuk alan dan adit juga langsung pulang, karna mereka tak ada pekerjaan yang harus dikerjakan lagi.


...🌴🌴🌴...


"Anita kau datang, aku sangat merindukanmu sayang." ucapa Daren saat dia melihat anita melangkah masuk ke ruangan kerjanya dengan mengenakan pakean seksi.


"Daren bisakah kau membantuku? Karna aku butuh bantuan mu." tanya anita dengan melangkah mendekati daren dan duduk dipangkuan dareng.


"Apa yang ingin kau minta, katakan saja tapi temani aku malam ini sayang, karna aku sangat merindukanmu." ucap daren dan langsung m*nc*um bibir anita dengan sangat lama.


"Kau selalu saja tak mau rugi, baiklah aku akan menemani mu malam ini." ucap anita dengan nada bicara yang dibuat sangat menggoda bagi daren.


"OK, datanglah ke apartemen ku nanti malam dan ingat jangan lupa untuk menggunakan baju yang sudah aku belikan untukmu." ucap daren yang memerintahkan pada anita yang telah menjalin hubungan asmara selama 1 tahun terakhir.


"OK, tunggu aku nanti malam sayang." ucap anita sebelum dia meninggalkan kantor daren.


"Alan aku akan mendapatkanmu lagi dengan bantuan daren, akan ku buat kalian bertekuk lutut dibawah kakiku nantinya." gumam anita dengan memunculkan senyum dibibirnya yang seksi saat dia melangkah keluar dari kantor daren.