Baby I Love You

Baby I Love You
Black Rose



Panji dijadikan sasaran bullying dari sejak kecil karena orientasi seksual yang dimilikinya. Sampai suatu hari Gusti datang mambantu dan merubah Panji anak yang lemah menjadi seseorang yang kuat dan berguna berguna dengan berbagai keahlian dan juga ilmu yang mempu membuat Panji berdiri dengan tegap dan percaya diri, namun semua yang dilakukan Gusti tidaklah gratis karena sebagai gantinya Panji telah menjadi senjata tajam (Assassin) bagi keuntungan Gusti untuk menyingkirkan semua penghalang baginya.


Disi lain Aryan yang hidup dengan kakaknya saja berusaha bertahan hidup dengan saling mendukung dan menjaga satu sama lain hingga Arya membekali dirinya dengan segala ilmu bela diri untuk menjaga dan melindungi dirinya dan sang kakak yang dia sayangi dan merupakan satu - satunya anggota keluarganya.


Dengan bantuan dari kedua sahabatnya Ferdi dan Kamila Aryan yang pernah terpuruk pun kembali bangkit setelah dia mendapatkan dukungan besar dari sang kakak. Kini Arya telah tumbuh menjadi sosok yang kuat bahkan dia tak lagi bisa untuk disakiti lagi.


Bahkan Aryan telah menjadi seorang pengawal dengan segala keterampilannya yang mampu menyelesaikan segala tugas yang diberikan kepada dirinya tanpa kesulitan, namun Aryan tak ingin terikat dengan semua orang yang dia jaga jadi tugas Aryan hanya jika ada orang khusus saja yang harus dijaganya. Tapi Aryan juga tak menunjukkan dirinya kepada semua orang yang harus dijaganya karena itu lah Aryan dijuluki sebagai bayangan.


Namun keduanya saling menutupi dan merahasiakan apa yang sedang mereka lakukan untuk menjauhkan orang yang mereka cintai tak terseret. Dan mereka saling mendukung tanpa tau apa pekerjaan dari masing - masing, karena yang mereka tunjukkan adalah hanya sisi putih mereka dan menutup sisi hitam mereka.


Hingga suatu hari kedua orang yang saling memiliki kemampuan itu harus dipertemukan dan harus saling berhadapan untuk melindungi para pemiliknya antara wild dogs dan Assassin mereka akan saling bertarung demi tuan mereka masing - masing hingga salah satu diantara mereka tumbang.


Kemampuan bertahan antara wild dogs dan Assassin tak lagi diragukan, mereka tak harus menahan atau membatasi dan mereka tak akan peduli dengan lawan yang mereka hadapi karena tujuan mereka hanyalah melumpuhkan dan menumbangkan lawan mereka yang ada dihadapan mereka.