A Maze Of Memories

A Maze Of Memories
Maze 69 - Hukuman



"Sekarang kalian berlima, ikut aku ke ruangan!"


"Yes, sir…" Mereka menyahut dengan suara yang terdengar sama gemetar seperti tubuhnya.


Nico berbalik lalu berjalan dengan tegak di depan mereka, memimpin kelimanya menuju ruang kerjanya.


Lucy dan keempat temannya berjalan mengikuti dari arah belakang. Sesekali mereka kembali bertengkar, tetapi sekali Nico menatap mereka lewat sudut matanya, mereka langsung diam dan terus berjalan mengikuti Nico.



...*...


Di dalam ruangan Nico, mereka sudah berdiri kurang lebih dua puluh menit dihadapannya.


Nico sejak tadi terdiam, ia belum berucap sepatah kata pun pada mereka.


Nico tampaknya sedang berusaha mengatur napas dan emosinya yang memuncak, agar kembali normal.


"Huft~"


Untuk yang ke sekian kalinya, Nico menghela napas.


Ia lalu menatap ke arah Lucy dan keempat temannya.


"Push up tiga puluh kali, sekarang!" Finalnya pada mereka berlima.


Sheilla merungut, ia tidak setuju dengan hukuman yang diberikan Nico.


"Tapi, sir…" Jean angkat suara mewakili mereka.


"Jangan membantah.  Cepat lakukan!" tukasnya membuat mereka terkejut.


Kelimanya bergegaslah turun mengambil posisi push up, seperti yang di perintahkan.


Nico beranjak dari tempat duduknya, ia berdiri di hadapan mereka untuk mengawasi dan memastikan tidak ada kecurangan yang mereka lakukan. Mereka berlima, lalu mulai berhitung.


"Aku kecewa dengan tingkah kalian barusan. Benar-benar tidak mencerminkan agen terhormat. Kalian bahkan membuat keributan di sana-sini, lalu kalian menabrak banyak orang sampai keadaan semakin kacau!" Nico memijat perlahan pelipisnya yang terasa sakit.


"Ini semua gara-gara kau! Aku jadi terseret dalam masalah ini. Padahal sudah jelas-jelas aku tidak salah apa-apa." Grayson berucap.


Lelaki yang sejak awal bertengkar dengan Sheilla, menampakkan raut wajah kesal, pada Sheilla yang kini berada tepat disampingnya.


Sheilla menoleh ke arahnya dengan ekspresi yang sama.


Menurutnya, ia tak salah apa-apa.


"Berani sekali kau memutar balikkan fakta!" Grayson makin emosi.


"Kau yang memutar balikkan fakta!"


"Kau!"


"Kau!"


"Diam!" Nico berteriak membuat Sheilla dan Grayson terdiam dalam sekejap.


"Aku memerintahkan kalian untuk push up bukan saling menyalahkan!" kata Nico penuh emosi.


Sheilla dan Grayson mengatupkan mulut mereka secara spontan.


Nico kembali fokus menatap mereka, memperhatikan mereka terutama Sheilla dan Grayson.


"Ini semua gara-gara kau! Coba saja jika kau tidak mulai. Aku pasti tidak akan dimarahi seperti ini," bisik Sheilla.


"Kau juga sama saja denganku! Gara-gara kau juga, aku dimarahi."


"Enak saja kau menyamakan dirimu denganku. Kita ini berbeda!"


"Diam! Astaga, kalian berdua terus saja berdebat. Apakah kalian ingin aku tambah hukumannya?!" Untuk kedua kalinya, Nico membuat mereka tersentak.


"Ja… jangan sir…" kata mereka serentak.


Jean dan Daniel mendelik ke arah Sheilla dan Grayson yang terus saja berdebat padahal mereka sedang menjalani hukuman seperti ini.


"Aku benar-benar merasa kecewa dengan sikap kalian." Nico menurunkan nada bicaranya. Berjalan mondar-mandir di hadapan mereka bak setrika panas.


"Terutama kau Grayson!"


Nico menunjuk ke arah lelaki di samping Sheilla.


Grayson mendongak ke arah Nico.


...***...