The Tyrant Emperor's Cruel Princess

The Tyrant Emperor's Cruel Princess
HAYEO NAIK DARAH



Pesta perayaan hari ini benar-benar kacau, tetapi perayaan itu tidak berhenti. Arya yang menangis karena dia meminum darah juga sudah tidur setelah mulutnya dibersihkan oleh Zaint. Dan kini rombongan Arya yang lainnya sedang mengikuti Zaint dari belakang. Zaint yang menggendong anaknya yang sedang tertidur pun masih tersesat dalam pikirannya.


Dibelakang Zaint bukan hanya rombongannya saja, bahkan Feron yang notabene nya pangeran Ruffela pun ikut. Disebelahnya ada Geun-Lee, Hayeo dan kakaknya Eun Jun yang mengikuti adiknya dan yang terakhir adalah Sang Yui yang nama sebenarnya adalah Feng Yui pun ngikutin. Geun-Lee dan Feng Yui mengikuti karena mereka penasaran dan juga ingin tahu apa yang terjadi sebelumnya.


Hayeo melirik kearah Zaint dan melontarkan beberapa kata.


"Yang mulia, anda tidak penasaran dengan yang tadi itu? Jika anda menunggu Arya untuk menjelaskan, sebaiknya lupakan pemikiran yang seperti itu!"


Perkataan Hayeo yang terdengar tidak kenal takut itu membuat semua orang terbelalak kaget.


"Kenapa kau berkata seperti itu?" tanya Zaint pada Hayeo yang masih santai dibelakangnya.


"Kenapa ya? Eum, itu karena wajah anda sedikit menimbulkan kerutan, terutama diujung mata anda, hehe!" jawab Hayeo dengan kekehan kecil.


Semua: "...." oh, bukankah dia terlalu teliti?


"... Siapa anak yang ada ditubuh putriku?" tanya Zaint setelah terdiam beberapa saat, dia terus menepuk kepala Arya dengan lembut bahkan saat ini dia tidak tahu seberapa lembutnya tatapan matanya memandang wajah anaknya.


"No-no-no, anda tidak bisa berkata seperti itu, anak laki-laki yang mirip dengan anda adalah Arya itu sendiri namanya Alican, apa anda ingat lirik lagu pemanggilan yang dinyanyikan Arya"


"Yang liriknya 'dia adalah aku, aku melihat anak laki-laki, berdiri di sana memegangi cermin, mendekat, mendekat, mendekat, hap, aku ditangkap' ketika bagian itu anda pasti tahu artinya. Terutama bagian 'melihat anak laki-laki memegangi cermin' itu tentang Alican, Arya menganggap Alican sebagai teman khayalan nya. Dia tidak tahu kalau Alican itu nyata dan dia adalah kepribadian ganda nya" Hayeo menjelaskan pada Zaint sejelas-jelasnya.


"Kepribadian ganda?" Gumam Zaint mempererat pelukannya. Bahkan dalam tidurnya pun Arya masih saja terisak membuat jantung Zaint berdetak tak karuan.


"Hm? Iya, Arya punya yang seperti itu, biasanya kalau Itu 'Alican' maka 'arya' tidak akan tau apa yang dilakukan oleh 'alican' tapi berbeda dengan sebaliknya, jika itu adalah 'Arya asli' maka 'Alican' tahu apa yang dilakukan nya" jawab Hayeo tersenyum simpul.


Lili mengerutkan bibirnya, dia benar-benar tidak tahu tentang Arya, kecuali jika Arya itu suka berbuat seenaknya.


"Apakah... Itu berbahaya?" tanya Lili ragu.


"Nope! Itu tidak berbahaya. Tapi, itu akan jadi sedikit menyebalkan. Jika itu dulu, Arya biasanya akan melukai dirinya sendiri lalu mabuk, maka Alican akan menguasai dirinya kalau tidak ya... Alican hanya akan berdiam diri saja, jika hanya ada Arya dan cermin nya, Alican akan muncul di cermin sebagai teman khayalan!"


"Arya berbeda denganku, kalau Arya memiliki kepribadian ganda, maka aku memiliki alter ego!" jawab Hayeo menggelengkan kepalanya


"Kepribadian ganda? Alter ego? Apa semua itu?" tanya Feron semakin mumet.


"Alter ego itu sangat jelas berbeda dari kepribadian ganda. Penyakit kejiwaan kepribadian ganda itu memiliki dua atau lebih kepribadian dalam satu tubuh, di mana kepribadian tersebut saling mendominasi satu dengan yang lain, itu adalah kasus Arya. Sedangkan alter ego adalah kepribadian yang masih bisa dikendalikan dalam kondisi sadar, dan itu adalah kasus ku!" Ucapan Hayeo membuat semua orang semakin bingung.


"Haisss, kalian ini tidak bisa di jelaskan sekali kah?!" tanya Hayeo tidak percaya bahwa tidak ada yang mengerti apa yang sedari tadi dia katakan.


"Tunggu, biar aku ambil titik terangnya dulu, jadi Alican adalah kepribadian Arya yang memiliki kesadaran, dan identitas nya sendiri? Walaupun dia dan Arya adalah sama tapi Alican itu lebih dewasa(walau kata-katanya tidak pantas), kesadaran Alican itu bersifat sementara begitu, kan?" ujar Riden dengan nada tenangnya menghilangkan kesuraman Hayeo.


"Nah, itu baru bener!" sahut Hayeo dengan mengacungkan dua jempolnya.


Beberapa lama kemudian akhirnya mereka pun sampai ditempat kereta mereka berada, Zaint masuk kedalam keretanya dan ingin menurunkan Arya tapi Arya menolak dan mempererat pelukannya, wajahnya yang cemberut mirip seperti ayam yang diambil anaknya, Galak woy!!?


"Ya sudah" kata Zaint dengan pasrah, dia duduk, tapi tidak menyender pada senderan kursi. Dia takut kaki Arya akan ke pencet, nanti dia gepeng, ekhem maksud nya kesakitan.


"Tunggu yang mulia!" Hayeo dengan sangat berani menghentikan kereta Zaint yang hendak berjalan. Dari kereta satunya tempat Feron bahkan hampir semua nya terperangah.


Tidak takut mati!


"Apakah kau tidak ada takutnya padaku?" tanya Zaint mengangkat alisnya pada Hayeo yang tersenyum sumringah.


"Eh, untuk apa takut, bukannya anda ataupun saya tetap manusia yang hidup dengan makan sayur dan minum air, tinggal pun di satu bumi, kan?" pertanyaan yang dilontarkan Zaint dibalas dengan lugas oleh Hayeo membuat Zaint terdiam seribu bahasa.


Sikapnya mirip Arya.


Tidak ada yang bisa membuatnya takut.. .


Kalau ngomong juga suka faktanya doang.


"Lakukan sesuka mu!" jawab Zaint dengan wajah dingin dan bersamaan dengan jalannya kereta kuda.


"Terimakasih, yang mulia!" ucap Hayeo melambaikan tangannya.


Wow!


Semua orang kagum dengan keberanian Hayeo berbicara santai pada Zaint dan Zaint pun menjawabnya tanpa masalah beban apapun.


"Putri Feng Yui, kamu mau kemana?" tanya Hayeo dalam bahasa Korea.


"Ingin kembali ke penginapan, aku butuh istirahat, jika kalian melihat seseorang yang dari Kekaisaran Fengzhen mencari ku katakan jika kalian tidak tahu!" jawab Feng Yui dengan bahasa China.


"Hm? Apakah putri Feng Yui memiliki konflik keluarga, jika kami boleh tahu?" tanya Gaun-Lee selaku Putra Mahkota.


"Yah, bisa dibilang begitu, hanya saja aku benar-benar tidak ingin kembali Kekaisaran menyebalkan seperti itu" jawab Feng Yui.


"Ouh, baiklah"


"Aku pergi dulu"


Geun-Lee, Hayeo, dan Eun Jun kembali kedalam aula dan duduk kembali ketempat duduk mereka.


Kelion dan Lidya bangkit dari tempat duduknya memberi penghormatan kepada penyelenggara pesta untuk kembali ke penginapan mereka.


Saat berada didepan Hayeo mereka berhenti.


"Maaf nona, bisakah aku bertanya sesuatu?" ucap Lidya Pada Hayeo.


"Silahkan saja"


"Apa kau melihat putraku Feron? Tadi dia ikut keluar bersama yang lain!"


"Oh, pangeran Feron, dia sudah pulang bersama dengan Kaisar Zaint" jawab Hayeo seadanya.


"Ah, terimakasih!"


"Dengan senang hati yang mulia"


Sebelum Kelion dan Lidya keluar Hayeo tidak sengaja mendengar gumaman dari Lidya.


"Kurang ajar memang anak itu, main ninggalin aja, gini banget punya anak yang sifatnya kloningan ama bapaknya" yah kira kira begitulah gumaman dari Lidya. Hayeo hanya tersenyum geli mendengarnya.


"Udah ngomongnya, bukannya itu sifat mu hah, suka ninggalin orang" sahut Kelion ikut berbisik


"Apa maksudmu! Kata Lidya ngegas. Mereka saat ini sudah ada diluar dan bersiap ingin menaiki kereta.


"Apa kamu lupa sayang, ketika kita dulu masih berada di Akademi, kamu bilang 'kita akan menjadi pasangan sejati sampai mati', tapi ketika melihat Rechan yang tidak sengaja berubah jadi serigala dan bersiap mengejar kita kamu berkata, 'aku akan jadi pasangan yang setia tapi untuk kali ini aku akan melupakan hubungan apa yang kita miliki, semoga selamat Keke' saat itu kamu benar-benar berlari seperti kura-kura lupa cangkang" ujar Kelion panjang lebar membuat tawa Lidya pecah seketika didalam kereta.


"Ahahaha, maaf Sayang aku takut dikejar Serigala, sumpah!" jawab Lidya masih dengan tawa ngakak nya.


"Apakah, kamu kira aku tidak takut?!" tanya Kelion ngegas.


"Kamu kan kuat, aku kan lemah?" ucap Lidya membuat Kelion mencibir.


"Cih dasar, untung cinta! Kalau gak dah lempar jendela kamu" ancam Kelion membuat Lidya memeluknya mesra


^^^(🤯🤧) ^^^


Like and komen👍