
Ketika melihat seorang gadis yang ada didalam jantung Arya langsung melompat sekali, dia memandang gadis didalam toko itu sebentar lalu mendekatinya.
"Mau kemana?" tanya Lili ketika melihat Arya berjalan kearah lain.
"Aku ke sana sebentar?" jawab Arya menunjuk pada dua orang gadis didalam toko.
Gadis yang memang sudah ada didalam yang ternyata adalah Hayeo. Dia hanya memandang gadis yang baru masuk dengan pandangan rumit. Gadis yang memiliki boneka berbentuk naga kecil di kepalanya itu berjalan pelan mendekatinya dan mengulurkan tangannya.
"Hello, how are you? What's your name?" tanya Arya mengulurkan tangannya.
"Hi, i'm fine, don't you have to mention your name first as a form of courtesy?" jawab Hayeo membuat Arya memiringkan kepalanya. Bahkan Yoona memandang tak percaya pada majikannya.
Hayeo tidak pernah diajarkan apapun sejak kecil bahkan tata krama pun tidak pernah dia pelajari. Hanya Eun Jun saja yang membantunya dalam hal pelajaran tapi itu pun masih kurang. Selama dia merasuki tubuhnya 'Hayeo' ini adalah pertama kalinya dia melihat orang bodoh yang lebih bodoh dari orang bodoh yang sesungguhnya.
^^^(Hayeo nama aslinya itu adalah SAYE ADNA SAINE, profesi nya adalah wakil mafia, sekretaris CEO, dan Desainer ruang rahasia terbaik di banyak negara)^^^
"I'm Arya, I thought you didn't speak English" kata Arya tersenyum.
"So, it's okay! My name is Hayeo" jawab Hayeo dengan senyuman indah.
"Hayeo? That's a good name" jawab Lili dibelakang. "Oh sorry, I'm Emilly Nice to meet you!" lanjut Lili memperkenalkan diri setelah melihat tatapan aneh milik Hayeo
"Oh, Hi, nice to meet you, too Emilly" Hayeo memandang arya lagi, dia akhirnya mulai sadar jika boneka naga itu hidup ketika dia melihatnya bergerak-gerak untuk mencari tempat ternyaman untuknya rebahan.
"That's real?" tanya Hayeo memandang Raya di atas kepala Arya.
"Yeah, his name is Raya" jawab Arya membuat Hayeo semakin memandang nya rumit
"You're not afraid?" tanya Hayeo bingung.
"Afraid? No, he's my contract animal" jawab Arya menurunkan Raya dari kepalanya dan memeluknya didepannya.
"Arya, ayo memilih pakaian seperti mereka?" ujar Lili menunjuk pada anak laki-laki di sana.
"Em, me and others want to go to pick clothes first, you just continue" lanjutnya langsung beranjak pergi dari sana bersama Lili.
Ketika Arya dan semuanya berbalik dan pergi Hayeo baru sadar.
"Apakah, gadis tadi bisa dua bahasa?"
"Tidak, sepertinya dia bisa beberapa bahasa selain yang dua bahas tadi?" jawab Yoona menanggapi Hayeo. "Apalagi bahasa yang mereka berdua gunakan tadi, itu adalah bahasa resmi dari lima Kekaisaran di 5 Benua.
^^^(Jadi setiap Benua itu memiliki satu Kekaisaran. Begitupun tiga Kekaisaran lainnya, hanya saja milik mereka kecil)^^^
"Hey wait, can we go shopping with you guys? We've lived here for a long time, so maybe we can help if you guys want directional assistance?" ucap Hayeo mendatangi mereka dan menawari mereka jasa touring keliling.
Saat itu mereka sudah ada diambang pintu keluar dari toko pakaian, dan berencana untuk berkeliling setelah selesai memilih pakaian. Dan mereka juga tidak lupa untuk berganti pakaian yang sama dengan orang lain.
Semua melihat Hayeo dan pastinya Arya dan yang lainnya tidak menolak. Mereka mengangguk setuju. Arya memegang tangan Hayeo dan membawa nya keluar.
Hayeo sedikit tersentak, dia sadar ternyata Arya adalah orang yang tidak pilih-pilih dalam memperlakukan orang lain. Dan dia juga merasakan hangatnya genggaman tangan seseorang. Dia sedikit meringkuk kan bibirnya dan mengikuti punggung Arya membawanya.
Ini adalah awal mula dua orang sahabat, saudara, keluarga, atasan dan bawahan bertemu. awal tanpa akhir yang akan ditulis oleh takdir mereka, atau akhir tanpa awal yang akan merobek takdir mereka.
Bagaimanakah awal dari kehancuran dunia gara-gara dua gadis dengan sifat yang sama tapi sikap yang bertolak belakang ini akan terjadi? Meledak atau jadi luluh lantak?
Mari lanjutkan....
Disini, tepat ditengah pasar kini mereka berada, Arya dan yang lainnya memandang dengan penuh minat pada semua barang yang dijual semua toko yang berjejer disepanjang jalan.
Ada banyak hiasan yang digantung di atas semua toko yang ada, bentuknya seperti menyambung dari satu toko ke toko lainnya secara vertikal dan horizontal.
Arya yang tidak tahan dengan pemandangan itu berlari kearah salah satu toko dan mulai membeli makanan ringan di sana. Untung saja dia punya banyak uang dan penampilannya yang sudah dirubah nya untuk membaur di masyarakat.
Ketika mereka sedang sibuk berbelanja jajanan. Tanpa sengaja tubuh Lili ditabrak oleh seorang gadis. Lili ingin mengeluh tapi dia tidak sengaja menatap pada mata merendahkan gadis itu membuat dia langsung berdiri.
Gadis yang menyenggol lengan Lili dia bukannya meminta maaf tapi dia malah memandang Lili dengan merendahkan bahkan terkesan seperti memandang kotoran itu dan dengan nada sombong berkata.
"Kau! beraninya rakyat jelata dan menjijikan sepertimu membuat pakaianku kotor?!" teriak gadis itu membuat Arya dan yang lainnya meradang.
Lili tidak mengangkat kepalanya dan terus menunduk. Wajahnya menggelap dan tanpa diketahui oleh orang lain matanya samar samar berubah menjadi ungu.
Ketika berbicara, dia dengan sengaja ingin menjambak rambut Lili tapi sayang tangan Lili lebih cepat menangkap lengan gadis itu.
Sesuatu yang aneh terjadi.
Tidak ada yang sadar kalau dari arah telapak tangan Lili mengeluarkan asap hitam.
Itulah, element kegelapan.
Delvan yang sadar terlebih dahulu langsung maju dan menarik tangan Lili menjauh dari gadis yang wajahnya memucat. Dia baru sadar ketika tubuh gadis yang dipegang adiknya mulai memutih tidak wajar dan ternyata dugaannya tidak salah. Adiknya sedang marah.
Salah satu ciri-ciri elemen kegelapan yaitu menyerap inti seseorang untuk memperkuat inti dari pemilik element. Walau begitu element kegelapan beda dengan sihir hitam.
Jika element berasal dari spirit yang berupa roh-roh kehidupan. Maka, sihir gelap berasal dari sihir jahat yang mengandung kebencian dan kejahatan tanpa akhir.
Btw, Arya itu belum kontak dengan para spirit loh, dia menolak jika disuruh untuk melakukan kontrak, katanya nanti saja. Lili dan Delvan sudah, hanya saja mereka jarang menggunakan nya. Mereka hanya tertarik dengan sihir dan pedang.
"Tenang lah!" Gumam Delvan di telinga adiknya.
"Hm"
Tapi, tanpa mereka sadari dari arah yang cukup jauh seorang pemuda dengan menggunakan cadar sedang memperhatikan mereka. No-no bukan mereka tapi Hayeo.
Dia memiliki senyum tipis di bibirnya. Pengawalnya yang ada dibelakang pun juga ikut memperhatikan dan sedikit mengerut.
"Yang mulia, bukankah itu Nona Ahn Hayeo?" tanya pengawalnya memberi tahunnya.
"Aku tahu!" jawab pemuda itu berbalik.
"Eh, anda mau kemana? Apakah anda tidak ingin menolong adik anda? Lihatlah wajah nya memucat? Eh, dia terlempar dan langsung pingsan!?" seru pengawalnya pemuda itu histeris menatap gadis yang jadi korban Lili itu tiba tiba pingsan di tanah.
"Apa peduli ku? Dia bukan anak kecil lagi untuk bersikap kekanak-kanakan!" sahut pemuda itu dengan ketusnya.
Kembali ketempat Arya.
Arya dengan santainya mengambil ancang ancang lalu menendang tubuh gadis itu hingga terlempar cukup jauh dan yang lebih mengenaskan nya lagi adalah Arya menendang tubuh gadis itu menggunakan kekuatan sihir hingga sedikit terlihat beberapa bagian baju dan tubuhnya yang lecet dan terkoyak ketika menghantam bangunan.
"Beraninya, sampah tidak berguna sepertimu menyentuh salah satu sahabatku?!" ucap Arya dingin. Di tangan nya ada sulur mawar yang melilitnya.
Feron yang menatap Arya itu dengan refleks menutup mata Arya dan menariknya.
"Sudah Arya, cukup! Dia sudah pingsan!" tahan Feron yang masih menutup mata Arya. Tinggi badan mereka berbeda 10cm jadi Feron dengan mudah menarik Arya ke pelukannya.
"Lepaskan!!" teriak Arya memberontak
"Ingat kata pengasuh mu! Kau tidak boleh membunuh orang!?" ujar Feron mencoba menahan tubuh Arya yang terus memberontak.
Sedangkan Hayeo menatap tidak percaya pada mawar yang ada ditangan Arya dan itu mengingatkannya pada Queen nya yang juga memiliki kekuatan seperti itu.
Tidak! Tidak mungkin Queen yang sudah mati ada di sana. Eh, tapi jika dipikir pikir dia mati juga malah hidup lagi jadi 'hayeo' mungkin Queen nya....
Jangan dipikirkan lagi!!!!
"Aku telah membuat pakaian s.u.t.r.a mu itu kotor! jadi, jika kau ingin mengambil kompensasi kau bisa mengambilnya pada ayahku, untuk sekarang aku lagi tidak punya uang, aku terlalu m.i.s.k.i.n untuk mengganti pakaian m.e.w.a.h milik b.a.n.g.s.a.w.a.n t.e.r.h.o.r.m.a.t sepertimu!!!" Arya menaruh banyak penekanan pada kata katanya dan berbalik menyeret Lili menjauh dari sana dan kembali ke penginapan. Sedangkan Hayeo dan Yoona langsung disuruh pulang oleh Brian.
______________
like komen๐โ๐ค