
Celine segera menelpon ayahnya.
" Wait for your destruction ( Tunggu kehancuran kalian) " Ancam Celine tersenyum sinis.
" No need to worry (Siapa takut) " Ujar Syafa santai.
Membuat semua orang menatap tak percaya kepada Syafa. Ada yang merasa bangga dengan keberanian Syafa. Ada juga yang harap harap cemas karena mengetahui Celine anak orang terkaya dikota itu.
Tak lama kemudian, terdengar suara langkah sepatu memasuki restoran. Seorang pria paruh bayah berjas abu abu tua berjalan dengan gagah menuju kearah keributan diiringi beberapa pegawalnya. Satyo dan teman temannya melihat orang terkaya dikota itu masuk kesana pun ikut masuk. Sebenarnya mereka menunggu diluar karena Syafa yang memerintahkan. Namun, melihat orang penting itu datang membuat mereka penasaran. Mereka takut ini ada sangkutannya dengan nona muda mereka.
Sepertinya dugaan mereka benar. Merekapun segera mendekat. Melihat para bodyguardnya ingin mendekat, Syafa mengangkat tangannya. Memberikan isyarat kepada mereka supaya tidak mendekat. Akhirnya mereka diam ditempat sembari memperhatikan nona muda mereka.
" What is wrong, girl? " Tanya Pria paruh baya itu pada Celine, putrinya.
" Daddy, this girl bumped into me and ruined my shirt. He doesn't want compensation either (Daddy, gadis ini menabrakku dan merusak bajuku. Dia juga tidak mau ganti rugi) " Ujar Celine mengadu pada ayahnya.
" Really? Who dares to go against my daughter?(Benarkah? Siapa yang berani melawan putriku? ) " Tanya Pria paruh baya itu
" Sorry sir, your daughter is wrong. He hit my sister but he also asked for compensation (Maaf tuan, putri anda yang salah. Dia menabrak adik saya tapi dia juga yang minta ganti rugi) " Protes Syafa
" No Dad, he's wrong! Even this sister insulted me using fake clothes (Tidak Dad, dia salah! Bahkan saudarinya ini menghinaku menggunakan pakaian palsu ) " Ujar Celine mengadu pada sang ayah.
" How dare you miss. you know who I am? ( Berani sekali anda nona. Anda tahu siapa saya? ) " Tanya pria paruh baya itu dengan nada mengejek
" Of course I know, you are Mr. Wilson Dalbora, businessman and richest man in town! (Tentu saja saya tahu, Anda adalah Tuan Wilson Dalbora pengusaha sekaligus orang terkaya dikota ini!) " Ujar Syafa sedikit merendah namun dengan nada sinis
" Then just follow what my daughter says. Pay the compensation now! ( Kalau begitu, ikuti saja apa kata putriku. Bayar ganti ruginya sekarang juga!) " Ujar Wilson
" I still don't want to! ( Saya tetap tidak mau! ) " Ujar Syafa membuat Wilson naik pitam.
" I am not afraid of you or your daughter. Because I never want to respect people who don't respect people whose social status is lower than them. (Saya tidak takut dengan anda ataupun putri anda. Karena saya tidak pernah mau menghargai orang yang tidak menghargai orang yang status sosialnya lebih rendah darinya.) " Ujar Syafa
" Remember sir, above the sky there is still a sky. You're just the richest man in town. That means there are people who are the richest people in this country. There are also the richest people on this continent and even the richest people in the world. If all of you were gathered, wouldn't you be the one with the lowest social status? So what if they insult you? What if you said that if you were the richest person in the city of Toronto, they would be silent? (Ingat tuan, diatas langit masih ada langit. Anda hanya orang terkaya dikota. Itu artinya ada orang yang menjadi orang terkaya di negara ini. Ada juga orang terkaya di benua ini bahkan terkaya didunia. Jika kalian semua dikumpulkan, bukankah anda yang paling rendah status sosialnya? Lalu bagaimana jika mereka menghina anda? Apa dengan anda mengatakan kalau anda orang terkaya dikota Toronto ini mereka akan bungkam?) " Sambung Syafa yang membuat Wilson bungkam. Ia membenarkan kata kata Syafa. Tapi tetap saja egonya lebih tinggi. Ia tak ingin mempermalukan dirinya didepan warga kota.
" Bullshit, How dare you lecture me miss. You are nothing compared to me. So stop talking at length and do what my daughter asks! (Omong kosong, Berani sekali anda menceramahi saya nona. Anda itu bukan apa apa jika dibandingkan dengan saya. Jadi berhentilah berbicara panjang lebar dan lakukan apa yang diminta putri saya!) " Ujar Wilson
" I do not want! " Kekeh Syafa
" Alright, just wait for your destruction for daring to harass my daughter ( Baiklah, tunggu saja kehancuranmu karena berani mengusik putriku) " Ujar Wilson
" What if I destroy you first, sir? (Bagaimana jika saya menghancurkan Anda terlebih dahulu, Tuan? " Jawab Syafa enteng
" Who are you huh? " Tanya Wilson dengan nada mengejek.
" You don't need to know who I am! But clearly I am more than you. More everything! ( Anda tidak perlu tahu siapa Saya! Tapi yang jelas saya lebih dari Anda. Lebih segala galanya!) " Ujar Syafa santai. Wilson sudah mulai kehabisan kesabaran.
" Just destroy him, Daddy! " Ujar Celine memanas manasi Wilson
" Yes dear, just wait a little longer (Iya sayang, tunggulah sebentar) " Jawab Wilson
" Jhon, You call the manager of this mall right now. They should be held responsible for making my daughter's expensive clothes dirty ( Jhon, kamu panggilkan manajer mall ini sekarang juga. Mereka harus bertanggung jawab karena sudah membuat baju mahal putriku kotor ) " Ujar Wilson memerintah anak buahnya.
" Yes, Sir " Jhon segera memanggil manager mall.
×××××××
" Excuse me sir, what happened? " Tanya manager mall yang bername tag Robert Pattinson itu. Sepertinya Robert belum menyadari keberadaan dua nona mudanya.
" These two girls have insulted my daughter in front of many people and I want you to kick them out and don't let them enter this mall again or I will destroy your career. (Kedua gadis ini sudah menghina putri saya didepan banyak orang dan saya mau kamu usir mereka dan jangan izinkan mereka masuk lagi kedalam mall ini atau karirmu akan saya hancurkan) " Ujar Wilson menunjuk kearah Syafa dan Aleta.
" Sorry sir, I promise something like this won't happen again (Maaf tuan, saya janji hal seperti ini tidak akan terjadi lagi) " Ujar Robert menunduk.
" Looks like papa chose the wrong manager here. Mr. Robert so easily you obey Mr. Wilson's request without first finding out if what he said is true. (Sepertinya papa salah memilih manager disini. Pak Robert dengan begitu mudahnya anda menuruti permintaan tuan Wilson tanpa mencari tahu terlebih dahulu apakah benar yang ia katakan.) " Ujar Syafa membuat Robert terkejut.
" Young Miss " Ujar Robert gugup
" What? Young Miss? " Tanya Celine. Syafa melirik jam tangannya. sekitar 5 Jam lagi mereka akan landing. Itu artinya Syafa harus segera menyelesaikan ini semua.
" Aleta, kau ganti bajumu sekarang. Kita tidak punya banyak waktu " Titah Syafa pada adiknya
" Tapi kak.. "
" Tidak ada tapi tapian Leta, 5 jam lagi pesawat kita landing dan aku sendiri tidak tahu kapan masalah ini selesai. " Jawab Syafa
" Aku bisa ganti baju diapartemen nanti kak " Ujar Aleta
" Jangan bercanda, mas Dafa tidak suka jika kita terlalu lama bersiap. Lakukan saja apa yang aku katakan " Ujar Syafa
" Darren, can I ask for help? " Tanya Syafa
" Yes, of course " Jawab Darren
" Please accompany my sister to change her clothes ( Tolong temani adik saya mengganti bajunya) " Ujar Syafa
" With pleasure, Let's be beautiful! " Jawab Darren.
" Aunt Etta will also come with you "
" Okay "
" Kalian bertiga ikuti adik saya " Ujar Syafa menunjuk para bodyguardnya
" Baik nona " Jawabnya. Ketiga bodyguard itu segera mengikuti Aleta sementara tiga lainnya stay disana.
" S..sorry Miss, I just.. "
" This is the last time I see you defending an influential person here regardless of what happened. If it happens again then I will make you regret for the rest of your life! (Ini kali terakhir saya melihat anda membela orang berpengaruh disini tanpa melihat apa yang terjadi. Jika hal itu terjadi lagi maka aku akan membuatmu menyesal seumur hidupmu!) " Ujar Syafa memotong ucapan Robert sembari menatap tajam Robert
" Yes, Miss.. I'm Sorry " Ujar Robert
" Robert, what the hell is this huh? Why are you even listening to this girl's words. Quickly carry out my orders! (Robert, apa apaan ini hah? Kenapa kamu malah mendengarkan ucapan gadis ini. Cepat lakukan perintah saya!) " Marah Wilson
" Sorry sir, I can't do what you ordered ( Maaf tuan, saya tidak bisa melakukan apa yang anda perintahkan ) " Ujar Robert
" Why? "
" Because the two girls you mean are the daughters of the mall's owner. (Karena dua gadis yang anda maksud adalah anak dari pemilik mall ini.) " Jawab Robert
" What? " Teriak Celine dan Wilson bersamaan. Tidak hanya Wilson dan Celine, warga yang ada disana pun kaget. Ternyata kedua gadis dihadapan mereka adalah anak orang terkaya kedua di Asia?!
" Does that mean she's the daughter of the Ferdian family? ( Apakah itu berarti dia putri dari keluarga Ferdian?) " Tanya Wilson tak percaya
" Alright, Sir " Jawab Robert yang membuat Wilson dan Celine melongo tak percaya.
" Didn't I already say that I am more than you. More everything! Both in terms of wealth, throne and master's ability. So get ready Mr. Wilson Dalbora, you will face the consequences for what you do today. (Bukankah saya sudah katakan bahwa saya lebih dari Anda. Lebih segala galanya! Baik dari segi kekayaan, tahta maupun kemampuan tuan. Jadi bersiaplah Tuan Wilson Dalbora yang terhormat, Anda akan menerima konsekuensi atas apa yang Anda lakukan hari ini.) " Ujar Syafa menatap tajam Wilson dan Celine.
" Sorry miss, I didn't know that you were a member of the Ferdian family. (Maaf nona, saya tidak tahu kalau anda adalah anak keluarga Ferdian.) " Ucap Wilson bertekuk lutut di hadapan Syafa.
" So if I wasn't from the Ferdian family you would still be arbitrarily. Is that what you mean sir? (Jadi jika aku bukan dari keluarga Ferdian anda akan tetap bersikap semena mena. Begitu maksud anda tuan?) " Ujar Syafa
" It's not like that, miss " Jawab Wilson
" Daddy, What is daddy doing? " Ucap Celine terkejut melihat Daddynya bertekuk lutut dihadapan seorang gadis.
" Shut up Celine! " Bentak Wilson.
" You said earlier you were going to destroy me didn't you? Do it sir. I want to see how you can destroy me ( Anda bilang tadi anda akan menghancurkan saya bukan? Lakukanlah tuan. Saya ingin lihat bagaimana anda bisa menghancurkan saya) " Ujar Syafa
" No miss, I'm sorry! " Ujar Wilson masih berlutut dihadapan Syafa
" Then let me prove my point. I will destroy you first. (Kalau begitu biarkan saya membuktikan ucapan saya. Saya akan menghancurkan anda terlebih dahulu.) " Ujar Syafa tersenyum sinis
" No miss, please don't do that! " Jawab Wilson gemetar. Ia tahu betul siapa keluarga Ferdian. Keluarga terkaya kedua di Asia setelah keluarga Pranata.
Syafa tak memperdulikan Wilson yang terus memohon kepadanya. Ia merogohkan ponselnya di tas dan segera menghubungi seseorang.
" Hallo, Assalamualaikum pak Bagas " Sapa Syafa saat telponnya tersambung.
" Waalaikumsalam nona muda, ada yang bisa saya bantu " Ujar Bagas yang merupakan asisten pribadi Rizky
" Maaf mengganggu pak, saya mau tanya. Apa perusahaan papa memiliki kerja sama dengan perusahaan orang terkaya di kota Toronto? "
" Tentu saja nona, perusahaan kita memiliki saham terbesar di perusahaan Dalbora Company "
" Baiklah terima kasih infonya pak. And I want you to withdraw our company's shares in the Dalbora company and cancel all cooperation contracts with that company. Think of it as a payback for messing with me (Dan saya mau kamu tarik saham perusahaan kita pada perusahaan dalbora company serta batalkan semua kontrak kerjasama dengan perusahaan itu. Anggap saja itu sebagai balasan karena sudah bermain main dengan saya) " Ujar Syafa sengaja memakai bahasa Inggris.
" Baik nona " Bagas hanya mampu melakukan apa yang nona mudanya perintahkan tanpa bertanya. Karena jika nona mudanya sudah memerintahkan seperti itu pasti ada hal yang sangat patal yang dilakukan oleh orang yang bersangkutan.
" *Yasudah pak, terima kasih ya. Kalau papa tanya bilang saja kalau saya sudah membereskan semuanya. Assalamualaikum "
" Baik nona, Waalaikumsalam* "
Tut.. tut...
" Miss, please forgive me. I promise I won't do this again. Please don't bankrupt my company,miss (Nona, tolong maafkan saya. Aku berjanji tidak akan melakukan ini lagi. Tolong jangan buat perusahaan saya bangkrut, nona) " Mohon Wilson
" Dad, stop begging this woman " Ujar Celine kesal
" Shut up, Celine " Bentak Wilson untuk yang kedua kalinya.
" I could have retracted my words if your daughter was a little polite to me. But, what I see is even better, even after he knows who I am he still acts like this. (Saya bisa saja menarik ucapan saya jika putri anda ini bersikap sedikit sopan pada saya. Tapi, yang saya liat malah sebaiknya, bahkan setelah ia tahu siapa saya saja dia masih bersikap seperti ini.) " Ujar Syafa tersenyum penuh arti
" So sorry sir, I can't help you. All Interast Ferd. Group company contracts. I have canceled with your company and the shares in my father's company have also been withdrawn. (Jadi mohon maaf tuan, saya tidak bisa menolong anda. Semua kontrak kerjasama perusahaan Interast Ferd.Grup dengan perusahaan anda sudah saya batalkan dan saham perusahaan papa saya juga sudah ditarik.) " Ujar Syafa.
" No, Miss. Please don't do that " Ujar Wilson
" Don't be arrogant, Safa. Just because of this trivial matter you bankrupt daddy's company. Outrageous! ( Jangan sombong kamu, Syafa. Hanya karena masalah sepeleh ini kamu membuat perusahaan daddy bangkrut. Keterlaluan!) " Ujar Celine
" Trivial problem? It'll be a trivial matter if you don't raise it lady! My sister has apologized even though she was not wrong. But you are asking for compensation. So I think this is a big problem. Especially after you arrogantly threatened me earlier (Masalah sepele? Ini akan menjadi masalah sepele jika anda tidak membesar besarkannya nona! Adik saya sudah minta maaf walau ia tidak salah. Tapi anda malah meminta ganti rugi. Jadi menurut saya hal ini jadi masalah besar. Apalagi setelah anda dengan sombongnya mengancam saya tadi) " Jawab Syafa
" You... " Ujar Celine kesal
" Remember well miss, I will repay everything you do today (Ingat baik baik nona, Saya akan membalas semua yang anda perbuat hari ini) " Sambung Celine
" I'm not afraid, and I await your revenge as soon as possible, Ms. Oh yeah, do you want to know where my home address is so that it's easier to take your revenge later? (Saya tidak takut, dan saya tunggu pembalasan anda itu secepatnya nona. Oh iya, apa anda ingin tahu dimana alamat rumah saya supaya lebih mudah membalaskan dendam anda itu nanti?)" Ejek Syafa
" Damn.. " Gumam Celine.
" Get out of my sight before I change my mind and make your life a real hell. And remember, this is just a small punishment from me because your daughter has bothered my sister. If you guys still dare to disturb my family again then I won't hesitate to do more than this (Pergilah dari hadapan saya sebelum saya berubah pikiran dan membuat hidup kalian benar benar seperti didalam neraka. Dan ingat, ini hanyalah hukuman kecil dari saya karena putri anda sudah mengganggu adik saya. Jika kalian masih berani mengganggu keluargaku lagi maka aku tak akan segan melakukan hal lebih dari ini) " Ujar Syafa menunjuk Wilson dan Celine
" Miss, Please.. " Ujar Wilson masih memohon.
" Get out of my sight " Ujar Syafa dengan nada tinggi.
To be continued!!