The Perfection Of Love

The Perfection Of Love
Pertemuan tak disadari 2



Ikhsan mulai salah tingkah. Keringat dingin mulai mengucur di wajahnya. Kakinya udah mulai lemes. Nervous banget dah!!


Hasna makin tertarik dan gak berkedip sama sekali. Perasaannya diaduk-aduk terbawa emosi dari cerita Safira.


Safira kembali melanjutkan cerita : " Nah itu bukan pertemuan kami yang terakhir, ternyata pacar aku selingkuh sama sahabat aku sendiri, nah aku mergokin mereka lagi mesum di mobil yang di parkir di basement mall. Aku yang sakit hati, merasa lemah dan bingung cuma bisa nangis liat kelakuan mereka... "


Tiba-tiba mobil malah mengerem mendadak dan berbunyi 'ciiiiitttt' karena ban mobil dan aspal jalan beradu.


Safira dan Hasna terkejut dan menatap sang pengemudi mobil dengan tatapan kaget.


Hasna : " Bang Ikhsan, kenapa sih? Gak konsen banget bawa mobilnya.. "


Ikhsan menoleh dan akhirnya bersuara : " Sorry ladies... " Dengan suara berat karena tenggorokannya sedang kurang sehat akibat flu.


Sebenernya ia ingin minta maaf sama Safira karena waktu itu gak ngehajar si cowok brengsek dan cewek pelakor itu sampe babak belur!


Safira meneruskan ceritanya tanpa menyadari kalo tokoh utamanya sendiri ada di depan matanya.


" Nah untuk kedua kalinya, si lelaki penyelamat itu datang lagi. Aku gak tau dia itu dari planet mana tapi selalu pas datangnya dimana aku lagi butuh bantuan. Aku kaget setengah mati liat lelaki itu, tapi seneng juga. Entahlah, perasaan apa ini? Aku juga gak ngerti.."


Safira menghela nafas kembali.


" Dia tanya, siapa yang ada di mobil itu? Aku bilang yaa itu pacar aku dan selingkuhannya. Waktu itu aku gak tau kalo ternyata selingkuhannya itu adalah sahabat aku sendiri. Si lelaki itu langsung ambil gas mini pemadam kebakaran yang ngegantung di dinding basement mall itu dan praaangg dia dengan gagah beraninya mecahin kaca mobil si Virzha itu, dan terlihat lah pemandangan menjijikkan dari mereka, ihhh.... " Kata Safira bergidik ngeri.


Hasna menampakkan airmuka yang asem kecut mendengar penuturan sahabatnya itu.


Safira terus saja menggulirkan cerita pahitnya itu : " Dan setelah mereka ketangkap basah lagi mesum dengan pakaiannya yang udah gak karuan, si lelaki itu keluarin hapenya dan merekam kegilaan mereka. Dengan lantangnya dia bilang ke mereka 'Jangan ganggu perempuan ini lagi, atau video mesum kalian akan aku sebarkan!' " Safira terlihat sangat semangat memperagakan gaya bicara dan bahasa tubuh sang lelaki penyelamat itu.


Ikhsan tak kuasa menahan tawanya. Tapi ia hanya meremas setir mobil sebagai pelampiasan lonjakan hatinya itu. Dadanya bergemuruh hebat. 'Sabar Ikhsan, sabar sabar sabar...' Bagian dirinya yang lain meminta untuk tetap tenang dan menjaga kondisi.


Hasna tambah melongo. Perjalanan semakin terasa lambat saja.


Melihat Hasna sangat antusias, Safira melanjutkan ceritanya : " Akhirnya mereka betul-betul pergi dari hidup aku, Virzha katanya ikut kakaknya ke Aussie dan Rey keluar kota ikut sama pamannya. Untuk si lelaki penyelamat itu, waktu itu aku ikutin dia masuk ke outlet kuliner, aku dengan semangat ikutin dia dan hmmm ternyata dia udah punya cewek. Aku liat dia mesra banget sama cewek itu, hatiku langsung ciuttt... " Safira menunduk. Hasna menepuk bahu sahabatnya itu.


Tiba-tiba terdengar lah suara 'buuughhh....!' yang ternyata itu adalah suara kemudi mobil yang refleks Ikhsan pukul sekuat tenaga karena tak kuasa menahan gejolak hatinya mendengar penuturan dari cerita cewek labil itu.


Safira dan Hasna menoleh kedepan. Ikhsan makin salah tingkah.


Hasna : " Ihh Abang, kenapa sih? Pake acara mukulin setir mobil segala lagi! "


Safira pun tak kalah terkejutnya. Safira takut ini karena lelaki itu gak mau antar ia pulang kerumahnya.


Safira : " Abang, maaf sebelumnya, nanti di gapura kompleks perumahan aku, biar aku turun disitu aja, aku mau naik taksi online aja.. Maaf aku merepotkan bang! "


Ikhsan merasa tambah tak enak hati. Ia melirik sejenak, dan melempar jawaban : "Biar kami antar sampai rumah ya dek!"


Ikhsan : " Maaf, badan bang Ikhsan lagi kurang sehat. Jadinya gini deh, maaf yaa.. "


Happy reading, tolong like dan vote nya yaa biar author tambah semangat update. Jangan lupa baca novel karya aku yang lain judulnya : RATU KEKAL ABADI