Oh My Jilly!

Oh My Jilly!
Pasca Wedding!



Satu SMA sedang heboh karena berhentinya guru BK mereka secara tiba-tiba, tak terkecuali Winda, dia benar-benar sangat menyayangkan itu. Dia juga mendengar kabar kalau Jilly juga akan pindah sekolah. Berhubung kedua orang itu memang sudah menjadi suami istri jadi dirinya juga tidak bisa berbuat apa.


Pak kepala sekolah memberikan salam perpisahan untuk terakhir kalinya, sementara Jilly, dia memang sengaja tidak hadir hari ini, toh keberadaannya di sekolah itu juga begitu meresahkan, tidak ada yang akan merasa kehilangan dirinya.


Namun tidak dengan seseorang, dia merasa mungkin sesuatu telah terjadi, baginya bukan sebuah kebetulan guru BK di sekolahnya dan Jilly tiba-tiba saja pergi dari sekolah ini bersamaan.


Apa lagi waktu itu, dia pernah tidak sengaja melihat Pak Raiz jalan bersama dengan Jilly, apa mereka terlibat sesuatu, dia berpikir keras untuk itu.


"Lo kenapa?" tanya Radit, dia bertanya karena penasaran, apa gerangan yang membuat sahabatnya ini diam saja sedari tadi.


"Gue rasa, gue bakalan dapet berita penting!" ujar Ramond, yah yang saat ini mencurigai Raiz dan Jilly adalah Ramond.


Dia melihat Jilly jalan bersama dengan Raiz saat berbelanja di supermarket bawah apartemennya. Tapi waktu itu dia membantah kedekatan dua orang itu karena terdengar rumor kalau Raiz adalah seseorang yang ditugaskan oleh Tuan Jason untuk mengawasi Jilly.


Tapi, karena kepergian dua orang itu juga dirinya mulai meragu, benar-benar tidak biasa menurutnya.


"Lo mau ke mana?" tanya Radit.


"Gue harus mastiin sesuatu!" jawab Ramond.


Tanpa bisa di cegah karena Ramond termasuk salah satu anak yang berkuasa di SMA ini, dia juga sering ngelakuin segala hal semaunya.


Apa lagi, masih terngiang jelas penolaka. Celia terhadapnya hari itu, dia benar-benar bertekad untuk mencari kelemahan gadis itu rencananya.


Dan rasanya sebentar lagi dia akan mengetahui apa yang bisa membawanya menjadi pemenang.


...***...


"Kita ke mana Ay?" tanya Jilly, barang-barang mereka juga sudah bereskan, sudah di kirim ke Bandung. Jadi Jill dan Raiz cukup membawa diri mereka sendiri tanpa harus repot dengan bawaan lainnya.


"Udah kamu nurut aja!" jawab Raiz.


Kemudian, beberapa menit berlalu akhirnya mobil Raiz berhenti, di sebuah studio foto yang cukup populer di kalangan artis. Dahi Jill menyergit heran, untuk apa Raiz mengajaknya ke sini?


"Kenapa ke sini?" tanya Jill lagi.


Raiz langsung saja menggenggam tangan Jilly kemudian membawanya masuk ke studio foto itu.


"Jangan bilang..." Jill menatap suaminya tidak percaya, setelah melihat konsep pemotretan yang akan mereka jalani dan juga gaun berwarna biru pastel kesukaannya itu, dia ingat Raiz pernah berjanji sesuatu untuknya. Dan kali ini, Raiz benar-benar menepati janjinya.


"Iya, kamu kan yang mau, aku bahkan tepatin janji aku, tapi ingat... Fotonya harus cuma di pajang dj kamar kita, nggak boleh di lihat orang lain!" ujar Raiz memberikan warning.


Jill mengangguk pasti, tidak apa, yang penting dirinya akan berfoto dengan gaun pilihannya saat hendak menikah waktu itu, gaun berwarna biru pastel kesukaannya dengan belahan d*da yang sedikit terbuka, ahhh akhirnya! Batin Jill dalam hati.


Raiz juga terlihat berganti pakaian, memakai setelan tuxedo berwarna senada. Benar-benar pasangan yang sempurna, Jilly juga terlihat begitu cantik saat mengenakan gaun pilihannya waktu itu.


"Kamu cantik banget Ay!" puji Raiz lagi,


"Re..."


"Shuuttt, aku nggak receh kok Ay, kan udah dibilangin aku itu benar-benar muji, gimana sih bukannya seneng di puji sama suami malah ngatain receh!" protes Raiz sebelum Jill sempat melanjutkan perkataannya.


Lalu Raiz memberikan perintah pada fotografer untuk segera melakukan sesi foto padanya dan Jill, fotografer itu juga sudah dirinya pilih, seorang wanita, dia sungguh tidak ingin tubuh Jill terlihat oleh laki-laki lain selain dirinya.


"Ay, aku bahagia banget!" ujar Jill di tengah-tengah sesi foto pasca wedding keduanya.


"Iya, aku juga bahagia!" balas Raiz.


"Ay apa kita nggak bisa foto lagi ciuman?" tanya Jill lagi, seketika Raiz melotot tidak percaya, ciuman? Bagaimana bisa melakukannya di depan orang lain seperti ini?


Astagah Jilly!


Bersambung...


*


*


*


...Haiii, izin promo bentar yaaa, aku mau promosi Novel, jadi novelnya Jio sama Celia udah aku bikin beda, soalnya menurut aku mereka punya cerita tersendiri yang sayang banget buat dilewatin....


...Bagi yang penasaran gimana keseruan Jio buat dapetin hati Celia, yuk mampir ke novel aku yang satunya, judulnya "Forced Marriage (Jio untuk Celia)" ini dia gambarannya, di sana dia udah 7 bab....



...Jangan lupa mampir yaaa, salam hangat dari aku Pee, sayang readers semua 🤗🤗...