
Sedangkan kan di restoran berbintang, semua anggota keluarga BENATA sudah berkumpul di sana menunggu kedatangan sang ratu .
Yang dari tadi tak kunjung memperlihatkan batang hidung nya, bahkan pesan yang Dinda Kirim juga tidak kunjung dapat balasan dari nya.
"Bagaimana apa Ara sudah membalas pesan dari mu " ucap indah.
Dinda menggeleng dan memperlihatkan ponselnya yang hanya di baca saja oleh Ara.
"Mungkin Ara baru pulang dari pantai " ucap Dominic.
"Sasa tidak ada memberi kabar " ucap indah lagi.
"Setelah jam yang lalu Sasa bilang mereka baru pulang dari pantai " ucap Dinda.
"Mungkin mereka sedang di mansion membersihkan diri baru datang ke mari " ucap indah.
"Mungkin " ucap Dinda.
****
Sedangkan Ara dan Sasa yang sudah selesai membersihkan diri dan menggunakan dress , Ara sangat terlihat cantik menggunakan dress polos berwarna hitam yang sangat kontras dengan kulit putih nya.
"Ara akan ganti pakaian sebentar, ini tidak enak sekali " ucap Ara
Baru juga membalikan badan sudah di tahan oleh Sasa, menghentikan Ara .
"Tidak ada ganti pakaian lagi, kita sudah terlambat ayo " ucap Sasa langsung menarik tangan Ara menuju pintu utama.
"Kakak, sebentar saja " ucap Ara.
"Maaf adik kakak yang cantik, kakak tau kau ingin menggunakan Hoodie atau sweater saja kan, no untuk kali ini kau harus berbeda " ucap sasa.
"Masuk " ucap Sasa.
"Ah,,, kakak menyebalkan " kesal Ara.
Bughhhh ...
Ara yang kesal langsung membanting pintu mobil Sasa, sedang kan Sasa yang melihat itu hanya tersenyum kecil menanggapi kemarahan adik nya.
"Jangan cemberut begitu nanti cantiknya hilang " ucap Sasa saat sudah duduk di kursi pengemudi.
"Biarkan saja " ucap Ara asal.
"Adik imut kakak, kalau merajuk jelek kayak apa ya ,,, emmmm " Sasa pura-pura berpikir.
"Bilang saja Ara jelek, tapi kakak yang paling jelek " ucap Sasa .
"Ya,,,,ya ,,,,ya,,,, tidak apa jika kakak jelek tapi kakak sudah laku tidak kayak situ " ucap Sasa.
Astaga ,,, kenapa kakak nya begitu menyebalkan ,,, jika bukan kakak kesayangan nya Ara pastikan sudah memberi nya pelajaran.
"Jangan gitu tatap kakak, nanti kita nabrak " ucap Sasa lagi.
"Bisa lebih cepat dari ini, jika tidak bisa biar Ara saja yang nyetir " ucap Ara.
"Ini sudah paling cepat dari biasanya " ucap Sasa.
"Mobil ini perlu ganti, jalan nya kayak siput " ucap Ara kesal.
"Bukan mobilnya yang di ganti, tapi kau yang suka ngebut " ucap Sasa.
"Bicara sama kakak buat darah tinggi " ucap Ara.
"Tidak apa nanti kakak suntik biar kau tidak darah tinggi " ucap Sasa lagi.
Belum Ara menjawab ucapan kakak nya, tiba-tiba ponsel seseorang bergetar.
Bunda calling
"Hello bunda " ucap Sasa .
"Sudah sampai di mana sayang " ucap Dinda di seberang sana.
"Sebentar lagi sampai Bun ,, ini sedang di perjalanan " ucap Sasa.
"Masih lama bunda, kakak nyetir mobil kayak siput " teriak Ara yang di dengar oleh Dinda di sebrang sana.
"Seperti nya kau sudah membuat adik ku kesal sayang " ucap Dinda.
"Hehehehe,,, sorry bunda habis adik dari tidak nurut apa yang Sasa bilang " ucap Sasa lagi.
"Kakak bohong bunda " ucap Ara lagi
"Sudah lah, hati-hati di jalan kami tunggu di sini " ucap Dinda sebelum menutup telponnya.
"Baik bunda " ucap Sasa.
Setelah sambungan telepon berakhir, Sasa kembali fokus menyetir mobil, dan selang berapa menit akhirnya mereka sampai di sebuah restauran berbintang .
Bughhhh ...
"Astaga, ternyata dia masih kesal pada ku " ucap Sasa , saat Ara membanting pintu mobil nya.
"Tunggu kakak " ucap Sasa langsung mengejar Ara yang lebih dulu masuk restauran.
"Ya ampun tidak mobil dan pemiliknya sama-sama siput ternyata " ucap Ara, tapi dia masih menunggu kakak nya.
"Bunda si lantai atas " ucap Sasa saat sudah di samping Ara.
Mereka harus menggunakan lift untuk berada di lantai atas.
Ting
Next part selanjutnya KK jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain biar author lebih semangat lagi update nya π