Little Queen

Little Queen
#87



Tapi saat di tepi jalan, tiba-tiba sebuah mobil yang melaju kencang ke arahnya.


"Tiiiidaaaakkkk " teriak Devan .


"Devan " Teriak Mila.


Bughhhh


"Auuuu " pekik Devan, yang benar saja dia terjatuh dari kasur nya.


"Devan, are you okey " ucap Mila yang dari tadi sudah berada di kamar Devan.


"Sini mom bantu, ada apa dengan mu apa kasur ini baik-baik saja " ucap Mila.


Bahkan setelah membantu putra nya kembali naik ke atas ,kasur Mila malah memeriksa kasur king size milik putranya.


"Devan, apa yang terjadi " ucap Mila.


"Mommy, Devan yang di tanya kenapa malah kasur nya " protes Devan.


"Ah,,, iya ya mom lupa , mana yang sakit sayang " ucap Mila.


"Tidak ada, keburu hilang " Rajuk Devan.


"Ciiih,,,kata nya seorang king masa iya perajuk begini " ucap seseorang yang berada di ambang pintu.


"Grandma " ucap Devan.


"Mommy " ucap Mila.


"Emmm,,, apa yang terjadi sampai kalian buat bising pagi-pagi begini " ucap Sena saat sudah berada di kasur kasur cucu nya.


"Itu mom,Devan seperti nya sedang mimpi buruk,dia bahkan sampai terjatuh dari kasur " ucap Mila.


"Apa keramik itu baik-baik saja " ucap Sena.


Astaga, kenapa dengan semua orang menyebalkan, tadi mommy nya khawatir dengan kasur ini grandma nya khawatir dengan keramik, baiklah wahai hati mulai sekarang kau harus membiasakan ini semua .


"Ah,,, bukan-bukan maksud grandma Bagaimana keadaan mu apa ada yang terluka atau " Sena menjeda ucapan nya, memandang Devan uang hanya datar saja .


"Devan baik-baik saja " ucap Devan lagi.


"Memang nya apa yang kau mimpikan sampai terjatuh " ucap Sena penasaran.


"Tidak ada apa apa, hanya mimpi biasa " ucap Devan .


"Benarkah, apa kau mimpi MP dengan seseorang " ucap Sena jahil.


"Bicara apa grandma ini " ucap Devan.


"Mungkin Devan mimpi hantu " ucap Mila asal.


"Iya, bisa jadi apa kau d makan hantu " ucap Sena.


"Tidak mom, grandma " ucap Devan.


"Ini juga mau ke kamar mandi " ucap Devan.


Langsung berjalan menuju kamar mandi.


****


Sedangkan di mansion utama milik keluarga Jeni, ya sekarang semua Anggota keluarga BENATA masih berada di mansion Jeni dan akan kembali ,karna si ratu kecil akan mulai aktifitas nya dan mereka juga harus menyiapkan WO dan segala macam di acara pernikahan mereka nanti.


"Selamat Pagi semua " teriak Vanya.


Bahkan semua orang yang menyadari kedatangan putri bungsu BENATA langsung menutup telinga sebelum mendengar teriakan cempreng Vanya.


"Astaga, kasian sekali gendang telinga ku ini pasti dia kebisingan mendengar toa " ucap Demian.


"Daddy " rengek Vanya.


"Vanya ini bukan hutan sayang " tegur Dominic.


"Bunda,,,, huaaaaa " teriak Vanya.


"Sudah jangan sandiwara lagi,nanti kau ke siangan " ucap Ara yang sudah rapi dengan pakaian formal nya.


"Buaaaaahahahaha " Demian langsung tertawa mendengar ucapan Ara yang, mampuembuat Vanya bungkam.


"Awas saja kau " marah Vanya pada Demian.


Yang lain hanya menggeleng kepala melihat drama yang sudah makanan sehari-hari menurut mereka.


"Sekarang ayo sarapan " ucap alaric


Sarapan berjalan dengan hikmat hanya dentingan sendok yang mengisi kesunyian pagi di mansion utama Jeni dan suami.


"Sasa selesai " ucap Sasa.


"Ara juga " ucap Ara


Dan tentu si bungsu juga mengikuti apa yang di lakukan kakak nya, untung saja sarapan nya sudah habis jadi dia akan ngekor di belakang kakak nya.


Dan saat si bar-bar sudah menyelesaikan sarapan nya, dan tak lama yang lain juga sudah selesai, dan waktunya mereka berangkat .


"Kami pamit " ucap mereka.


"Hati-hati sayang " ucap Dinda dan yang lain.


"Jaga diri mu jangan sampai terluka " ucap Jeni.


"Baik aunty " ucap Ara


Setelah berpamitan akhirnya mereka berangkat dengan Ara yang menggunakan mobil, kecuali si playboy Demian yang menggunakan motor sport milik nya.


Next part selanjutnya KK semoga suka dengan halu kali ini, maaf jika telat update nya πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»


Tak terasa kita ingin meninggalkan bulan cuci ramadhan, mohon maaf lahir dan batin πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»