Little Queen

Little Queen
#123



Sedangkan Vanya yang berada di ruangannya, biasa nya ruangan nya rapi , bersih sekarang jangan di tanya bagaimana keadaannya .


Mungkin sudah seperti kapal pecah, tapi sebelum dia pergi ke ruangan nya Ara menuju ruang lain .


Ceklek ...


"Queen " ucap anggota Ara.


"Emmm,,, duduk lah " ucap Ara langsung duduk di kursi nya.


Ruangan kali ini adalah ruangan untuk mereka diskusi, jika akan melakukan misi nya itu sebabnya dia tidak mengajak adiknya ikut ke ruangan tersebut.


Untuk Masalah ruangan nya, dia iklas jika ruangannya nya berantakan karna ulah adik nya, tapi dia berdoa semoga apa yang dia pikirkan tidak terjadi.


"Mulai " ucap Ara.


"Kami menemukan kejanggalan di acara pernikahan nona muda " ucap anggota Ara.


"Maksud mu, pelayan yang seragam hitam " ucap Ara.


Anggota Ara langsung mengangguk cepat, saat yang di katakan Ara benar.


"Okey, kalian tidak mungkin mengatakan jika sesuatu tanpa mencari tahu terlebih dahulu bukan " ucap Ara .


Dan benar saja salah satu anggota Ara menyerahkan bukti yang sudah mereka siasat .


Ara langsung menerima dan membuka bukti yang dia dapat.


"Bagaimana bis mereka masuk " ucap Ara .


Jelas penjaga yang seharusnya ketat tapi kenapa mereka bisa kecolongan begini.


"Siapa yang Mereka ingin, kami pikir mereka akan melukai tuan Arga tapi kami salah " ucap anggota Ara .


Ara langsung menatap salah satu anggota nya dan berpikir jika bukan kakak ipar nya bearti...


"Okey, sekarang aku paham " ucap Ara tersenyum misterius.


Sedangkan anggota Ara yang melihat Ara tersenyum sempat terpaku karna kecantikan Ara di balik topeng tapi senyum itu senyum yang manis jika mereka tidak tahu dengan sisi lain dari Queen mereka.


"Kita ikuti permainan mereka, di hari pernikahan ku tidak boleh ada orang lain kalian turun semua, silahkan diskusi ingin menjadi apa " ucap Ara langsung bangun dari duduk nya.


"Lalu jika kami semua pergi bagaimana dengan wanita itu " ucap salah satu anggota Ara.


" Tetap jaga dia, markas ini jangan sampai kosong " ucap Ara.


"Pertemuan kali ini selesai , lakukan apa yang sudah aku perintahkan " ucap Ara.


Sedangkan Ara langsung menuju ruangan nya, sebelum dia masuk dia menarik nafas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan.


Dia harus menormalkan tekanan darah nya dan sebagainya, biar dia tidak jantung nanti nya .


***


Sedangkan Vanya di ruangan Ara, sedang memainkan sengaja kesayangan Ara .


"Oom grandpa, atau teman nya grandpa grandma maaf karna tidak ada yang ingin Vanya jadikan temang jadi terpaksa Vanya yang cantik jelita ini harus mengorbankan foto ooom grandpa, maaf kan cucu cantik BENATA ini " ucap Vanya.


Vanya langsung fokus pada panah yang dia gunakan, anak panah yang pertama gagal karna hanya mengenai dinding .


"Ihhh,,,,, menyebalkan " kesal Vanya.


Lagi, Vanya mencoba memanah sampai panahan ke 10 baru bisa mengenai mata foto tersebut.


"Horeeee " teriak Vanya bahagia.


Saat dia bosan memainkan panah pahan, dia mengambil Snack yang ada di lemari.


"Wowww, banyak sekali makanan kakak " ucap Vanya.


Dengan semangat mengambil Snack yang dia inginkan, dan tak lupa dengan air minum nya Vanya langsung duduk di kursi kebesaran Ara


"Oh jadi gini rasanya jadi Queen, Vanya sukaaaaaa " ucap Vanya langsung makan Snack.


Dan setelah kenyang Vanya memulai kembali aksi nya, ini momen langka dia boleh masuk keruangan kakak nya .


Dan dia tertarik dengan pistol yang antik tersebut, dengan ada inisial A .


"A,,,, apa itu Ara ,,,, woww keren Vanya nak juga nanti Vanya harus minta sama grandma pistol seperti ini " ucap Vanya, dan saat Vanya asik memainkan pistol keren tersebut tapi tiba-tiba..


Ceklek ....


Vanya yang reflek langsung menekan pistol nya dan .....


Door


"Aaaaaaarrrggggg " teriakan Vanya langsung menutup mata nya.


Bughhhh..


Apa yang terjadi , kita saksikan part selanjutnya ?


jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain biar otor lebih semangat lagi update nya πŸ’ž