
Masih di posisi yang sama di mansion baru Ara dan Devan.
Dan setelah sedikit tenang Devan manarik nafas dan hembuskan secara perlahan sebelum mengatakan semua nya.
"Apa terjadi sesuatu " ucap Dominic.
Ara menggeleng kepala pertanda tidak membenarkan apa yang di ucapkan oleh Daddy nya.
"Lalu, Kenapa Devan menangis " ucap Sena lagi.
"Emmmmm "
Devan menormalkan suara nya terlebih dahulu sebelum mengatakan kabar gembira yang mereka miliki saat ini.
"Astaga, kenapa kau menyebalkan sekali " kesal Sena.
Apa cucu nya tidak tahu jika dia sudah sangat penasaran tapi Kenapa malah menunda mengatakan semua nya.
"Begini ,,," lagi dan lagi Devan menjeda ucapannya membuat Sena kehilangan kesabaran.
Bughhhh ....
"Astaga, grandma " ucap Devan untuk saja bantal sofa yang melayang bisa dia tangkap jika tidak .
"Mom " ucap Alexander.
"Habis cucu ku menyebalkan dad " ucap Sena lagi.
"Iya cucu mommy juga cucu Daddy " ucap Alexander lagi.
"Devan ingin bilang jika Ara dan Devan junior sudah launching " ucap Devan.
Dan ucapan Devan mampu membuat siapa pun bungkam termasuk Sena dan suaminya yang sempat adu mulut karna kesal atas perbuatannya Devan.
"Ara hamil " ucap Ara.
"Hamil " ucap mereka semua.
"Sayang kita akan memiliki cucu " ucap Dominic bahagia bahkan Dinda sampai meneteskan air mata bahagia akhirnya bayi kecil yang mereka tunggu tunggu hadir di rahim putri nya.
"Jadi aku akan segera menjadi grandpa " ucap Brayen.
"Jika putra ku jadi grandpa, lalu Aku jadi apa " ucap Sena.
"Kau menjadi orang yang pasti nya " ucap indah.
Sena langsung menatap kesal sahabat nya yang sekarang sudah menjadi keluarga nya ini.
"Selamat sayang " ucap Ardi.
"Terima kasih ayah " ucap Ara
"Selamat sayang, jangan terlalu lelah " ucap Dinda.
"Siap bunda " ucap Ara lagi
"Berapa usia kandungan mu sayang " ucap Mila.
"Memasuki 3 bulan " ucap Ara.
"Apa sudah cek ke dokter " ucap indah.
"Jangan bilang yang kakak lihat Minggu lalu itu Ara " ucap Sasa yang kebetulan dia sedang cek pasien dan seperti melihat adik nya seorang diri.
"Emmm,,, iya " ucap Ara cengengesan.
"Sayang kenapa ajak mas " ucap Devan.
"Waktu itu mas sedang ada meeting karna Ara penasaran Ara pergi cek sendiri dan ternyata benar dugaan Ara " ucap Ara.
Yang memang sudah menyadari keanehan pada diri nya, sebelum dia cek menggunakan tes pack dia sudah melihat perubahan pada tubuh nya dan itu membuat nya yakin jika seseorang hadir di rahim nya.
"Ya ampun sayang lain kali jika ingin pergi bilang sama mas dulu " ucap Devan.
"Maaf mas " ucap Ara.
"Kakak sayang apa sudah ada baby juga " ucap Vanya yang mempu mengalihkan perhatian semua orang pada pengantin satu ini.
"Maaf bunda, Vanya pikir jika kak Ara sedang hamil Kak Sasa juga hamil begitu " ucap Vanya menunduk.
"Tidak apa-apa bunda " ucap Sasa.
"Sasa juga punya sesuatu untuk semua orang " ucap sasa sambil mencari sesuatu di dalam tas nya
Sedangkan Arga tersenyum pada semua orang yang menanti apa yang akan di sampaikan oleh istrinya.
"Ini " ucap Sasa menunjukkan sebuah foto dan hak itu membuat semua orang bahagia dan bersyukur atas segala sesuatu yang mereka dapatkan.
"Sayang kau hamil " Ucap Dinda.
"Iya bunda " ucap Sasa.
"Jadi Daddy akan mendapatkan dua cucu sekaligus " ucap Dominic.
"Daddy benar " ucap Sasa lagi.
"Selamat sayang " ucap Ardi.
"Terima kasih dad " ucap Sasa.
"Selamat sayang, apa sudah cek juga " ucap indah.
"Sudah, dan dokter hilang memasuki 3 minggu " ucap Sasa.
"Jadi lebih tua baby kak Ara, ah oom tua top ceeeer dong tapi Kaka ipar juga top ceeeer kok dan sudah ada kecambah " ucap Vanya.
Putri bungsu BENATA ini paling bisa mengubah suasana karna kekonyolan yang dia buat.
"Kaka bayi nya harus laki-laki ya, Nanti akan aku ajak dia cara nya mendapat wanita " ucap Demian.
"Enak aja, dia harus perempuan biar dia tahu memiliki aunty yang cantik jelita sejagat raya " ucap Vanya lagi
"Laki ataupun perempuan yang penting sehat baby dan ibu nya " ucap indah.
"Iya itu benar " ucap Dominic.
"Iya iya , selamat ya untuk dua Kaka ku yang cantik jelita tapi lebih cantik adik nya yang tidak bisa di kalahkan " ucap Vanya.
Biar bagaimanapun dia memuji kecantikan kedua Kaka nya tetap dia yang paling cantik yang tidak bisa di kalah kan oleh siapa pun.
Setelah mengumumkan kehamilan mereka dan hari sudah mulai larut malam akhirnya mereka memutuskan untuk pulang ke mansion mereka masing-masing.
Dan di sinilah sakarang mereka di kamar yang menjadi saksi cinta mereka dan akhirnya menghasilkan Ara dan Devan junior.
"Mas masih tidak menyangka jika dia sudah hadir di sini " ucap Devan menempel telinga nya di atas perut Ara , dia berharap bisa mendengar suara baby nya.
"Sayang dia di dalam sedang apa ya " ucap Devan lagi.
"Dia sedang mendengarkan Daddy nya bicara " ucap Ara.
"Benar kah " ucap Devan, Ara langsung mengangguk .
"Hi baby Daddy, jangan nakal ya di sana Daddy dan mommy menunggu mu untuk melihat dunia ini " ucap Devan mengajak bicara baby nya.
"Baik Daddy " ucap Ara menyamai suara anak kecil.
"Daddy tidak ingin jenguk baby " ucap Ara .
"Jenguk , apa boleh " ucap Devan lagi
"Ara ingin " ucap Ara gemes
"Sayang jangan membuat mas begini " ucap Devan yang juga menyukai olah raga tersebut.
"Kata dokter tidak apa, tapi pelan-pelan dan keluarkan di luar " ucap Ara.
"Ayo sayang " ucap Devan semangat.
Akhirnya terjadi yang mereka inginkan dan Devan bermain dengan hati-hati takut baby nya merasa tidak nyaman di dalam.
Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain