Little Queen

Little Queen
#165



Setelah mengetahui kehamilan Ara Devan menyarankan Ara untuk cuti kuliah katan takut baby nya merasa lelah dan dia tidak ingin terjadi sesuatu pada istri dan baby nya.


Ara sempat menentang akan hal itu, karna dia tidak ingin ketinggalan jauh dari teman nya tapi Devan langsung dengan cepat mengambil solusi untuk Ara kuliah online saja.


Tidak akan ketinggian materi dan akan selalu bersama sahabat nya yang lain saat wisuda nanti .


Dan Ara setuju akan hal itu, dan dia hanya datang saat memberikan tugas yang dosen berikan pada nya.


Hari hari Ara lewati dengan suka cita dan apa lagi perut nya sekarang sudah mulai membuncit dan dia mudah lelah saat beraktivitas .


Devan yang melihat itu langsung dengan sigap mencari maid untuk bekerja di mansion nya, tapi sebelum itu Dinda langsung melarang nya dan mengirim maid mansion BENATA untuk bekerja di mansion Ara.


Kenapa, karna mencari orang yang betul-betul tulus tidak lah mudah itu sebabnya mereka menyarankan itu dan Devan setuju.


Dan untuk Masalah gaji tentu Devan memberi sama dengan gaji yang di berikan oleh keluarga BENATA.


Apa lagi menjaga , menemani istrinya saat dia bekerja biar istrinya tidak mudah bosan saat dia tidak ada


Dan di sini lah mereka di belakang mansion menikmati keindahan alam yang ada di sana.


"Nona apa bibik boleh bertanya sesuatu " ucap maid .


"Bibik sudah seperti baru kenal Ara saja, tanya saja bik " ucap Ara.


"Apa nona sudah pernah USG baby nya " ucap maid.


"Tidak, kami hanya periksa dia sehat dan posisi nya benar atau tidak " ucap Ara


"Apa nona tidak merasa perut nona sangat berbeda dari kehamilan pada umumnya " ucap maid ragu.


"Apa maksud bibik perut Ara lebih besar pada kehamilan Kaka Sasa " ucap Ara.


"Maaf nona " ucap maid tidak enak.


"Tidak apa-apa bik, Ara juga merasakan itu tapi saat kami periksa kami merahasiakan nya yang penting dia sehat " ucap Ara.


"Tapi apa dokter tidak pernah bilang jika ini kembar kan sebelum nyonya juga hamil kembar bearti ada kemungkinan nona hamil kembar " ucap maid lagi.


"Dan semoga saja kembar bik, tapi saat Ara cek pertama kali memang ada dua kantong tapi satu nya masih buram dan semenjak itu Ara dan mas Devan merahasiakan semuanya biar menjadi kejutan " ucap Ara.


"Bearti Nina hamil kembar " ucap maid bahagia.


"Semoga saja bik, karna Ara juga tidak tahu " ucap Ara lagi


Memang tidak masuk asal saat setiap bulan mereka melakukan cek up tapi tidak pernah melakukan USG baik ingin mengetahui jenis kelamin ataupun lain nya .


"Bibik berharap baby nya kembar nona " ucap maid lagi.


"Aamiin, doakan ya bik" ucap Ara .


Saat mereka asik berbincang-bincang tiba-tiba bel pintu berbunyi dan mereka sudah bisa menembak siapa yang datang.


Ting Tong ....


"Nona saya buka pintu nya dulu " ucap Maid.


"Iya bik, silahkan " ucap Ara.


Maid langsung menuju pintu utama untuk membuka pintu untuk tamu yang datang di siang hari ini.


"Selamat datang nona muda " ucap maid saat sudah membuka pintu untuk tamu yang datang


"Di mana kakak " ucap Vanya.


"Nona muda sedang di belakang nona " ucap maid.


"Oh iya ini kue titipan bunda tolong di siapkan ya bik, Vanya akan menghampiri kakak dulu " ucap Vanya.


"Baik nona " ucap maid menerima paper bag yang dia bawa.


Iya, tamu yang datang adalah Vanya adik nya yang selalu bertamu saat siang hari begini dan mereka bahkan sudah sangat hafal .


Mungkin Vanya habis pulang sekolah makan siang setelah itu langsung menuju mansion nya dan saat sudah di mansion nya batu Vanya istrirahat Karana dia sangat rindu dengan kakak nya yang mengandung keponakan nya ini.


"Yuhuuu,,, Vanya yang cantik jelita sejagat raya sampai " teriak Vanya saat sudah memasuki mansion.


Sudah menjadi hal biasa bagi Ara karna tidak di mansion BENATA atau atau pun di Mension mereka jika Vanya akan berteriak seperti orang hutan.


"Jangan teriak teriak nanti keponakan mu kaget " ucap Ara.


"ups,,,, sorry keponakan aunty " ucap Vanya saat sudah berada di samping Ara.


"Apa tidak ada makanan " ucap Ara.


"Ada sedang bibi siapkan di dapur " ucap Vanya.


"Bunda memang terbaik " ucap Ara.


"Memangnya Vanya gitu " ucap Vanya merajuk.


"Tentu saja Vanya juga, adik Kaka hang cantik jelita " ucap Ara.


"Permisi nona ini kue dan minuman nya " ucap maid lagi


"Terima kasih bik " ucap Ara dan Vanya bersamaan.


"Sama-sama nona saya permisi " pamit nya


"Iya bik " ucap mereka.


Setelah kepergian maid di sana mereka melanjutkan obrolan mereka dan setelah merasa lelah akhirnya mereka memutuskan untuk istirahat.


Dan tak terasa saat mereka istrirahat dan hati sudah mulai sore Vanya memutuskan untuk pulang ke mansion BENATA


"Hati-hati nyetir mobil nya " ucap Ara saat dia mengantar Vanya di depan pintu utama.


"Iya akak jaga diri di mansion " ucap Vanya.


"Iya kau tenang saja, titip salam untuk yang lain nya " ucap Ara.


"Siap " ucap Vanya.


Setelah kepergian Vanya Ara langsung masuk kembali di dalam mansion nya yang kebetulan suaminya akan segera pulang.


Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain mohon dukungan dan support nya