Little Queen

Little Queen
#129



Masih di posisi yang sama di balkon hotel di mana mereka sedang berkumpul bersama tapi tidak untuk pengantin baru yang akan menikmati masa libur mereka.


Apa mereka tidak honeymoon seperti pengantin lain nya ?


Tentu saja mereka akan pergi honeymoon setelah Ara selesai menikah dan pada saat itu mereka akan berangkat.


Karna mana mungkin Meraka pergi honeymoon jika pernikahan Ara semangkin dekat hanya menghitung hari saja.


"Ara ingin bicara sesuatu " ucap Ara tiba-tiba.


Semua orang langsung menatap Ara saat mendengar jika Ara ingin mengatakan sesuatu.


"Katakan sayang " ucap Dinda.


"Daddy, apa Ara boleh saat menikah nanti jika ayah yang menjadi wali nya " ucap Ara .


Dominic yang mendengar itu tersenyum dia paham kenapa putri nya bicara demikian.


"Kenapa tidak Daddy saja " ucap Demian.


"Tidak boleh sayang " ucap Indah.


"Kenapa kan Daddy juga Daddy kakak " ucap Demian lagi.


Ternyata tidak hanya Vanya yang kadang membuat mereka darah tinggi, si playboy cap kakap juga tak kalah beda dengan si Vanya.


Padahal mereka semua tahu jika putra dan putri darah daging Daddy nya hanya mereka bertiga tidak untuk Ara dan Sasa.


"Sayang, biar bagaimanapun Daddy yang pengen menjadi wali mu tapi tetap di mata hukum dan negara itu tidak boleh karna ayah Ardi yang memang menjadi wali mu " ucap Dominic.


"Maaf ya dad " ucap Ara.


"Jangan minta maaf sayang, Daddy cuma minta biar bagaimanapun Ara tetap putri Daddy , boleh Daddy selalu menjadi Daddy mu " ucap Dominic.


"Seharusnya Ara yang mengatakan demikian, apa boleh Ara selalu menjadi putri Daddy " ucap Ara langsung menghampiri Dominic dan memeluk nya.


Bagi nya Dominic adalah cinta pertama nya, karna saat kecil dia hanya merasakan kasih sayang dari Dominic , dan tentu nama Dominic memiliki tempat yang spesial di hari nya.


"Tentu saja dengan senang hati " ucap Dominic langsung memeluk tubuh Ara.


"Kakak curang peluk peluk Daddy tidak ajak Vanya " ucap Vanya yang masuk mengucek mata nya.


"Sayang kau sudah bangun " ucap Dinda.


Vanya mengangguk dan langsung ikut memeluk Ara dan Dominic.


"Bukan nya tadi kau tidur " ucap Indah.


Dia berharap cucu nya tidak membuat darah tinggi nya kambuh lagi.


"Iya, tapi Vanya sadar jika akak tinggal kan Vanya sendiri " ucap Vanya.


"Terserah Vanya dong, playboy di larang protes jika protes nanti grandma kirim ke kulon baru tahu " ucap Vanya.


Ternyata tentang kulon masih belum selesai juga ya .


"Seharusnya kau yang pantas di kirim ke kulon " ucap Demian lagi


"Apa kalian tahu di negara mana kulon itu " ucap Domani.


Dan dengan reflek nya mereka berdua menggeleng kepala, toh memang itu fakta nya.


"Grandma Kulon negara apa " ucap Vanya .


"Kau tanya google saja grandma juga tidak tahu " ucap Indah asal.


"Nanti akan Vanya cari " ucap Vanya.


"Nanti jika kakak sudah menikah apa seperti Kak Sasa " ucap Domain.


Semua anggota keluarga BENATA langsung menatap Domani yang jarang bicara.


"Tentu saja kakak akan sibuk bersama suaminya " ucap Demian lagi


"Tapi apa kakak tidak tinggal di mansion saja " ucap Domani lagi


"Domani sayang, biar pun kakak sudah menikah nanti kakak akan sering datang ke mansion " ucap Ara.


"Itu harus dong sayang " ucap Dominic.


"Kakak kan masih belum nikah, sekarang kita habiskan waktu bersama " ucap Ara.


"Benar sekali, ayo kita jalan-jalan " ucap Vanya semangat.


"Ide bagus " ucap Indah yang juga sudah lama tidak liburan.


"Jangan jauh jauh di sekitar sini saja " ucap Ara.


"Pantai saja " ucap Vanya.


"Benar sekali, bunda juga sudah lama tidak ke pantai " ucap Dinda.


"Ayo kita siap siap " ucap Indah.


"Ayo " ucap mereka.


Mereka semua langsung bersiap siap, untuk liburan sejenak .


Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain mohon dukungan dan Support nya