Little Queen

Little Queen
#138



Sedangkan di balkon hotel semua anggota keluarga berkumpul baik BENATA, Pratama, keluarga Sena.


"Kapan mommy keluar mas " bisik Missya.


"Mas tidak tahu " ucap Ardian.


Apa yang terjadi dan bagaimana bisa mommy nya keluar itu yang menjadi pertanyaan bagi nya bukan kah mommy nya di tahan lalu.


"Mom Ara datang " ucap Ica .


Semua anggota keluarga langsung menatap ke arah Meraka yang datang.


"Mom " ucap Ardian.


"Ardi " Marni langsung berlari memeluk tubuh putra nya yang sudah sangat lama dia tinggalkan.


"Maaf kan Ardi mom " ucap Ardi.


"Mommy yang seharusnya minta maaf sayang, mommy yang sudah menghancurkan hidup mu " ucap Marni.


"Sayang kalian tidak apa-apa " ucap Dinda.


"Devan kau baik-baik saja kan sayang " ucap Mila.


"Mom tidak terluka " ucap Alaric.


"Kami baik-baik saja " ucap mereka bersamaan.


"Syukurlah " ucap mereka.


"Dad tadi Vanya tembak kaki musuh loo dad, uuuuu seru dad " ucap Vanya .


"Dari mana kau mendapatkan pistol itu " ucap indah.


"Hehehe, tadi saat liat sampah terbang Vanya minta sama oom oom keamanan " ucap Vanya


"Pantas saja saat kau kembali senyum senyum " ucap Demian.


"Minta atau ambil sendiri " ucap Ara.


"Iya itu Kak " ucap Vanya.


"Iya ambil sendiri " ucap Ara.


"Hehehe " Vanya malah cengengesan .


Kembali lagi dengan Ardi dan Marni yang sudah melepaskan pelukan mereka.


"Mom " ucap Missya.


"Sayang " ucap Marni.


"Maafkan mommy " ucap Marni.


Karna dia sudah banyak salah pada menantunya yang dia kira akan meninggalkan putra nya tapi lihatlah sekarang dia masih mempertahankan putranya.


"Missya sudah maafkan sebelum mommy minta maaf dan Lupakan semua nya mom mari kita buka lembaran baru " ucap missya.


Sedangkan Ica yang tidak mengenal siapa Marni hanya menatap dan berusaha memahami situasi sekarang.


Dia kira kebenaran tentang dia bukan putri kandung sudah cukup tapi dia salah kebenaran mengatakan jika dia bukan putri kandung dan lebih parahnya lagi sahabat nya adalah putri kandung Daddy nya hanya beda ibu.


"Perkenalkan dia Ica putri sambung kami " ucap Ardian.


Saat dia melihat tatapan Marni tertuju pada putrinya.


"Maaf mom, Missya tidak bisa memberikan keturunan " ucap missya.


"Apa Karena kejadian silam " ucap Marni, missya mengangguk saat Mulut nya tidak mampu berbicara mengingat kejadian belasan tahun silam.


"Cucu ku, kau sangat cantik " ucap Marni langsung memeluk Ica.


"Grandma " ucap Ica lagi.


Setelah selesai dengan semua nya, keluarga Pratama ikut bergabung dengan keluarga BENATA.


"Nenek " ucap Ara.


"Seharusnya nenek memang tidak memohon untuk ikut hadir saat orang arson mencari nenek " ucap Marni.


"Lupakan semua nya dan buka lembaran baru " ucap indah.


"Indah aku minta maaf pada mu " ucap Marni langsung bersujud di kaki indah.


Dan langsung dengan cepat indah memegang bahu Marni dan tersenyum.


"Kita teman, tidak seharusnya kau begini " ucap indah.


"Tapi aku sudah jahat pada mu " ucap Marni.


"Pasti ada sesuatu yang membuat mu begini " ucap indah.


"Maaf kan aku indah, aku sadar karna iri pada mu aku kalap mata apa pun aku lakukan untuk menjatuhkan mu, tapi kau tidak pernah berniat untuk membunuh ku yang sudah menyakiti mu saat kita kuliah " ucap Marni.


Indah tersenyum dia mengingat semua itu, dia tidak pernah tenang saat makan d kantin , di halaman , di lorong kampus, di ruang BK tapi dengan mudah dia atasi tanpa kedua orang tua nya ikut campur.


"Lupakan semua nya sekarang kita sahabat " ucap indah langsung memeluk Marni.


"Maaf "


Walau kata maaf yang Marni ucap tidak bisa menyembuhkan semua nya tapi jujur hati tenang, benar kata Ara berdamai indah dan dia merasakan ini setelah sekian lama.


"Kita sahabat " ucap Sena ikut berpelukan.


"Kita sahabat " ucap mereka.


Siapa pun yang melihat mereka pasti terharu, persahabatan yang tanpa mengungkit masa lalu.


Setelah selesai baru Marni menuju pada dua wanita yang sudah dia sakit dan mungkin luka itu masih menganga lebar.


"Dinda, Ara aku minta maaf " ucap Marni yang berjongkok di kaki Dinda.


"Ibu, jangan lakukan ini " ucap Dinda.


"Kami sudah memaafkan semua nya " ucap Dinda.


"Bunda benar nek, kami sudah memaafkan nenek sebelum nenek minta maaf " ucap Ara lagi.


"Tapi aku sudah menghancurkan hidup kalian " ucap Marni.


"Luka itu sudah di obati oleh orang yang tepat suami Dinda dan keluarga nya " ucap Dinda lagi.


"Maaf " ucap Marni.


"Nenek, sekarang kita keluarga dan maafkan kesalahan Ara sebelumnya sudah melukai nenek " ucap Ara.


"Vanya juga minta maaf ya nenek Peyot, eh salah nenek kakak maksud Vanya " ucap Vanya.


Yang tadinya suasana melow dengan cepat berubah tertawa karna ucapan Vanya yang dengan santai nya panggil Marni nenek Peyot.


"Nenek pantas mendapatkan itu, di beri kesempatan untuk meminta maaf pada orang yang sudah aku sakit ,nenek sudah sangat bersyukur dan kembali lagi ke sana nenek siap " ucap Marni .


"Siapa bilang akan kembali lagi "


Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain mohon dukungan dan support nya


Untuk yang ingin join grup boleh DM akun sosial otor ya biar link di kirim.


Sosial media πŸ‘‡


Ig :Lilianti921


FB: Lilianti (foto sama persis dengan akun noveltoon )


Snack video : Lili Anti 448


Tiktok : liliant009