
Tepat pukul 12 malam acar pernikahan Sasa selesai , dan selama itu kaki Sasa rasanya ingin patah karna begitu banyak tamu undangan dari pihak rumah sakit, rekan bisnis keluarga nya , dan rekan kerja Arga.
Setelah selesai hari puncak pernikahan Sasa semua anggota keluarga besar BENATA menginap di hotel milik nya.
Dan begitu pun dengan ada Sasa yang langsung menuju kamar nya, dia sudah rindu dengan kasur .
Dan benar saja saat sudah sampai di kamar hotel Sasa langsung menghempaskan tubuhnya nya di kasur king size miliknya.
"Astaga, akhirnya " ucap Sasa
Ceklek ....
Sasa yang baru saja menghempaskan tubuhnya di kasur langsung bangun dari tidur nya saat merasa ada yang membuka kamar hotel.
"Maaf aku mengagetkan mu " ucap Arga.
"Astaga, aku kira siapa tadi " ucap Sasa langsung kembali membaringkan tubuhnya nya.
"Aku ingin mandi terlebih dahulu " ucap Arga yang merasa tubuhnya sangat lengkap oleh keringat.
"Iya, aku perlu istirahat sebentar " ucap Sasa.
"Baiklah " ucap Arga
Arga langsung menuju kamar mandi dan setelah 10 menit kemudian Arga keluar dengan wajah yang sudah segar.
"Sasa bangun, bersih dulu tubuh mu aku sudah menyiapkan air hangat untuk mu " ucap Arga.
"Emmmm" Sasa hanya berdehem saja dan itu membuat Arga menelan ludah apa lagi gaun yang Sasa gunakan sedikit turun kebawah.
Dia seorang pria, bohong jika tidak bernafsu saat melihat dua aset wanita yang begitu menonjol .
Apa lagi Sasa yang dia kenal jarang menggunakan pakaian terbuka seperti ini , melihat bahu mulus nya saja Arga sudah tidak tahan apa lagi .
"Ah,,, dia tidak bisa membicarakan nya lagi "
"Sasa bangun, atau aku akan melakukan nya sekarang " ucap Arga.
Dan benar saja , Sasa yang mendengar ucapan berbentuk ancaman itu langsung membuka mata nya dan tanpa aba-aba dia langsung bangun dari tidur nya.
Bughhhh
"Aduh .... " pekik Sasa sambil mengusap keningnya yang terbentur ke tubuh kekar suami.
"Are you okey " ucap Arga.
"Okeh ,,, " ucap Sasa langsung menuju kamar mandi .
Dan tak lama sasa kembali keluar dari kamar mandi , Arga yang melihat itu mengernyit dahi bingung.
"Mas,,, "
Arga yang mendengar panggilan baru dari istrinya tersenyum, tanpa dia minta istrinya berinisiatif untuk mengubah panggilan nya.
"Iya, sayang " ucap Arga .
Jangan di tanya , wajah Sasa sudah bak kepiting rebus sekarang saat Arga memanggil diri nya dengan sebutan sayang.
"Sayang, apa kau punya riwayat alergi " ucap Arga.
"Sasa lupa tolong bantu bawa kimono" ucap sasa.
"Oh, ini kimono nya " ucap Arga.
"Terima kasih mas " ucap Sasa langsung masuk kembali ke dalam kamar mandi.
****
Sedangkan di kamar lain seorang wanita yang sudah segar habis mandi langsung menggunakan pakaian santai nya.
Pakaian santai, tumben ini sudah hampir jam 1 dini hari tapi kenapa kakak nya menggunakan pakaian santai.
"Kakak ingin keluar " ucap Vanya.
"Tidak, kakak hanya ingin ke lantai bawah " ucap Ara.
Mendengar kata ke lantai bawah, Vanya langsung bangun dari duduk nya .
"Kenapa " ucap Ara.
"Hehehe,,, ikut " ucap Vanya cengengesan.
"Kakak ingin BAB juga ikut " ucap ara
"ihhhh,,, kakak jorok " ucap Vanya.
"Siapa tau kan ingin ikut kakak dengan senang hati mengajak mu " ucap Ara
"Tidak, tidak nanti kecantikan Vanya akan hilang " ucap Vanya
"Kakak ikut " ucap Vanya saat Ara ingin meninggalkan nya.
"Astaga, aku sudah seperti anak kecil yang selalu di ikuti " gumam Ara.
Saat melewati lorong-lorong hotel, sepi karna semua anggota keluarga nya pasti sudah istirahat .
Dan saat mereka melewati kamar pengantin , Vanya langsung menuju kamar tersebut dan langsung menempel kan kuping nya di pintu kamar Sasa.
"Vanya tidak dengar apa apa " ucap Vanya sendiri.
Ara yang merasa adiknya hilang di belakang nya langsung membalikan badan dan lihat lah apa yang di lakukan adik nakal nya.
"Auauaua ,,, kakak sakit "
Kira-kira apa yang terjadi, dan apa yang Ara lakukan pada adik nakal nya ini ?
Next part selanjutnya dan kita lanjut besok ?