Little Queen

Little Queen
#109



Masih posisi yang sama di hotel milik keluarga BENATA.


Dengan Ara yang asik mengunyah makanan ringan yang sudah di sediakan oleh pihak hotel .


Dan jika Kalian bertanya kapan Ara membuang permen karet nya, baru saja sebelum mengunyah makanan ringan tersebut dan di simpan di saku celana nya .


Why, karna Ara tidak melihat tempat sampah di samping nya jadi dia menyimpan sampah permen nya di saku nya .


Dan saat sudah menemukan tempat sampah maka dia akan membuang nya Sampah tersebut.


"Sayang bagaimana menurut mu " ucap Dinda.


Membuka suara dengan hasil wo yang sudah 50 % terhias.


"Ini untuk siapa " ucap Ara dengan mulut yang penuh dengan makanan.


"Habiskan dulu baru lanjut bicara " ucap Dinda.


"Maaf,,, maaf habis enak Bun " ucap Ara sambil membersihkan sisa makanan yang mungkin tertinggal di bibir nya.


Enak, apa kelaparan ra ???


"Tadi kata bunda bagaimana dengan dekorasi nya " ulang Ara.


"Iya " ucap Dinda.


" Emmmm " Ara mengamati dekorasi yang sudah 50% terhiasi .


"Cantik " ucap Ara akhirnya.


"Jadi kau suka sayang " ucap Sena.


Ara langsung menatap Sena dan tersenyum lembut saat mengerti semua nya.


"Kalau begitu Ara ingin request " ucap Ara dengan semangat.


"WHAT "


"Sayang jangan ngadi-ngadi " ucap indah.


Mereka sudah menyiapkan segala nya dari jauh hari dan jangan sampai cucu nya mengubah segalanya.


"Ini untuk Ara bukan " ucap Ara yang tepat sasaran.


"Iya , apa Ara tidak suka " ucap indah khawatir.


Memang nya Ara menikah kapan ?


"Suka " ucap Ara menjeda ucapannya.


" Sepertinya Ara berubah pikiran akan hal itu " ucap Ara lagi.


"Sayang " ucap Dinda.


"Sudah sempurna " ucap indah.


"Eeeemmmm,,,, " Ara hanya mengangguk kepala .


"Sepertinya Ara lapar " ucap Ara kemudian.


"Kalian dengar cucu ku lapar , siap hidangan untuk nya " ucap indah pada petugas hotel.


"Baik nyonya " ucap petugas hotel.


Setelah kepergian petugas hotel, indah langsung menatap cucu nya .


"Sayang kau hanya bercanda kan " ucap indah.


"Iya " ucap Ara lagi.


Indah malah di buat pusing, kemarin dia bilang di serahkan pada mereka lah sekarang kenapa saat sudah 50% cucu nya berubah pikiran.


"Apa yang harus ku lakukan " ucap Devan.


Seperti nya Devan tau arah jalan pikir wanita di hadapan nya ini.


Sedangkan Ara yang mendengar ucapan Devan langsung membersihkan tangan nya dengan tisu habis makan ringan yang sudah ada di atas meja.


"Ah,,, bapak tau saja jika Ara menunggu pertanyaan ini " ucap Ara cengengesan.


Tak hanya Devan yang di buat bingung, semua orang bahwa sampai mengangak bingung.


"Sayang kau tidak sedang enak badan kan " ucap indah menyentuh kening Ara .


Mana tau kan Ara sedang di rasuki setan atau Ara nya tinggal di mansion mereka .


"Ih,, grandma Ara tidak sakit " ucap ara sambil menurunkan tangan indah di kening nya


"Ayo pak " ucap Ara langsung menyeret Devan seperti anak kecil yang ingin menyebrang saja.


Dinda bahkan sampai mengangak melihat tingkah laku putri nya.


"Ada apa dengan putri ku " Dinda membatin.


Sekarang mereka hanya bisa mengangak menyaksikan apa yang selanjutnya di lakukan Ara pada Devan .


Dan seperti nya kali ini Devan apa berubah profesi oleh Ara .


Apa profesi seorang pemimpin kurang bagi ara?


Entah lah, hanya Ara yang tau akan hal itu, dan jika Devan di perlakukan di luar nalar mereka maka harap bersabar ini ujian setelah Devan tidak mendapatkan ujian .


Kira-kira kenapa ya Ara hari ini dan kemarin, apa roh Ara di culik 🤔 jika iya ayo kembalikan pada otor biar Ara kembali seperti semula 🤭 yang menggemaskan


eh kita lanjutkan nanti sore ya setuju gak ???