Little Queen

Little Queen
#139



"Siapa bilang akan kembali lagi " ucap Ara


"Lalu " ucap Marni.


Walau dia berharap bisa di beri kesempatan untuk bebas dan berkumpul dengan keluarganya tapi dia tidak akan berharap sesuatu yang tidak akan terjadi.


"Nenek tidak ingin menghabiskan waktu bersama anggota keluarga nenek " ucap Ara.


"Ha,,,,, "


Semua orang yang mendengar hal itu tersenyum, walau seorang Queen dia masih memiliki sifat baik dan penyayang.


"Hiduplah seperti semula Bu, putra cucu dan menantu ibu perlu ibu " ucap Dinda lagi.


"Hiks, hiks, hiks ,,, terima kasih nak ibu janji akan menjadi mommy yang baik " ucap Marni.


"Jangan buat Ara kecewa untuk yang ke dua kalinya " bisik Ara pelan.


Indah yang mendengar itu adalah pertanda jika kesempatan yang di berikan oleh cucu nya akan hilang jika dia menghancurkan kepercayaan itu.


"Nenek janji " ucap Marni.


"Mom " ucap Ardian.


"Iya sayang " ucap Marni.


"Dia Sasa putri Ardi dari alm.Natasya yang sudah Ardi hancurkan masa depan nya " ucap Ardi.


"Sasa cucu ku " ucap Marni langsung memeluk tubuh Sasa.


"Maaf kan nenek " ucap Marni .


"Sasa sudah melupakan semua nya nek " ucap Sasa.


"Semoga kau bahagia " ucap Marni.


"Terima kasih atas doa nya nek " ucap Sasa.


Ara tersenyum, jika mereka mengerti dengan senyum manis Ara pasti mereka tidak kan mengingkari ucapannya.


"Apa senyum itu juga sebagai peringatan " Devan membatin.


"Dan jika nenek Peyot melanggarnya maka saat itu kakak ku murka " ucap Vanya.


Devan langsung memandang adik ipar nya yang sudah sangat mengenal jelas istrinya.


"Dan begitupun dengan oom tua, jangan nakal nakal nanti akak tinggal " ucap Vanya.


"Vanya " tegur indah.


"Hehehe, canda grandma " ucap Vanya.


Akhirnya setelah berdamai dengan masa lalu mereka memutuskan untuk istirahat karna setelah acara demi acara telah usai apa lagi terjadi drama.


Masing-masing dari mereka langsung masuk ke kamar hotel untuk istirahat dan begitupun dengan pengantin baru hari ini.


"Emmm,,, Ara boleh aku bertanya sesuatu " ucap Devan .


Ara yang semulanya melepaskan aksesoris yang ada di kepalanya langsung menghentikan pergerakan dan menghadap suaminya.


"Ya pak " ucap Ara.


Devan langsung menghembuskan nafas lelah .


"Sebelum aku bertanya sesuatu boleh panggil pak di ganti dengan mas, sayang, baby, honey atau apa lah itu " ucap Devan.


Ara yang sadar melakukan kesalahan langsung mengangguk dan berkata.


"Maaf Ara masih belum terbiasa, tapi Ara janji akan membiasakan mulai sekarang dan Ara tidak bisa manggil yang lain selain mas apa itu tidak masalah " ucap Ara .


"Begini mas ingin bertanya apa musuh sayang begitu banyak sampai di acara pernikahan kita mereka datang " ucap Devan.


"Sayang tidak masalahkan jika mas panggil sayang " ucap Devan lagi.


"Tidak masalah dan untuk musuh Ara juga tidak tahu pasti berapa banyak, mungkin itu yang terakhir kalinya " ucap Ara.


"Semoga saja " ucap Devan.


"Mas tidak ingin mandi " ucap Ara


"Sayang duluan saja, mas ingin ke balkon sebentar " ucap Devan.


"Baiklah, jangan lama-lama di luar nanti masuk angin " ucap Ara sebelum masuk ke kamar mandi .


"Siap Queen " ucap Devan tersenyum.


"Bahagia "


Sangat bahagia, wanita yang dulu terlihat cuek , dingin dan perlu perjuangan ternyata sangat pengertian.


Dan bahkan sampai di balkon pun wajah Devan tak henti-hentinya tersenyum karna mulai sekarang dia akan sering di perhatikan oleh istri cantik nya.


Sedangkan Ara yang berada di kamar mandi langsung membersihkan tubuhnya dan setelah menghabiskan 30 menit di dalam kamar mandi Ara langsung keluar.


Ceklek ....


"Mas " kaget Ara saat melihat Devan sudah berada di depan pintu.


"Maaf sayang mas mengagetkan mu, mas khawatir karna tidak mendengar gemercik air " ucap Devan.


"Ara menggunakan pakaian mungkin mas " ucap Ara


"Hehehe,, iya juga ya " ucap Devan cengengesan.


"Ara sudah siapkan air nya, nanti keburu dingin " ucap Ara.


"Terima kasih sayang " ucap Devan saat dia ingin masuk dia menghentikan langkahnya dan ..


"Ara " panggil nya.


Ara langsung membalikan badan dan saat itu tiba Devan langsung ..


Cup ...


"Astaga sudah main nyosor saja " ucap Ara yang masih shock di kecil Devan.


Sedangkan dengan setelah mencium kening Ara langsung masuk ke kamar mandi tanpa mengatakan sepatah kata pun.


Setelah masuk nya Devan di kamar mandi Ara langsung duduk di sofa karna di kasur masih banyak bunga-bunga bertaburan yang berbentuk hati.


Saat Ara asik memainkan ponselnya yang banyak kata selamat sahabatnya ucapkan untuk dirinya tiba-tiba ...


Tok Tok Tok


Untuk yang ingin join grup boleh DM akun sosial otor ya biar link di kirim.


Sosial media πŸ‘‡


Ig :Lilianti921


FB: Lilianti (foto sama persis dengan akun noveltoon )


Snack video : Lili Anti 448


Tiktok : liliant009