Little Queen

Little Queen
#35



Sedangkan pria tampan yang memperhatikan Ara dari kejauhan.


"Bagaimana cara aku mendekati nya, kenapa dia seperti menjauh dari ku " ucap Devan.


Karena merasa tidak ada lagi mata kuliah, Devan langsung pergi menuju kantor nya.


Sedangkan mereka yang berada di taman, Ica yang melihat dosen nya pergi dengan langkah gontai mengernyit dahi heran.


"Ada apa " ucap Ara.


"Aku merasa pak Devan memperhatikan kita " ucap Ica.


"Mana " ucap Ara.


Tapi sayang, Devan sudah menghilang dari sana .


"Tidak ada, sudahlah kau pasti salah liat " ucap Ara.


"Mana mungkin aku salah liat, benar tadi pak Devan melihat kita " ucap Ica lagi.


"Sudah lah jangan di pikiran " ucap Ara.


****


Sedangkan wanita cantik yang sedang memeriksa pasien nya, langsung terhenti saat seseorang memanggil nya.


"Dokter Sasa " panggil nya.


Sasa yang merasa di panggil langsung membalikan badan.


"Suster panggil saya " ucap Sasa, pada wanita yang berseragam putih.


"Ini untuk dokter " ucap suster bernama Nia.


"Untuk saya " ucap Sasa pada diri nya sendiri.


"Cieeee yang di beri bunga oleh penggemar rahasia " ucap teman Sasa.


"Siapa pengirim nya " ucap Sasa.


"Saya tidak tau dokter, seseorang datang memberikan bunga ini " ucap Nia lagi.


"Di sana ada pengirim nya, kau lihat saja " ucap Ana teman Sasa.


Sasa langsung mengambil surat kecil, yang ada di dalam buket bunga tersebut.


Selamat pagi sweetie, semoga hari-hari mu bahagia πŸ’ž


Penggemar mu


"Siapa " ucap Ana penasaran.


"Entahlah, aku tidak tau, ini untuk mu " ucap Sasa memberikan buket bunga pada Nia.


"Untuk saya dokter " ucap Nia bahagia.


"Iya untuk mu " ucap Sasa.


"Kenapa tidak kau ambil " ucap Ana.


"Aku tidak tau siapa pengirim nya " ucap Sasa simple.


"Ayo kita lanjutkan pekerjaan kita " ucap Sasa.


"Baiklah " ucap Ana .


****


"Mas sedang ada masalah " ucap wanita di samping nya.


"Tidak missya, kenapa kau bertanya begitu " ucap Ardian.


"Tidak, missya perhatikan mas melamun dari tadi " ucap missya.


"Jangan sungkan untuk berbagi dengan Missya mas, kita suami istri sudah seharusnya kita tidak main rahasia " ucap missya.


"Missya, kapan putri kita membawa sahabatnya kemari " ucap Ardian.


"Missya juga tidak tau pasti mas, memangnya kenapa " ucap missya.


"Mas sudah tidak sabar ingin bertemu dengan nya " ucap ardian.


"Nanti kita tanyakan pada putri kita " ucap missya.


Sekarang keluarga yang mereka jalani sudah seperti banyak orang, Ardian benar-benar sudah berubah dirinya menjadi lebih baik .


***


Sedangkan pria yang berada di jauh dari kota, sedang duduk di atas bebatuan.


"Jauh termenung " ucap seseorang.


"Kau " ucap pria tersebut.


"Apa yang kau pikirkan " ucap nya.


"Tidak ada hanya rindu dengan keluarga saja " bohong pria yang duduk di atas batu besar.


"Mungkin lebih tepat nya, rindu dengan wanita itu " ucap Rio.


Pria yang duduk di batu langsung memandang sahabat nya, sekaligus seorang bapak anak satu.


"Bagaimana rasnya menikah " ucap pria yang duduk di atas batu.


"Menyenangkan apa lagi saat kami di karuniai seorang putri, hidup menjadi lebih bewarna " ucap Rio.


"Tapi tunggu, apa kau ingin menikah dengan nya " tebak Rio.


"Menurut mu apa aku pantas, menikah dengan nya " ucap pria misterius.


"Pertanyaan macam apa itu, apa jabatan yang kau sandang sekarang belum pantas untuk nya " ucap Rio.


"Kau tau dia bukan orang sembarangan, dia putri seorang pengusaha sukses " ucap pria misterius.


"Benar kah " ucap Rio.


"Itu yang membuat ku merasa tidak pantas bersama nya " ucap pria misterius.


"Kau pernah datang ke mansion nya " ucap Rio.


"Tidak, mungkin pulang kali dari sini aku kan datang ke mansion nya " ucap pria misterius.


"Good luck, semoga berhasil " ucap Rio .


"Terima kasih " ucap pria misterius.


Next part selanjutnya KK, semoga suka ya dengan hasil halu kali ini πŸ’ž


sebentar lagi kita semua akan mengetahui siapa pria misterius itu ?