
Setelah menghabiskan waktu sekitar 1 jam , akhirnya Ara sampai di kampus nya tempat dia akan menimba ilmu.
"Ara" teriak seseorang.
Ara yang baru saja keluar dari dalam mobil, langsung membalikan badan nya saat mendengar suara yang sangat dia kenali, siapa lagi jika bukan putri ayah nya.
"Ara, kau sudah masuk " ucap Ica khawatir.
"Iya, kenapa " ucap Ara sambil berjalan menuju kelas nya.
"Tapi kau habis operasi " ucap Ica.
"Lalu " ucap Ara lagi.
"Ya, masak kau sudah masuk seharusnya kau itu istirahat di rumah Ara " ucap Ica panjang lebar.
"Jika aku masih bisa jalan, jangan harap aku akan istirahat , lagian ini juga tidak terlalu sakit kok " ucap Ara langsung duduk di kursinya .
Ya, mereka sudah sampai di dalam kelas nya.
"Tapi setidaknya kau harus istirahat, bagaimana jika luka mu infeksi " ucap Ica lagi.
"Jangan ngaur , sudah " ucap Ara.
Dan tak lama dosen yang bertugas masuk dan kebetulan hari ini Devan yang bertugas .
"Selamat pagi " sapa Devan saat sudah masuk ke kelas .
"Pagi pak " Jawa semua mahasiswa.
Dan entah secara Sengahja atau tidak, Devan dan Ara bertatap untuk berapa detik, saat Ara langsung memutuskan tatapan nya.
"Dia masuk " Devan membatin.
"Pantas saja jika dia menyandang gelar Queen jika luka habis operasi kemarin saja tidak ada apa-apa nya baginya " ucap Devan membagi .
"Ara sepertinya pak Devan menyukai mu " bisik Ica.
"Jangan ngadi-ngadi " ucap Ara.
"Baiklah kita akan melanjutkan materi kemarin " ucap Devan.
Biar bagaimanapun dia harus profesional, walau jantungnya berdetak sangat cepat.
Proses belajar mengajar berlangsung, sesuai dengan jam yang sudah di jadwal kan.
****
Sedangkan seluruh anggota keluarga BENATA, saat orang yang di khawatir malah berangkat sekolah mereka memutuskan untuk kembali karna kebetulan hari ini mereka membuat janji dengan seseorang.
"Kakak Terima kasih atas bantuan nya " ucap Dinda sebelum pergi.
"Itu sudah menjadi kewajiban kakak, dan kau jaga diri mu jangan sampai kau lelah " ucap Jeni.
"Kakak tenang saja " ucap Dinda.
"Baiklah jika begitu kami pergi " pamit mereka.
Setelah berpamitan mereka langsung pergi dari mansion Jeni, dengan indah dan Dinda mobil terpisah karna mereka akan menuju tempat yang berbeda-beda.
"Sayang, apa di sana sudah ada Sasa atau nak Arga " ucap Dominic.
"Sasa bilang, dia akan terlambat sedikit sedangkan Arga sudah sampai di WO " ucap Dinda.
"Apa Sasa akan datang nanti " ucap Dominic khawatir.
"Dia bilang iya " ucap Dinda.
"Baiklah " ucap dominic.
Setelah menghabiskan waktu sekitar 1 jam lama nya akhirnya mereka sampai di sebuah perusahaan WO ternama yang ada di negara mereka.
Dan benar saja , mereka sudah melihat mobil Arga yang terparkir rapi di halaman perusahaan WO.
"Itu mobil nak Arga kan mas " ucap Dinda.
"Sepertinya iya sayang, ayo kita masuk " ucap Dominic .
Mereka langsung masuk dan di sambut oleh pegawai wo.
"Selamat datang tuan, nona " ucap pegawai.
"Bunda , dad " ucap Arga.
"Nak Arga sudah lama " ucap Dinda.
"Batu juga sampai bunda, Arga juga bingung ingin memutuskan wo seperti apa boleh di bantu bunda sebelum Sasa sampai " ucap Arga bingung.
"Tentu saja " ucap dinda.
"Tuan nyonya " sapa pemilik WO yang dari tadj memperhatikan tamu nya.
"Iya " ucap Dominic.
"Bisa tunjukkan WO yang simpel tapi terkesan mewah " ucap dinda.
"Ini Dekorasi model terbaru di perusahaan kami nyonya " ucap pemilik WO menunjukan dekorasi yang sangat wow.
"Ini seperti nya bagus bunda, bagaimana menurut dad dan bunda " ucap Arga.
"Sepertinya ini simpel sekali " ucap Dominic.
"Ini cantik mas, tapi terlalu warna menurut Dinda " ucap dinda.
"Bisa request sesuai keinginan tuan dan nyonya, ini hanya gambar saja " ucap wo lagi.
"Maaf saya terlambat "
Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain π
Mohon maaf jika masih banyak kata yang di Sengahja maupun tidak Sengahja ππ» minal Aidin walpaizin mohon maaf lahir dan batin ππ» selamat hari raya bagi hang merayakan ππ»π