Little Queen

Little Queen
#39



Masih di posisi yang sama di mansion utama BENATA.


"Bagaimana dengan dosen mu " ucap indah.


Ara langsung menyimpan kembali Snack yang dia makan.


"Kenapa dengan dosen Ara " ucap Ara .


"Sayang grandma tau kau bukan tidak menyadari nya " ucap indah.


"Ara tidak mengerti " ucap Ara bohong.


"Baiklah jika kau masih mengelak, beritahu kami bagaimana tipe pria yang kau sukai " ucap indah lagi.


"Seperti Daddy " ucap Ara .


Sedangkan dominic yang ada di sana sudah tersenyum bangga.


Sedangkan mereka yang berada di taman belakang, melepas rindu yang terpendam karna mereka di sibukkan dengan tugas masing-masing.


"Bagaimana kabar mu " ucap Arga.


"Seperti yang kau lihat aku baik-baik saja " ucap Sasa


"Sepertinya aku harus mengubah pertanyaan ku, kau tidak merindukan ku " ucap Arga.


Jangan di tanya Sasa, sekarang wajahnya sudah seperti kepiting rebus .


"Pertanyaan macam apa itu " ucap Sasa.


"Karena aku merindukan mu " ucap Arga.


"Sekarang aku ingin kau jujur, apa benar kau seorang agen rahasia seperti yang adik ku katakan " ucap Sasa mengalihkan topik pembicaraan.


"Sepertinya adik mu bukan orang sembarangan bisa mengetahui orang orang agen rahasia " ucap Arga.


"Kau pasti mengenal grandma ku, dan begitupun adik ku mereka tidak jauh berbeda " ucap Sasa


"Awalnya aku tidak mengenal nyonya indah, tapi saat aku memandang Nya baru aku menyadari ternyata keluarga mu bukan orang sembarangan " ucap Arga.


Karena Ara slow profil jadi banyak yang tidak mengetahui latar belakang nya, berbeda dengan indah yang banyak mengetahui siapa diri nya.


Karena setiap acara agen rahasia pemerintah Indah selalu hadir walau hanya sebentar itu sebabnya Arga mengenal indah.


Tapi jika Ara, mereka tidak ada yang mengenali nya walau pun dia juga hadir tapi dia selalu menutup wajahnya.


Tapi dia masih mengenal suara Ara, yang mengutarakan sesuatu yang menurut nya benar, wanita yang di kenal irit bicara ternyata seorang putri pengusaha.


"Aku merasa sangat beruntung sudah memiliki keluarga seperti mereka " ucap Sasa.


"Sepertinya kita sudah lama meninggalkan keluarga mu " ucap Arga.


"Ayo kita kembali " ajak Sasa.


Saat mereka kembali ke ruang keluarga sudah tidak ada lagi Ara yang duduk di samping bunda nya.


"Ara pergi menyelesaikan tugas kuliah nya " ucap Dinda yang mengerti dari tatapan mata putrinya.


"Sepertinya Arga harus pamit pulang ini sudah larut malam " ucap Arga.


Mereka semua langsung mengantar Arga menuju pintu utama.


"Kami harap kau tidak jera datang ke mansion kami " ucap Dominic.


"Benar nak, sering-sering datang ke mari " ucap Dinda


"Jika saya mempunyai waktu senggang saya akan mampir tuan nyonya " ucap Arga.


"Kau pasti sangat sibuk, menjadi Andi negara saja berat apa lagi kau menjadi agen rahasia pemerintah, kau hebat nak " ucap alaric.


"Hati-hati di jalan, kau sudah lulus seleksi awal dari cucu ku " ucap indah tersenyum misterius.


Arga langsung menatap indah, saat mendengar ucapan nya.


"Maksud anda nyonya " ucap Arga bingung.


"Baiklah kalau begitu saya pamit pulang tuan nyonya, Terima kasih atas jamuan nya " ucap Arga.


"Hati-hati di jalan " ucap mereka.


Setelah kepergian Arga dari mansion nya, Sasa langsung menodongkan pertanyaan pada grandma .


"Grandma Maksud nya apa " ucap Sasa bingung.


"Sayang kau tau adik mu, dia bukan orang sembarangan menerima tau sebelum mereka menunjukan kaki di mansion ini mereka harus di seleksi terlebih dahulu apa lagi ini menentukan masa depan mu " ucap indah panjang lebar .


"Bunda " ucap Sasa.


"Benar sayang , sebelum adik mu melakukan itu dia sudah meminta izin pada kami " ucap Dinda.


"Jadi apa itu sebabnya dia terlambat " ucap Sasa.


Semua anggota keluarga nya mengangguk kepala.


Sedangkan Arga yang sedang menuju pulang, masih memikirkan ucapan indah.


"Seleksi awal " ucap Arga.


Saat mengingat menuju mansion, dia di hadang oleh beberapa preman .


"Apa mungkin preman tadi yang di maksud seleksi awal " ucap Arga.


"Ternyata baru ingin datang ke mansion nya saja sudah ada rintangan, apa lagi ingin menjadi anggota keluarga mereka entah apa lagi yang harus aku lewati " ucap Arga.


"Tapi mulai sekarang aku harus lebih yakin, dan percaya diri karna keluarga mereka sangat berbeda dengan yang aku pikirkan " ucap Arga lagi.


Sedangkan di mansion utama BENATA,Sasa sudah berada di depan pintu kamar adik nya.


Tok Tok Tok


"Ara kakak boleh masuk " ucap Sasa


Ara yang kebetulan belum tidur sedang menyelesaikan tugas kuliah nya.


"Masuk saja kak , pintunya tidak Ara kunci " ucap Ara .


Ceklek ...


"Apa kakak mengganggu mu " ucap Sasa, melihat adiknya yang sibuk berkutik dengan laptop nya.


"Tunggu sebentar kak " ucap Ara yang sedikit lagi menyelesaikan tugasnya.


Sasa hanya mengangguk membiarkan adiknya menyelesaikan tugas nya.


"Apa yang membuat kakak datang ke mari " ucap Ara yang sudah menyelesaikan tugas kuliah nya.


"Terima kasih kau sudah melakukan semua nya " ucap sasa.


"Memangnya Ara melakukan apa " ucap Ara bingung.


"Kau sudah melakukan sesuatu yang membuat kakak yakin jika dia pria yang pantas melindungi kakak " ucap sasa .


"Kakak, Ara langsung menggenggam tangan kakak nya, Ara melakukan semua itu biar suatu saat nanti kakak ada yang melindungi karna kami bisa saja tidak selalu menjaga kakak, Ara hanya melakukan yang terbaik menurut keluarga kita, jika kakak ingin berterimakasih pada Ara kakak salah besar bunda dan Daddy yang minta Ara melakukan semua ini, mereka ingin putri kesayangannya tidak kekurangan kasih sayang dan di lindungi oleh orang yang benar " ucap Ara .


"Terima kasih kalian sudah melakukan segala nya " ucap Sasa memeluk tubuh Ara.


"Kakak merindukan adik imut kakak " ucap Sasa


"Memangnya Ara tidak imut lagi " ucap Ara pura-pura merajuk


"Kau tetap adik kakak yang paling imut " ucap Sasa


"Jadi menurut kakak aku tidak imut "


Pengumuman :


hari ini akan ada terbit novel terbaru author yang berjudul Mr,Arrogant dan pastinya ini part 2 novel Luka Yang Terdalam jangan lupa mampir ya jam 7 pagi dan jam 1 siang πŸ™πŸ»