
Dengan hanya menggunakan kaus oblong bewarna hitam meloncat dari dalam mobil.
Ara langsung bangun saat sudah terguling yang lumayan jauh.
"Astaga, malah terpental lagi " kesal Ara.
Dan dia melihat adiknya yang mengendalikan mobil dengan baik , dan tentu saat Ara meloncat ada mobil lain yang mengawal adiknya.
Semua itu anggota Ara yang sudah di siapkan sebelumnya dan sisa nya baru di lokasi.
Sebelum memulai Ara memperbaiki topeng yang dia gunakan, yang hampir saja melorot.
Kenapa semua yang dia pakai suka melorot, dulu saat kecil kaca mata lah ini topeng nya apa hidung nya kurang mancung, jika iya baiklah nanti dia akan izin pada bunda nya untuk operasi hidung saja.
Kalian mengingat ini bukan, di saat di pantai Bali Ara kecil menggunakan kata mata hitam dan melorot .
Dan sebelum itu, pagi-pagi sekali Ara kecil sudah siap dengan tas kecil nya dan tentu membangunkan grandma indah.
"STOP,,,,, lihat Queen kita " teriak seseorang saat melihat Ara yang meloncat dari mobil.
Mereka sempat berhenti berkelahi dan mereka langsung melanjutkan perkelahian antar anggota Ara dan lawan nya.
Hanya dengan menggunakan pisau kecil, dan tentu pistol yang selalu dia bawa kemana pun berada.
"Hi,,,, cantik sudah lama aku menanti kan waktu ini tiba " ucap pria bertopeng.
Tapi tenang saja, dia tetap mengenal jelas siapa orang nya.
"Kau datang jauh jauh hanya ingin mencari ku, Sekarang aku sudah di depan mata mu " ucap Ara tanpa rasa takut sedikitpun.
"Ternyata kau memang wanita yang tidak bisa di remehkan " ucap nya.
Dan tanpa aba-aba dia langsung menyerang Ara, dan tentu saja Ara dengan cepat menghindar dan langsung menerjang kaki lawan nya.
Bughhhh ...
"Cihhhh,,,, payah sekali kau " ucap Ara meremehkan.
"Kau " geram nya .
Saat pria bertopeng ingin bangun, Ara langsung memberikan. serangan bertubi-tubi pada pria tersebut sampai topeng yang dia gunakan terlepas.
Bughhhh bughhhh bughhhh
Bahkan sekarang wajah tampan nya sudah babak belur oleh pukulan demi pukulan yang Ara berikan.
Tapi di luar dugaan , pria yang memegang pistonnya saat melihat Ara langsung menembakkan peluru nya .
Door
"Queen " teriak mereka.
Steve yang melihat itu tersenyum puas saat melihat anak buahnya menembak Ara yang tepat sasaran.
Tapi senyum Steve tidak bertahan lama saat Ara malah menembakan peluru nya pada semua anggota Steve.
Door Door Door Door Door
Dalam hitungan detik sisa anggota Steve yang belum di lumpuhkan oleh anggota nya langsung ambruk.
"Bagaimana " ucap Ara .
Sekarang sisa Steve yang berdaya, sedangkan anggota nya jangan di tanya sudah di lumpuhkan .
"Tidak , ini tidak mungkin " ucap Steve.
"Tentu saja mungkin " ucap Ara.
Ara berjongkok di depan Steve menatap manik mata yang sama persis seperti Daddy nya.
"Kau pasti mengira aku akan mati hanya dengan satu tembakan " ucap Ara.
Yang serangan di sisi perut kiri nya banyak mengeluarkan darah segar .
Ya, dia di tembak saat dia melumpuhkan Steve, dan ini pertama kali nya dia merasakan tembakan yang lumayan sakit menurut nya.
"Aku tidak akan mati jika sampah seperti mu belum musnah " ucap Ara.
"Karna ini perbuatan anggota mu, kau harus merasakan apa yang aku rasakan " ucap Ara.
Door
"Aaaaaaarrrggggg "
Next part selanjutnya KK dan semoga masih suka dengan halu author kali ini mohon maaf atas keterlambatan update hari ini ππ»