
Setelah menghabiskan waktu liburan di pantai dan hari sudah mulai gelap mereka memutuskan untuk kembali ke hotel dan selama di perjalanan pulang si putri bungsu tidak henti hentinya tersenyum .
Apa yang membuat putri mereka senyum senyum sendiri ?
Jangan bilang dia kerasukan setan, oh no itu tidak boleh terjadi .
Tak hanya selama di perjalanan , bahkan di dalam kamar pun Vanya tak henti hentinya tertawa dengan keras.
Ara yang satu kamar dengan adik nya,dan tidak tahan langsung mendekat dan ..
Plitak ...
"Auuuu " pekik Vanya.
Yang benar saja, Ara menepuk kening adik nya tanpa permisi terlebih dahulu.
"Sorry ada nyamuk tadi " ucap Ara .
"Kakak sakit, astaga lapangan bola ku " ucap Vanya.
Tunggu, apa kata nya lapangan bola ,, come on mereka sedang di kamar hotel bukan di lapangan.
"Ternyata setan nya masih ada " ucap Ara.
"Apa kakak bilang Vanya setan " ucap Vanya.
"Kau salah dengar, di sana ada setan " ucap Ara menunjukan arah lain dan saat Vanya melihat ke arah yang dia tunjukkan Ara langsung masuk ke kamar mandi .
"Mana setan nya " ucap Vanya saat tidak menemukan setan yang di maksud oleh kakak nya.
"Kakak, tipu Vanya " teriak Vanya.
Sedangkan Ara yang di kamar mandi hanya tertawa, jadi adik nya percaya saat dia menipu adik nya.
"Ah,,, dari pada Vanya yang cantik jelita tidak menemukan setan, lebih baik Vanya melanjutkan misi Vanya kan lumayan gratis " ucap Vanya langsung fokus membalas pesan seseorang di sebrang sana.
Saking lelahnya Vanya sampai terlelap dengan posisi yang duduk.
Ceklek....
Ara yang habis berendam langsung menghampiri adik nya yang tidur dengan posisi yang tidak benar.
"Kebiasaan , jika lelah berbaring yang benar" ucap Ara langsung memperbaiki posisi tidur Vanya.
Bukan nya sadar, Vanya malah menghisap jari nya .
"Sekarang kau sudah remaja, tapi di mata kami kau masih anak kecil " ucap Ara mengusap rambut hitam lebat milik Vanya.
Saat Ara ingin ikut berbaring di samping adik nya, tiba-tiba ponsel Vanya bergetar..
Drrrr Drrrrr
Pesan masuk dari seseorang dan sayang nya si bungsu BENATA mengganti password ponsel nya.
"Tumben di ganti " ucap Ara saat gagal membuka password ponsel nya.
Tapi Ara tidak ambil pusing , mungkin adik nya punya gebetan baru dan dia malas memikirkan hal itu .
Ara langsung berbaring di samping adik nya dan benar saja Ara yang juga lelah langsung terlelap tidur di samping adik nya.
Sedangkan seorang pria tampan yang sudah menyelesaikan pekerjaan nya langsung merenggangkan otot nya .
"Akhirnya selesai juga " ucap Devan.
Ya, Devan yang sering lembur Dandi sela lembur nya dia harus menunaikan permintaan seseorang dan untung saja asisten nya siap siaga membantu nya.
Jadi, dia hanya perlu fokus menyelesaikan tugas nya dan yang di inginkan seseorang di sebrang sana terpenuhi.
Kira-kira apa yang mereka penuhi ??
Devan yang sudah menyelesaikan pekerjaan langsung membuka ponsel nya dan mengirim pesan pada seseorang.
Dan setelah selesai Devan langsung mengirim nya , dan dia langsung kembali ke kamar nya .
Ya, sekarang dia sedang di ruang kerja yang ada di apartemen miliknya.
Sedangkan seorang wanita yang merasa ponselnya bergetar langsung membuka mata dan melihat siapa yang mengirim pesan pada nya saat sudah larut malam seperti ini.
Devan
Selamat malam calon istri ku, semoga mimpi indah .
"Ya ampun aku kira siapa " ucap Ara setelah membaca pesan nya .
Ara
Malam kembali, bapak masih belum tidur ini sudah pukul berapa
Devan
Maaf jika aku mengganggu tidur mu, ini mau istirahat .
Ara
Kenapa tidak istirahat lebih awal
Devan
Aku menyelesaikan pekerjaan ku sedikit dan sekarang sudah selesai.
Ara
Syukurlah, sekarang bapak istirahat Ara tidak ingin nanti mata bapak punya kerutan .
Devan di sebrang sana yang merasa di perhatikan oleh wanita bahagia bukan main.
Devan
Baiklah, ini akan istirahat, selamat malam semoga mimpi indah .
Ara
Malam kembali
Dan mereka mengakhiri kirim pesan nya ,karna ini sudah sangat larut malam dan Ara langsung melanjutkan tidur nya dan begitupun dengan Devan yang meniru apa kata wanita istirahat.
Mohon maaf jika masih banyak kata yang typo mohon masukan dan saran nya