Little Queen

Little Queen
#82



Saat dia membuka pintu seseorang sudah ada di depan ruangan nya, yang entah sejak kapan di sana.


"Itu, lift nya tidak bisa terbuka " ucap Devan.


"Tentu saja tidak bisa oom tua, kan lift itu terbuka hanya dengan kartu saja " ucap Vanya


"Vanya " tegur Ara


"Kan oom nya memang tua KK, yang muda hanya Vanya " ucap Vanya.


"Maaf pak " ucap Ara.


"Tidak apa, bolehkah buka kan lift itu " ucap Devan.


"Kami juga ingin ke atas pak " ucap Ica.


"Ayo " ucap Ara .


"Akak apa oom itu benar dosen akak " bisik Vanya.


"Vanya " ucap Ara


"Hehehe,,, sorry akak " ucap Vanya.


Saat Ara sudah menempelkan kartunya, benar saja lift terbuka.


"Ara hati-hati " ucap Ica


"Iya " ucap Ara .


"Apa luka mu tidak sakit lagi " ucap Devan.


"Sedikit " ucap Ara singkat.


Sedangkan Vanya sudah mengulum senyum, saat Ara merespon cuek pada oom tua yang entah lah dia lupa nama nya siapa .


"Astaga,,, untung cinta jika tidak mau di taruh di mana muka ku " Gumam Devan.


"Jangan suka bicara sendiri, nanti di bilang tidak waras " ucap Ara .


"Buahahahaha " pecah sudah tawa Vanya.


Ting ...


Dan bertepatan dengan lift yang terbuka, Ara langsung keluar mendahului mereka.


"Ok fix, Queen satu ini memang tidak bisa di remehkan, di jadi penasaran kecilnya dia seperti apa kenapa jenius sekali " Devan membatin.


"Sayang " ucap Dinda yang membawa nampan berisi makanan untuk Ara.


"Bunda ingin ke mana " ucap Vanya.


"Bawa makanan untuk kalian " ucap Dinda.


"Terima kasih bunda, Ara bosan di sana ayo kita makan di meja makan saja " ucap Ara.


"Ayo, semuanya juga baru makan " ucap Dinda


"Vanya mau ayam goreng bunda, ada " ucap Vanya.


"Tentu saja ada sayang" ucap Dinda .


"Kau sudah seperti Upin Ipin yang suka ayam goreng " ucap Ara.


"Upin Ipin kan cowok kakak , Vanya cewek " protes Vanya


"Baiklah, kau apin saja " ucap Ara.


"Boleh,,, uuuu tidak tidak apin kan kucing " ucap Vanya.


"Kakak " ucap Vanya kesal.


"Sayang sudah lah jangan buat adik mu menangis " ucap Dinda.


"Aaaa sayang ,,, cup cup adik kakak yang cantik jelita ayo kita makan sebelum kakak habiskan ayam goreng nya " ucap Ara .


"Tidak boleh " ucap Vanya cepat.


"Kalian, ayo sini makan bersama " ucap indah yang melihat menantu dan cucu nya datang kemari.


Untung saja meja makan Jeni besar bahkan untuk 3 keluarga saja tidak penuh .


"Duduk lah " ucap indah.


Makan malam berlangsung, semua berkumpul dengan Sena yang selalu menatap Ara dengan senyum yang mengembang.


"Auuu " pekik Sena saat indah menyenggolnya.


Semua orang menatap Sena , tidak ada angin tidak ada ribut langsung berteriak.


"Indah " kesal Sena.


"Habiskan makanan mu " ucap indah.


"Jangan remehkan cucu ku, dia akan menyadari nya nanti " gumam indah.


"Ara mendengar nya grandma " ucap Ara.


"Apa sayang, grandma tidak bicara kok " bohong indah.


Sena bahkan sampai , tenganga lebar apa telinganya setajam itu .


"Grandma, tutup mulut nya nanti lalat masuk " tegur Devan.


Dan langsung saja Sena melanjutkan mengunyah makanan ny.


Ara hanya menggeleng, tapi entah perasaan nya atau semuanya akan tidak baik-baik saja, jangan sampai apa yang di pikiran nya jadi kenyataan.


"Vanya pelan-pelan makan nya " tegur Dominic.


"Hehehe, Vanya lapar dad " ucap Vanya dengan mulut yang penuh dengan ayam goreng.


"Habiskan dulu makanan nya sayang batu bicara " ucap Dinda.


" Sorry bunda " ucap Vanya.


"Bibik tambah ayam gorengnya " ucap Jeni saat melihat ayam goreng yang ada di depan Vanya sudah habis.


"Baik nyonya " ucap maid.


"Eh,,, ada lagi tak kira habis tadi " ucap Vanya.


" Kau sudah seperti orang yang tidak makan seminggu " bisik Demian.


"Biar saja, playboy tidak boleh minta ini untuk Vanya semua" ucap Vanya.


" Sayang " ucap Dinda.


"Sorry bunda " ucap Vanya.


Ya, begini jika masalah masakan Vanya sangat suka makan ayam goreng dari kecil berbanding balik dengan Ara yang makan sederhana .


Sedangkan putri pertama BENATA masih belum pulang izin dengan komandan mungkin sekarang sedang ujian .


Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain dan mohon dukungan dan support nya πŸ₯° terima kasih yang sudah mampir love you banyak banyak πŸ’žπŸ’ž