Little Queen

Little Queen
#146



Saat hari sudah mulai gelap mereka memutuskan untuk kembali ke hotel.


"Sayang mas mandi dulu, mas gerah " ucap Devan saat sudah berada di kamar hotel.


"Iya mas " ucap Ara.


Saat Devan masuk ke kamar mandi tiba-tiba bel pintu kamar hotel bunyi.


"Itu pasti makanan " ucap Ara langsung menuju pintu dan membuka nya.


Iya, kata memang sebelumnya mereka sampai Devan sudah pesan makanan untuk makan malam mereka.


Dan benar saja pihak hotel membawa troli makanan.


"Permisi nona, ini makan yang di pesan oleh tuan Dev " ucap pihak hotel.


"Silahkan " ucap Ara mempersilahkan pihak hotel.


Setelah selesai pihak hotel langsung pergi ke keluar saat setelah selesai mengantar pesanan mereka.


Dan tak lama akhirnya pintu kamar mandi terbuka, dengan Devan yang sudah segar dan saat air rambut yang menetes di pipi nya membuat radar ketampanan Devan bertambah.


"Ternyata suamiku sangat tampan " ucap Ara membatin.


"Sayang, mandilah habis ini baru kita makan " Ucap Devan tapi sayang ucap Devan tidak di respon oleh istrinya yang hanya diam menatap wajah nya.


Cup ..


"Mandi atau akan mas makan sekarang " ucap Devan saat sudah berada di hadapan Ara


Dan dengan spontan dia memegang bibir nya yang sudah di cium oleh Devan tanpa izin.


"Mas curang main nyosor , lihat saja Ara akan membalas nya " ucap Ara langsung Masuk ke kamar mandi dengan wajah yang bersemu merah


"Mas tunggu sayang " teriak Devan menantang.


Ara yang di dalam kamar mandi mendengar tantangan Devan tersenyum.


Ingat dia seorang Queen apa pun akan dia lakukan asal harga diri nya tidak jatuh, apa lagi masalah percintaan walau dia tidak pernah pacaran dia tidak polos seperti yang mereka kira.


"Berhubung sudah mendapat tantangan maka Ara yang akan memulai semua nya " ucap Ara langsung membersihkan diri dan akan membuat kejutan yang sangat indah.


Setelah menghabiskan waktu 30 menit di kamar mandi akhirnya Ara keluar dengan jubah mandi yang masih menutup tubuhnya.


"Sayang cepat pakai pakaian biar kita makan malam " ucap Devan


"Ayo " ucap Ara.


Devan langsung menatap Ara dengan bingung yang benar saja, hanya menggunakan jubah mandi istrinya makan malam.


"Sayang yakin " ucap Devan.


"Ara sudah menggunakan pakaian kok, mau liat " ucap Ara langsung melepas tali kimono dan itu seakan slow motion bagi Devan dan saat tali kimono itu sudah terlepas Devan langsung menelan ludah dengan susah payah.


"Sayang " ucap Devan dengan suara berat.


"Kenapa mas " ucap Ara.


Padahal dia sudah tahu, tidak ada pria yang tahan melihat lawan jenisnya menggunakan pakaian haram ini, ya Ara menggunakan pakaian lingerie hitam Yang sangat kontras dengan kulit putihnya apa lagi dua gundukan itu membuat nya tertantang.


"Jangan buat mas memakan mu sekarang" ucap Devan suara parau.


Ara langsung mendekati Devan dan langsung mengalungkan kedua tangannya di leher Devan dan menyebabkan tubuh mereka saling bersentuhan.


Ara langsung menyentuh dagu, turun ke dada bidang Devan dan hal itu membuat Devan menutup mata menikmati tangan Ara memanjakan tubuhnya.


Dia kira cukup sampai di sini, tapi dia salah besar Ara malah dengan gencar menuju yang sangat sensitif bagi seorang laki-laki.


"Apa dia sudah bangun"


~~ KABUR ~~


Next part selanjutnya KK sepertinya otor harus nafas sebentar , kita lanjutkan part selanjutnya maafkan otor πŸ™πŸ»