
"Lalu " ucap Dominic.
"Kami di hadang oleh seseorang " ucap Devan.
"Tau " ucap indah.
Semua orang langsung menatap Indah, termasuk Devan yang bingung bagaimana bisa tahu apa Ara sudah mengatakan semua nya tapi ,
Devan tidak yakin jika Ara mengatakan semua nya, bukan kah mereka sudah sampai sangat larut malam .
Tapi bisa jadi, indah belum tidur ,,, seperti nya itu salah, dia mengingat seseorang yang membereskan semua nya apa itu ....
"Ya, awal nya grandma ingin menguji mu , tapi anggota grandma telat hanya bisa menyaksikan saja dan merekam semua nya, karna kau sudah di uji oleh musuh mu " ucap Indah.
Saat semua anggota keluarga nya menatap diri nya, Karena wanita paruh baya ini tidak akan tinggal diam dia akan mencari tau dan pasti akan memberikan ujian.
Bukan hanya di sekolah saja yang ada ujian, untuk menjadi bagian dari keluarga nya harus di uji sedetail mungkin .
Apa lagi cucu Kesayangan mereka adalah seorang Queen, walau tidak ada tandingannya dengan kecerdasan cucu nya setidak nya bisa membantu atau kerjasama bukan.
Jika uji kemampuan Devan sudah lulus, hanya satu yang belum bagi indah , apa itu ???
Kejelian mata, Devan yang sudah melumpuhkan belasan musuh tidak menyadari jika seseorang akan menodongkan pistol di kepala nya.
Dan untung saja Ara yang hanya menyaksikan Devan di dalam mobil dengan makan Snack langsung turun, saat Devan tidak menyadari musuh nya.
"Sudah ku duga " ucap Devan pelan.
Jelas saja Devan bisa menebak karna orang asing langsung membersihkan semua nya, siapa orang asing yang Devan maksud ya anggota Ara .
"Tapi kau tidak terluka kan nak " ucap Dinda.
Ah,,, bunda satu itu tidak bisa mendengar jika terjadi perkelahian pasti dia akan cemas .
"Alhamdulillah, tidak ini juga berkat Ara yang bantu aunty " ucap Devan.
"Bunda saja " ucap Dinda.
"Baik Bun " ucap Devan.
Saat setelah semua nya Devan bicara alasan dia pulang terlambat bersama Ara di Langsung pamit dia harus ke kantor sekarang.
sedangkan suami mereka juga berangkat menuju perusahaan masing-masing.
Setelah kepergian sang suami mereka, maka mereka akan bereaksi sekarang pernikahan putri mereka akan semakin dekat, jadi Meraka akan menyiapkan segala nya
Jika wanita keluarga BENATA Sibuk menyiapkan Keperluan lain, maka tak jauh berbeda dengan Sena dan menantunya juga sibuk menyiapkan pernikahan Devan.
Kapan pernikahan Ara, entah itu masih rahasia bahkan yang punya badan juga tidak tau mereka menikah kapan .
Lucu bukan, tapi mau bagaimana lagi yang Devan yang sibuk dengan pekerjaan nya, Ara yang menyerahkan semuanya pada bunda dan yang lain.
Dan tak hanya itu, pernikahan Sasa juga mereka yang urus karna calon pengantin satu ini juga sangat sibuk .
Itu sebabnya , Sena yang mengurus pernikahan Ara dan Devan , sedangkan Indah dan menantunya mengurus pernikahan Sasa dan Arga.
Dan hari ini semua maid dan pekerja lain nya sibuk mengurus undangan yang di sebarkan hari ini.
***
Sedangkan Ara yang sudah sampai di area kampung langsung menuju kelas nya yang di sana sudah ada Ica.
"Pagi Ara " sapa Ica.
"Pagi " ucap Ara.
"Aku boleh tanya sesuatu " ucap Ica
"Katakan " ucap Ara sambil menyimpan tas nya.
"Kapan kau akan menikah " bisik Ica.
Ara yang mendengar pertanyaan sahabatnya nya hanya mengangkat bahu acuh.
"Masa kau tidak tau sih Ra " ucap Ica penasaran.
"Aku benar-benar tidak tau Ica, bukan kah kita tidak ada di sana kemari malam " ucap Ara.
"Tapi kan kau bisa tanya kapan " ucap Ica lagi.
"Aku sudah serahkan semua nya pada bunda dan yang lain " ucap Ara.
"Tapi setidaknya kau juga harus tau kapan " ucap Ica
"Sebelum aku di lamar juga grandma ku sudah menyiapkan segala nya " ucap Ara.
"Maksud mu , menyiapkan segalanya "
Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain biar author lebih semangat lagi update nya ππ