Little Queen

Little Queen
#43



Saat malam hari tiba, Ara yang sudah terlihat segar dengan Hoodie hitam dan celana jeans hitam hitam langsung turun ke lantai bawah.


"Kakak ingin pergi " ucap Vanya.


Semua anggota keluarga BENATA langsung memandang Ara yang masih menuruni anak tangga.


"Kau ingin ke mana sayang " ucap Dinda.


"Ara ingin keluar sebentar, apa boleh bunda " ucap Ara minta izin.


"Memangnya kau ingin ke mana malam-malam begini sayang " ucap Dominic, Yang sekarang sudah terlihat membaik.


"Ara ingin pergi ke suatu tempat " ucap Ara.


"Sendiri " ucap Dominic.


"Iya sendiri dad, apa boleh " ucap Ara.


"Apa itu sangat penting, tidak bisa di tunda besok saja " ucap Dinda.


"Sebentar saja, boleh ya Bun " ucap Ara


"Baiklah, hati-hati " ucap Dinda


"Terima kasih bunda " ucap Ara


"Vanya ikut " ucap Vanya


"Kau masih kecil tidak boleh ikut " ucao Demian.


"Jika aku kecil, kau juga kecil kita kan seumuran hanya beda menit saja " ucap Vanya


"Kenapa kalian selalu bertengkar, tidak bisakah satu hari saja tidak bertengkar " ucap Domani.


"Ara pamit dulu " ucap Ara.


"Hati-hati " ucap mereka bersamaan.


****


Sedangkan di sebuah apartemen khusus nya di balkon kamar, seorang pria yang duduk seorang diri tanpa menyadari wanita paruh baya yang berada di belakang nya.


"Jauh termenung " ucap seorang wanita paruh baya.


Mendengar suara yang sangat dia kenali, Devan langsung memperbaiki posisi duduk nya.


"Grandma belum tidur " ucap Devan.


"Belum, kenapa kau belum tidur " ucap Sena.


"Devan masih belum ngantuk " ucap Devan.


"Apa karna wanita itu " tebak Sena.


Devan yang tadi nya melihat ke arah lain, langsung menatap Sena .


"Maksud grandma " ucap Devan.


"jika kau benar-benar menyukai nya, katakan pada nya sebelum terlambat " ucap Sena.


"Kenapa grandma bicara seperti itu, seakan-akan dia bukan milik orang lain " ucap Devan.


"Tidak, grandma hanya mengingatkan saja " ucap Sena.


"Ya Tuhan aku sudah melukai wanita ku " Devan membatin.


"Grandma hanya mengingatkan saja, Sekarang istirahat lah grandma juga ingin istirahat " ucap Sena langsung bangun dari duduk nya.


"Grandma terima kasih " ucap Devan.


Sena yang sudah berada di ambang pintu, langsung menghentikan langkahnya mendengar ucapan cucu nya.


"Grandma harap kau tidak melakukan yang melebihi batas " ucap Sena.


Sekarang tinggal Devan yang masih berada di balkon kamar nya, rasa bersalah telah menghukum wanita nya .


"Besok aku harus minta maaf pada nya " ucap Devan.


Sedangkan Ara yang sudah Sampai di markas nya dia langsung masuk.


"Queen " sambut mereka.


Ara langsung menuju ruang penyiksaan karna sebelum nya, dia mendapat kabar jika arson ingin kabur dari ruang penyiksaan.


"Cih,,,,Sudah tua tapi masih saja tidak ingat mati " ucap Ara.


"Lepaskan kami bod*h " teriak arson saat melihat Ara datang.


"Sepertinya kata-kata itu cocok untuk mu " ucap Ara.


"Kau lihat saja putra ku tidak akan tinggal diam, dia pasti akan memberi mu pelajaran " ucap arson.


"Kau yakin dia akan memberi ku pelajaran, bagaimana jika sebaliknya " ucap Ara.


"Kau hanya wanita kecil, dengan mudah dia melumpuhkan mu " ucap arson.


"Sepertinya aku tidak percaya itu, bukti nya sekarang saja dia masih bersembunyi padahal aku ingin sekali melihat wajah wajah sampah " ucap Ara


"Sombong sekali kau " ucap Marni.


"Aku sombong " ucap Ara pada diri nya sendiri.


"Sepertinya kata-kata itu lebih cocok untuk mu nenek, upzz,, nenek tidak tidak kau bukan nenek ku, aku hanya memiliki satu nenek ya itu indah " ucap Ara lagi.


"Jangan sungkan untuk memberi mereka pelajaran jika berani kabur lagi " ucap Ara.


Sekarang dia tidak mood untuk memberi mereka pelajaran, dia serahkan semua nya pada anak buah nya.


"Queen ingin pergi " ucap pria yang mengikuti Ara.


"Iya, awasi mereka " ucap Ara.


sebelum pulang ke mansion nya, dia akan mampir ke sebuah minimarket untuk membeli sesuatu kebutuhan kulaih nya, tiba-tiba .


Bughhhh


Kira-kira siapa ya yang menambak Ara kali ini, ???


next part selanjutnya KK semoga suka dengan hasil halu kali ini maaf ya sedikit telat update nya πŸ’ž


jangan lupa untuk mampir di karya terbaru author bantu ramaikan πŸ™πŸ»