I Need You

I Need You
Terpenjara



Happy reading 😍📖


Dalam beberapa menit,Hilya masih mematung mendengar pengakuan sang suami,yang membuat hatinya serasa melayang terbang.


Danang telah berhasil memenjarakan hati gadis yang semakin digilainya.Jika sebelumnya hanya hatinya saja yang melayang,kini jasadnya juga seakan ikut terbang bersama rasa cinta yang entah sebenarnya sejak kapan mulai tumbuh di hati.


Lagi-lagi malam itu menjadi malam panjang yang berjalan hangat dalam mengarungi lautan ghairah yang bergelora hingga mencapai pelepasan yang nikmat.


Serta menjadi momen terindah sepanjang sejarah hidup mereka,terutama Hilya karena baru saja ia mendengar pengakuan sang suami dalam kesadaran yang penuh.


Karena satu malam yang lalu,lamat-lamat ia sempat mendengarnya,namun rasa lelah dan kantuk lebih memihak dirinya hingga,katakanlah ia gagal mencerna maksud pria tersebut.


Ya,pesona Hilya telah membuatnya jatuh ke dalam kubangan dan memohon-mohon kiranya diselamatkan oleh sang gadis.Katakanlah Danang telah jatuh cinta.


Dan mengakui bahwa ia sangat membutuhkan kaum lembut yang bernama wanita.Cinta telah membuat Danang bertekuk lutut kepada gadis yang kini menjadi pendamping hidupnya.


Entahlah,yang jelas semua keinginan untuk menjauhinya,dan perasaan membenci terhadap wanita semuanya sirna begitu saja.Berubah menjadi perasaan cinta dan sayang yang tiada terhingga.


Hilya telah berhasil membawanya kembali menjadi seorang pecinta yang hebat,pecinta yang melindungi,dan pecinta yang berani berurai air mata demi cintanya.


Lalu pecinta yang sabar,mampukah dia?


Danang membawa gadisnya....,wanitanya....,isterinya....,yang kini telah menjadi cintanya,kedalam pelukan hangat.Mencium,membelai dan mengantarnya hingga terlelap.Membiarkan kepala sang isteri menempel di lengan kekarnya,dan juga memeluk posesif tubuh langsing itu.


Sungguh ianya bertolak belakang dengan perlakuannya di empat bulan pertama.Semua itu tidak lepas dari derita batin di masa lalu yang selama ini mengungkung jiwanya.


Ya,di masa lalu,Danang itu sebenarnya sosok pelindung dan pengayom.Dia selalu bersikap profesional dalam berbagai hal termasuk urusan membahagiakan hati kaum wanita.Tak ayal banyak wanita yang menyalah artikan niat baiknya itu.


Akibat kebaikan yang disalah artikan,maka banyak orang yang selalu ingin memilikinya.Bahkan ada yang berani menghalalkan segala cara dengan menjebaknya.


Dan akhirnya seseorang berhasil melakukan itu.Tidak bisa dipungkiri,bahkan bumi dan langit telah menjadi saksi bahwa Danang pernah terjebak dalam dunia kelam.


Salah satu contoh,wanita di masa lalunya seperti Vania yang pernah menyerahkan mahkota kebanggaannya tanpa merasa bersalah sedikitpun kepada dirinya.Tapi entahlah,karena pada waktu itu Danang dalam keadaan mabuk berat.


Sepenuhnya bukan salah Danang melainkan Vania yang waktu itu berstatus pacar,memanfaatkan keadaan terhadap Danang yang lumayan tertarik dengan pesona Vania si primadona sekolah.


Flashback on.


Danang memang sudah mendekati Vania sejak dari kelas satu SMP,mengingat mereka berteman sejak kecil.Vania terkesan cuek dan jual mahal namun terpaksa menerima Danang.Hari-hari mereka terbilang hambar meskipun Danang selalu berusaha menciptakan suasana indah selayaknya remaja seumuran mereka.


Padahal Vania lebih tertarik kepada sepupu Danang bernama Jefri.Kharakter seorang Jefri yang pendiam dan dingin berhasil memporakporandakan hati gadis itu.Hingga ketika Jefri menyatakan perasaannya kepada Vania,gayungpun bersambut.


Vania yang berstatus sebagai pacar Danang lebih memilih berpindah hati kepada sahabat sekaligus sepupu Danang sendiri barnama Jefri.Padahal ketika itu bisa di bilang Danang sangat mencintai dan menghargai Vania.


Danang yang berusaha mempertahankan cintanya tidak digubris sama sekali oleh gadis yang menjadi cinta pertamanya itu.Hingga waktu itu hubungan antara Danang dan Jefri sempat memanas.Namun itulah yang membuat pesona Danang semakin menguar dari dalam dirinya.


Tidak berapa lama,Jefri memilih untuk berpindah ke lain hati.Alasan utamanya ketika itu lantaran sifat Vania yang over posesif.Kepergian Jefri membuat gadis itu patah hati dan hilang arah.


Vania baru menyadari kebaikan dan ketulusan Danang setelah semuanya terjadi.Akhirnya ia memutuskan untuk kembali kepada cinta Danang.


"Maaf karena pernah menduakanmu."bergelayut mesra di lengannya,"Izinkan aku mengobati hatimu."lanjutnya dengan tampang memelas.


Namun Danang yang terlanjur kecewa,tidak membiarkan Vania masuk lagi ke dalam hatinya.Ia bahkan benar-benar menjauhi gadis itu.


Danang memasang wajah datar,"Maaf,tidak ada kesempatan ke dua dalam kamusku."menepis tangan Vania dan berlalu begitu saja.Namun Vania si gadis manja dan pemaksa tidak menyerah begitu saja.Ia malah semakin gencar mengejar Danang.


Hingga sebuah kesalahan membuatnya terpaksa harus kembali menerima Vania didalam hidupnya....


Ketika itu di bangku SMA kelas dua,melalui seorang sahabat,Vania pernah menjebak dirinya dengan menaruh obat perangsang ke dalam minuman saat mereka sama-sama sedang menghadiri acara ulang tahun sahabat sekelas mereka.


Danang yang kesakitan waktu itu terpaksa harus berlari ke kamar mandi,namun di perjalanan ia dihadang oleh Vania dan membawanya ke kamar yang sudah disediakan oleh teman yang bekerja sama dengannya.


Hingga terjadilah percintaan berat sebelah yang didominasi oleh Vania.Sementara Danang sebagai korban sebenarnya tidak menginginkan hal itu terjadi.


Sejak saat itu,dengan berat hati,Danang resmi menerima Vania sebagai pacar.Namun oleh keduanya diketahui sebagai calon isteri karena menurut Vania Danang telah menodainya.Maka dalam perjanjiannya,di jenjang kuliah Danang harus melamar dan menikahi dirinya.


"Sial!"Danang melampiaskan amarahnya dengan merusakkan seisi kamarnya.Entah dosa apa yang membuatnya harus melalukan perbuatan terlarang itu kemudian harus bertanggung jawab terhadap wanita yang pernah menduakan cintanya.


Dan Vania yang ternyata menyukai **** lebih memilih untuk sering merayu dan meminta jatah kepada Danang di setiap ada kesempatan berdua.Meskipun lebih banyak menolak,namum adalah Danang pria normal yang terkadang labil.


Ketika wanita yang berstatus pacar dan berkali-kali menjebak dirinya,maka bukan tidak mungkin sesekali ia kembali dan larut dalam permainan wanita yang perlahan hatinya mulai menerima wanita itu kembali.


"Santailah,aku bukan tipe pria bejat yang melahap mangsanya begitu saja."balas Danang datar.


Meski sebenarnya ia terluka dan terpaksa menjalani takdir yang sangat menyakitkan baginya.Akan tetapi mungkin hanya dengan itulah ia jadi lebih banyak belajar lagi bagaimana cara menghargai wanita.


Sejak kejadian di pesta ulang tahun Jefry itu,Danang selalu merasa bersalah karena selain tidak bisa menjaga dirinya sendiri,ia juga telah merenggut kegadisan seseorang.


Hal itu yang membuatnya harus ikhlas menerima Vania dan berjanji bahwa setelah lulus dari SMA,dan minimal dua atau tiga semester di bangku kuliah,ia akan segera melamar Vania untuk dijadikan isteri.


"Bersiaplah,setelah semester ke dua kuliah nanti,aku akan melamarmu menjadi isteriku,"ujarnya suatu ketika di sela acara nonoton bioskop mereka.Ketika itu mereka sudah memasuki minggu tenang usai ujian akhir nasional.


"Emm,baiklah aku akan menunggu janjimu."desahnya lirih.


Dan itu juga menjadi momen terakhir mereka berdua karena Vania terlanjur dijodohkan oleh kedua orangtuanya dengan Dimas,adik sepupu kandung Danang sendiri yang tinggal di tanah seberang.


Kharisma seorang Dimas yang masih sangat muda namun sudah sukses bergelut dalam dunia bisnis dan juga pandai mengendalikan perusahaan sang ayah membuat Vania terpesona.


Ditambah ketampanan yang menurut Vania telah mencapai kriterianya.Karena kharakter Dimas yang dingin dan cuek lebih mirip dengan Jefry,daripada Danang yang supel dan blak-blakkan,membuat Vania sukses bertekuk lutut di depan Dimas.Vania langsung menerima perjodohan tersebut tanpa berpikir panjang.


Maka resmilah Danang ditinggal oleh Vania.Lalu Danang yang dikirim sang papa untuk belajar dunia bisnis kepada keluarga Joe Haikal di mana nyonya Hasnah Setiawan sebagai oma yang memegang hak besar,berperan sebagai penentu masa depan keluarga Imran,memilih menjodohkan Danang kepada Karin si cucu kandung sang oma.


Sejak itu,Danang berhasil melupakan Vania.Kepolosan dan kelincahan Karin telah membuat Danang kembali ke jalan yang benar dan meninggalkan dunianya yang kelam.Perasaannya perlahan mulai tumbuh dan bersemi kepada gadis yang bernama lengkap Karin Dhiyana Haikal Jolly.


Namun sayangnya,bukan dia jodoh yang sebenarnya.Karena Karin telah menanamkan hatinya buat Diego si sahabat kecil yang sedang berada di London.Dan mereka sama-sama terikat Nazar sang ayah.Maka Danang juga harus mengikhlaskannya,dengan tidak melebarkan perasaannya kepada Karin.


Namun dari sinilah Danang belajar menjadi seorang pria tangguh yang hatinya tidak mudah goyah.Begitu juga ketika melihat wanita-wanita cantik,Danang jadi tidak terpengaruh dan lebih berhati-hati menerima kebaikan seorang wanita.


Dan puncaknya mendiang Lian sebagai calon isteri benar-benar telah menutup hatinya kepada semua wanita.Patah hati berkali-kali membuatnya jadi salah menilai kaum wanita,dan akhirnya memilih untuk mengabaikan wanita didalam hidupnya.


Flashback off.


Kini Danang memiliki seorang Hilya.Awal-awal ia menyangkal perasaannya sendiri karena takut Hilya memiliki seseorang di masa lalu yang lebih berhak ke atas dirinya.Rintangan demi rintangan ia lewati.


Hingga akhirnya ia menemukan bahwa Hilya tidak terikat kepada siapa-siapa di masa lalu.Satu hal yang membuatnya semakin yakin bahwa Hilya memang ditakdirkan untuk dirinya.Mengobati luka yang pernah ditoreh oleh beberapa wanita di masa lalunya.


Kini hatinya terpaut pada Hilya.Baginya hanya gadis itu yang berhasil membawa senyumnya kembali dan mengembalikan akal sehatnya serta pribadi sesungguhnya yang telah lama terkubur.


Danang kini sangat berharap agar Hilya tidak menduakan dirinya.


.


.


Suasana pagi yang indah,Paradise Loft Villa yang semalam menjadi saksi dua insan memadu kasih,kini di penuhi oleh suara tawa dan riuh yang berasal dari dua insan itu juga.


Padahal keduanya sudah sama-sama rapi dengan setelan pakaian ringkas.Rencananya pagi ini mereka akan pergi ke water sport lagi,untuk melanjutkan acara hiburan mereka yang sempat tertunda.


Namun Danang yang ingin memastikan suasana hati sang isteri baik-baik saja,berpura-pura menggoda dan mengajaknya bertempur kembali.


"Argh,sakittt."


Namun Hilya yang menolak dan menggigit bibir suaminya lalu menghindar,membuatnya harus berjuang membalas.


"Balas."


"Enggak mau."


"Wajib."


"Enggak maauu."


"Awas ya,kalau kudapat."


Hingga terjadilah aksi penuh tawa seperti masanya anak kecil.Danang dan Hilya kini asyik bermain kejar-kejaran didalam kamar.Saling melempar dengan bantal dan guling,tarik menarik hingga jatuh kedalam pelukan,juga hanyut dalam ciuman panas.


.....


Bersambung....


🤗🤗🤗