
"ra,firaaaaaaaaa dasar budek"
"a.a.a.apa"
"lu nangis"
"gak"
"jujur"
"gue ada masalah sedikit"
"what,hahaha dengaren lu punya masalah biasanya lu yg buat masalah"
"hufff,kucilkan suara mu nanti guru galak itu mendengar"
"iya,iya""ada apa dengan bocah ini gak biasanya dia berlarut dalam masalah"gumam dalam hati
"Tuhan aku harus buat apa sekarang""wi lu lu elu,udah yakin"
"iya Ra gue yakin cukup sudah 6thn gue pendam ini smua, keberanian gue udah bulat tuk nyatakan nya"
"tapi gue takut lu terluka wi,seandainya bukan lu yg di hatinya lu pasti akan tersakiti oleh cinta pertama lu"
"Fira shafira lu emang setakut itukah jika akhirnya aku kecewa atau lu juga naksir"
"kepala mu itu, dia bukan tipe ku"
"lantas"
"hey hey heyyy udah siap ngobrol nya sini kalian berdua"
"mampus kita Ra"
"elu sihh ngomong gak bisa pelan"
"elu itu yg ajak ngobrol gue tadi kan gue udah diem tapi lu malah ajak gue ngobrol lagi"
"elu yg salah"
elu"
"elu"
"elu pemain hati lelaki"
"diammmmmm, udah salah masih aja buat keributan, siapa yg suruh kalian ngobrol saat saya menerangkan"
*krik krik krik diam kedua nya*
"bisu kah kalian"
"maaf buk ini salah saya"
"bukan buk ini bukan salah dwi ini salah saya"
"tidak tidak saya yg salah"
"saya"
"saya"
"diammmmm*beemmm pukul meja* kalian berdua jelaskan keseluruhan pembahasan kita dua minggu yg lalu"
"apaa, dua minggu yg lalu"
"Ra lu inget gak"
"entar inget inget dulu"
*krik krik krik*
"ahaaa,aku inget wi tentang tata surya"
"iya iya betul"
"tentang tata surya kan bu"
"anak-anak ada yg ingat pembahasan materi kita tentang minggu lalu"
"*serentak semua murid* flora fauna bu"
"mangkanya jangan seenak jidat kalian saja jika berbuat sesuata, kalian gak kasihan liat org tua kalian membayar uang sekolah tiap bulan tapi kalian tak belajar dengan serius apa gunanya kalian di sekolah kan haaaa, sebagai hukuman dari mulai jam mata pelajaran saya ini sampai bel pulang kalian berdua harus bersih kan setiap kamar mandi"
"suttt,diam lah ikuti saja"
*baik bu"
**toilet cwo**
"kamu si Ra udah tau guru galak masih juga ngajak ngobrol"
*diam,memikirkan sesuatu*
"Ra,Ra Shafiraaaa"
"haaa iya apa"
"kamu kalau di ajak ngomong itu denger dong kamu pikir aku radio, radio, radio, Ra Dia
Hey,mau kekamar mandi ya
"hem,iya kenak hukuman ya"
"heehhe,iya gara gara Fira ni ajak aku ngobrol dalam kelas"
"gue pulak yg salah"
"sutt, iya aja kenapa , hem hemm arya jadi kan sepulang sekolah nanti"
"hem itu ya, fira ikut kah"
"ahh enggak nanti sore gua ada les piano"
"ohh,wi sepertinya sayaa..."
*tangan fira memohon agar arya setuju*
"hemmm, iya wi sepulang sekolah nanti gue ke sana, di resto ####"
"ok, aku tunggu ya"
*arya berjalan keluar*
"arya tadi kata lu mau ke kamar mandi"
"ahhh, gak jadi lah malu ada kalian berdua"*melangkah pergi*
*hufff sepertinya harus di atasi dulu gumam fira*
"dwi, gue pergi bentar ya bali minum gue haus"
"beliin gue juga ya"
**kantin**
"dia di situ ternyata, arya"
"iya, lu rupanya ra"
"gue mau ngomong "
" Dwi "
"iya, gue mohon sama lu terima dia, dia sangat mencintai elu, elu itu cinta pertama dia ,sekian lama ia memendam rasa baru kali ini dia bertekat seperti ini"
"gak ra gue cinta nya sama elu ra bukan dia, Fira elu gak tau seberapa dalam nya rasa ini ke elu"
"arya elu itu, isss buka mata elu, elu gak mau jadi korban kesekian gue, elu mau ujung ujung nya sama macam mereka mereka yg gue tinggal gitu saja, elu udah tau sifat gue kayak mana kan masa iya lu rela jadi deretan mantan gue"
"gue tau ra gue sadar elu gimana tapi gue"
"gak ada tapi tapian ya, elu jangan buat persahabatan gue sama dwi hancur PAHAM"