Zia And Zayn Pair Of Mafia

Zia And Zayn Pair Of Mafia
bag-44



Keesokan harinya Zia dan Zayn pergi untuk menemui pengacara ayahnya. Mereka berdua berencana menggagalkan rencana Tiara untuk mengambil rumah Hiashi, Zia dan Zayn tidak akan tinggal diam jika itu menyangkut rumah, karena di sana banyak kenangan bundanya, mereka akan lakukan apapun untuk rumah itu agar tak jatuh pada tangan orang yang salah.


Zia dan Zayn sedang bersiap untuk menemui Firman pengacara ayahnya. Beberapa saat di perjalanan mereka akhirnya sampai di tempat Firman.


Firman sedang tak berada di kantor,jadi Zia dan Zayn menemuinya di rumah Firman.


Ting nong.... ting nong....


Zayn menekan bel rumah Firman, dan beberapa saat kemudian pintu pun di buka langsung oleh Firman.


"maaf kalian siapa? ada perlu apa kalian datang kemari?." Tanya Firman karena tak mengenali Zia dan Zayn.


"Tolong persilahkan kami masuk dulu, ada hal penting yang harus kita bicarakan." Ucap Zayn karena tak mau membuang waktu.


Akhirnya Firman mempersilahkan Zia dan Zayn masuk dan di persilahkan duduk.


"Sebenarnya kalain berdua siapa? dan hal penting apa yang ingin kalian bicarakan?." tanya Firman langsung.


"perkenalkan saya Zayn dan ini adik saya Zia, kedatangan kami kesini ingin kau merubah nama sertifikat atas nama Tiara menjadi atas nama ku." ucap Zayn memperkenalkan diri dan adiknya. Dia langsung menjelaskan maksud kedatangan mereka berdua.


"Apa maksud perkataanmu, siapa sebenarnya kalian?."ucap Firman yang masih heran karena belum tahu siapa mereka.


"apa tuan Hiashi tak pernah mengatakan tentang kami?." tanya Zayn penuh selidik.


"tidak, yang ku tahu putranya hanya Rizky dan Fika saja." ucapnya karena memang tak mengetahui siapa Zia dan Zayn.


"Kami adalah putra dan putri Rahil,istri pertama Hiashi. Apa kau mengenalnya?." ucap Zia langsung dan sontak membuat Firman terkejut.


"Kenapa?apa kau terkejut? kita berdua juga putra Hiashi.Dan apakah kau mengenal Rahil? ." ucap Zayn tegas.


"J-jadi kalian adalah putra dan putri nyonya Rahil, maafkan saya nona dan tuan muda, karena tuan Hiashi bilang kalau kalian berdua sudah pergi meninggalkan rumah." ucap Firman karena mengetahui kalau Zia dan Zayn adalah putra dan putri Rahil.


"Kami memang meninggalkan rumah, karena Hiashi sendiri yang telah mengusir kami.Dan itu semua karena ulah Tiara dan anak anaknya. " ucap Zia sedikit meninggikan suaranya.


"Apa?! Nyonya Tiara melakukan hal sekeji itu." ucapnya tak menyangka karena Tiara melakukan hal kotor dengan merusak hubungan keluarga orang lain.


"Iya.... Dan kami ingin kau mengatasnamakan sertifikat rumah Hiashi atas namaku, bukan nama wanita ular itu, karena dia adalah wanita yang gila harta, jadi aku tak mau kalau rumah itu menjadi miliknya." tegas Zayn dan menjelaskan niat buruk Tiara.


"Apa maksudmu tuan muda, tapi Nyonya Tiara mengatakan bahwa dia rumah itu telah di berikan oleh tuan Hiashi sebagai hadiah ulang tahun pernikahan mereka." ucap Firman karena Tiara mengatakan bahwa rumah itu sudah di berikan Hiashi.


"Kau memang mudah di bodohi tuan Firman, ini semua adalah rencana licik Tiara karena dia ingin menguasai semua harta dari keluarga Alfian." jelas Zayn karena Firman terlalu mudah untuk di bodohi.


"berarti yang di katakan nyonya Tiara kemarin adalah kebohongan yang dia buat?." tanya Firman karena dia belum percaya semua itu.


"Benar sekali, dan kau telah di bodohi olehnya." ucap Zia


"apakah kalian punya bukti?." tanya Firman.


"Iya." ucapnya Yakin.


Lalu Zayn meminjam laptop milik Firman dan memasang flashdisk nya dan mulai membuka file berisi video Tiara dan Fika. Firman melihat video itu dengan seksama tanpa mau menjeda nya. Beberapa saat kemudian video pun selesai dan itu membuat Firman terkejut setengah mati, karena yang dikatakan Zia dan Zayn adalah benar adanya tanpa ada rekayasa, dan itu membuat Firman seratus persen percaya.


"Bagaimana tuan Firman, apa sekarang anda percaya?." tanya Zayn karena melihat wajah Firman yang masih terkejut.


"Apa kau ingin wanita ular itu menguasai harta dan perusahaan tuanmu, tuan Firman?." tambah Zia karena melihat kalau Firman masih belum mengerti semua penjelasan Zayn.


"aku tak akan sudi jika semua itu terjadi, jadi apa yang harus kita lakukan nona dan tuan muda?." ucap Firman karena dia tak mau kalau semua harta Hiashi jatuh ke tangan orang yang licik. Apalagi Firman adalah orang setia dari keluarga Alfian, lebih tepatnya pengacara dari keluarga Alfian.


Lalu Zia dan Zayn membicarakan rencana mereka pada Firman.


"Ini rencana kami. Kami ingin kau mengubah nama sertifikat rumah itu atas nama ku,dan kau hanya perlu memberikan sertifikat palsu pada Tiara." ucap Zayn memberitahukan rencananya pada Firman.


"itu rencana yang sangat bagus, saya akan ikut rencana kalian." ucap Firman menyetujui rencana Zia dan Zayn.


"Tapi apakah nyonya Tiara tak akan curiga?." tanya Firman karena takut rencananya mereka terbongkar.


"kau tenang saja Tiara tak akan tahu rencana kita, kau tinggal berikan saja sertifikat palsu padanya." ucap Zayn yakin kalau rencananya tak akan terbongkar.


Akhirnya Firman menyetujui rencana sari Zia dan Zayn dan itu pun Firman lakukan demi keselamatan keluarga Alfian,dan dia berjanji akan selalu menjaga keluarga atasannya itu.


"kapan Tiara akan mengambil sertifikat itu?." tanya Zia.


"sekitar satu minggu lagi nona."


"kau harus segera mengubah namanya menjadi milik kakakku aku beri waktu tiga hari, apa kau bisa?." ucap Zia.


"Tiga hari, tapi nona aku belum bisa mungkin satu minggu baru bisa." jelas Firman karena dia belum pernah mengerjakan pekerjaannya secepat itu.


"aku akan bayar dia kali lipat dari yang di berikan tuan Hiashi padamu." ucap Zia agar Firman bisa menyanggupi pekerjaan yang di berikan Zia.


"aku akan mencobanya nona." ucap Firman semangat karena dia akan mendapatkan bonus. Dan dia akan mencobanya


"Tapi ingat kau jangan beri tahukan tentang identitas kami, kalau sampai kau beritahukan pada publik lihat saja apa yang akan kami lakukan padamu." ancam Zia jika Firman tak menjaga rahasia Zia dan Zayn. Dan mbuat Firman takut.


"Kau tak perlu khawatir kami akan melindungimu dari wanita ular itu, dan masalah rahasia kami akan memrberitahukan jika sudah waktunya." tambah Zayn karena mereka juga akan memberitahukan pada publik.


"Baik nona dan tuan muda masalah rahasia akan saya jaga dengan baik kalian tak perlu khawatir." ucap Firman tanpa ragu.


"kalau begitu segera kerjakan apa yang kami butuh darimu. Ingat dalam waktu tiga hari kau kirimkan sertifikat asli itu pada kami ke alamat ini, dan jangan sampai kau mendustai kami." ucap Zia lalu memberikan alamat rumah mereka.


Firman menerima alamat rumah itu, karena dia juga yakin dan percaya kalau Zia dan Zayn adalah orang baik dan tak mungkin membohongi nya,dan pasti Zai dan Zayn akan menyelamatkan keluarga Alfian jadi Firman tak khawatir akan hal itu.


Setelah selesai Zia dan Zayn pun berpamitan pulang karena hari sudah sore. Mereka pun pergi dengan perasaan bahagia karena satu rencana telah mereka lakukan dan mereka berharap rencananya berhasil. Kini mereka tinggal merencanakan kehancuran Tiara dan Fika.