Zia And Zayn Pair Of Mafia

Zia And Zayn Pair Of Mafia
bag-35



Tengah malam Zia dan Zayn serta para mafiosonya mulai bersiap mereka akan berangkat ke markas Red Wolf.Tak lupa mereka semua membawa peralatan seperti pedang, pistol dan peralatan yang lainnya yang di gunakan untuk berperang. Mereka semua sudah memakai topeng dan juga baju serba hitam.


Mereka berangkat menggunakan mobil. Setengah jam perjalan mereka akhirnya sampai dihutan yang jaraknya tak terlalu jauh dari markas Red Wolf. Mereka semua turun dari mobil agar tak ada yang mencurigai kedatangan mereka.


Setelah beberapa menit mereka berjalan mereka akhirnya sampai di dekat markas Red Wolf dan jarak mereka hanya satu meter.Lalu Zia mulai menyuruh penembak jarak jauh beraksi,lewat radio yang telah di buat Zia untuk bisa menghubungkan dia dan para mafiosonya dan radio yang Zia buat adalah radio yang sulit untuk di lacak, para penembak sudah lebih dulu sampai di markas Red Wolf karena untuk mengawasi keadaan, jebakan dan juga peledak sudah siap, mereka sudah selesai memasangnya sesuai dengan perintah Zayn.


"kalian semua bersiaplah kita akan mulai menyerang." ucap Zia lewat radio penghubung.


"Siap Queen kami semua siap." ucap mereka siap melakukan penyerangan.


"kalian bersiap menyerang bagian luar, dan halangi mereka yang akan masuk untuk melindungi leadernya karena kami yang akan mengurus bagian dalam." jelas Zayn.


"Baik King, kami akan melakukannya." ucap para mafianya.


Sesampainya di markas mereka mulai menyerang mafia Red Wolf, para mafiosonya Zia dan Zayn mulai menyerang bagian luar markas, sedangkan Zia dan Zayn dan juga yang lainnya mulai memasuki markas. Di dalam markas mereka mulai berpencar Arham dan yang lain mulai ke ruangan sebelah kanan sedangkan Riska dan yang lain ke arah kiri, Zia dan Zayn mencari ruangan leader.


Para mafioso Pair Dragon Blood yang berada di luar dan sudah di pimpin oleh Dafa mereka berusaha menghalangi mafioso Red Wolf agar tak mengejar Zia dan Zayn yang akan menghabisi leader Red Wolf. Zia dan Zayn ternyata sudah di hadang oleh beberapa mafioso David.


Terjadilah baku hantam Zia dan Zain dengan para mafiosonya David.


David yang mendengar suara keributan di luar langsung memeriksa cctv bagian luar yang ada di ruangannya.Ternyata Markasnya telah di serang, David pun bergegas menghubungi para mafiosonya menggunakan radio penghubung, karena markasnya di serang pada saat jam istirahat.David Menguhubungi semua bawahannya dan juga tangan kanannya untuk segera datang ke tempat ruangan leader, karena David yakin kalau leader mereka sedang mencarinya.


Tim Arham sudah memeriksa markas sebelah kanan, namun hanya ada sedikit mafiosonya David, begitu juga dengan tim Riska yang memeriksa markas bagian kiri mereka hanya menghadapi sedikit mafia David, mereka merasa ada yang aneh kenapa markas di bagian kanan dan kiri hanya di jaga sedikit penjaga, pikir mereka.


"kenapa hanya ada sedikit penjaga?." tanya Yumna heran.


"Ya bagaima ini ketua, apa kita langsung menuju tempat Queen dan King saja, karena di sini hanya ada sedikit penjaga dan kita sudah melumpuhkan yang ada di sini lebih baik kita bantu leader kita." ucap Dika karena merasa ada yang tidak beres.


"Ya benar apa yang di katakan Dika, aku merasa akan terjadi sesuatu lebih baik kita bergegas ke sana ketua." tambah Rayyan karena khawatir akan terjadi sesuatu.


"Iya aku setuju, ayolah ketua kita tak punya banyak waktu." ucap Varo karena menunggu perintah Arham.


"Baik.... ayo sekarang kita susul King dan Queen aku juga khawatir akn terjadi sesuati." ucap Arham, langsung pergi bersama yang lainnya mencari keberadaan Zia dan Zayn.


Riska pun merasakan hal yang sama janggalnya dengan Arham karena merasa ada yang aneh akhirnya Riska dan yang lainnya juga mencari keberadaan Zia dan Zayn.


...----------------...


Ternyata tanpa di sadari oleh Zia dan Zayn dan juga teman temannya begitu juga dengan mafianya,markas David di bangun lengkap dengan jalan rahasia yang hanya di ketahui oleh David dan para pengikut nya saja,sejauh ini belum ada yang bisa menemukan jalan rahasia itu.


Jalan rahasia itu adalah jalan yang David buat untuk keadaan darurat ketika markasnya di serang secara tiba-tiba, dan jalan itu langsung mengarah ke ruangan leader mereka jadi itu akan memudahkan para mafiosonya sampai di ruangan leader dengan cepat tanpa di ketahui oleh lawan.


Diluar mafioso Pair Dragon Blood masih berperang berusaha menghalangi para mafioso yang akan masuk,dan ternyata mafioso Red Wolf sangat banyak dari perkiraan Zia dan Zayn.Karena mereka termasuk mafia yang banyak pengikutnya.


Setelah David menghubungi para mafiosonya dan dia membagi dua kelompok satu kelompok membantu bagian di luar dan yang kelompok satunya membatunya karena leader Pair Dragon Blood pasti mengincar David.


Zia dan Zayn terus melakukan perlawanan, hingga di saat menghabisi mafioso yang terakhir datanglah bantuan mafioso Red Wolf yang lain yang jumlah lebih banyak dari yang pertama Zia dan Zayn lawan. Arhanm dan timnya masih mencari keberadaan Zia dan Zayn begitu juga dengan Riska dan timnya.


"Kak sepertinya ada jalan rahasia yang tak kita sadari, lihat semua mafioso yang istirahat datang menyerang kita berdua, pasti di markas sebelah kanan dan kiri hanya ada sedikit penjaga, karena David sudah mengetahui kalau markasnya telah di serang dan mengerahkan setengah mafiosonya ke sini untuk melemahkan kita, kita harus hati hati." jelas Zia yang masih terengah karena kelelahan melawan mafioso David dan dia sudah mengetahui rencana David.


"Itu benar dik kita akan di kepung, oh jadi ini rencana andalan Red Wolf, menarik sekarang ayo kita mulai formasinya,kita akan menghabisi semua mafioso David." ucap Zayn yang tak mau kalah hanya karena jebakan murahan seperti itu.


"Baik ini pasti akan menjadi menyenangkan." ucap Zia dengan tersenyum iblis, dia juga tak mau kalah dengan seorang bawahan dari mafia.


Brukkk


Braakkk


Dor


Dor.......


Sreeeet.....


Arham dan timnya serta Riska dan timnya akhirnya menemukan Zia dan Zayn, dan ternyata mereka sudah di kepung,namun masih melakukan perlawanan,mereka pun segera membantu leader mereka, karena para mafioso Pair Dragon Blood juga masih melawan mafia Red Wolf.


"bener dugaan gue pasti David sudah mengetahui markasnya di serang." ucap Riska pada yang lainnya.


"iya pantas saja tadi di markas bagian kanan hanya ada sedikit penjaga, ternyata mereka semua telah mengepung leader kita, kita harus segera bantu,ayo maju." titah Arham dan yang lainnya langsung maju dan membantu Zia dan Zayn.


Pertarungan menjadi genting suara dentingan pedang bergema di ruangan itu, mafioso David sudah hampir di kalahkan karena Zia dan Zayn di bantu oleh Arham dan Riska serta teman teman yang lain, mereka semua masih sibuk dengan pertarungan mereka masing-masing, hingga tak ada yang menyadari Zia dalam bahaya karena David akan menembaknya, namun Zia menyadarinya dan bisa menghindari tembakan David.


"Sial meleset!!!!..... " sial David.


"kau tak akan bisa mengenaiku." ucap Zia dan langsung berlari mendekati David, dan bersamaan dengan itu ternyata di belakang Zia ada Varo yang sedang melawan mafioso David.


Lalu tiba-tiba David menodongkan pistol ke arah lain dan bukan ke arah Zia, ternyata pistol itu di arahkan ke Varo yang ada di belakangnya, Zia melihat hal itu dan membuat Zia harus menyelamatkan nya.


"Sial, dia mengincar Varo gue harus selametin dia gue gak mau kalau Varo terluka." batin Zia karena dia melihat sahabat dekatnya dalam bahaya.


Zayn yang melihat David akan menembak Varo dia berlari bergegas menghampiri David yang akan menembak karena Zayn takut kalau nantinya peluru itu akan mengenai salah satu dari temannya, namun belum sampai Zayn menuju David ternyata ada yang melukainya dengan belati yang sedikit panjang dan tajam dari belakang tanpa Zayn sadari belati itu mengenai punggung Zayn dan Zayn terjatuh karena mafioso itu melukainya cukup parah, dan Zayn langsung tak sadarkan diri.


"King" teriak Arham yang melihat Zayn terluka karena serangan mafia David.


Semuanya yang melihat itu pun berlari untuk menyelamatkan Zayn,kecuali Varo karena dia masih fokus melawan mafioso David karena yang melawannya cukup banyak jadi Varo masih melawannya, Rayyan langsung menghabisi mafioso yang tadi melukai Zayn. Sedangkan Zia tak mengetahui kalau Zayn terluka karena di masih harus menyelamatkan Varo, Zia terus berlari dan.....


Dor....


Suara pistol menggema di ruangan itu dan ternyata Zia terkena tembakan karena menyelamatkan Varo, semua yang sedang fokus terhadap Zayn pun langsung menoleh ke arah suara tembakan mereka semua kaget karena tembakan itu tepat mengenai bagian dada kiri Zia. Varo yang menyadari suara tembakan langsung menoleh ke arah Zia yang sedang berlari ke arahnya, Zia hampir terjatuh namun Varo langsung menangkap tubuh Zia.


"Zia.... Zia bertahan Zi, loh kuat." panik Varo karena melihat Zia terluka.


"V-varo lo gak papa kan." ucap Zia tergagap karena menhan sakit di dadanya.


"Gue gak papa kenapa lo selamat gue, liat lo sekarang terluka." ucap Varo tambah khawatir.


"gue gak papa Ro." ucap Zia suaranya semakin melemah, dan hampir menutup matanya.


"Zia bertahan jangan tutup mata lo,gue gak mau kehilangan lo. " ucap Varo karena tak mau kehilangan Zia.


Mila langsung berlari ke arah Zia dan Varo, Mila sangat khawatir karena Zia terluka parah karena kena tembakkan.


Arham dan Riska langsung mengejar David, Arham menghubungi bawahannya untuk mengepung seluruh markas agar David tak bisa keluar.


Rayyan merapat Zayn untuk segera di bawa ke rumah sakit, Rayyan juga sangat khawatir karena Zia terluka, Rayyan sambil memapah Zayn mendekati Zia yang sudah terbaring lemah, Siti, Nancy,Dika dan Yumna juga menyusul mendekati Zia.


"Ro kita harus segera bawa mereka berdua ke rumah sakit gue takut terjadi apa apa sama mereka berdua." ucap Rayyan karena Zia dan Zayn harus segera mendapatkan pertolongan.


"Iya kita harus cepet, kita sudah menang jadi kita tinggal menghabisi leadernya, ayo cepat kita harus bawa Zia dan Zayn." ucap Varo sambil membohongi Zia, dan berlari keluar dan memasukkan Zia ke mobil.


Rayyan pun memapah Zayn keluar Zayn menggunakan mobil yang berbeda.Rayyan menyuruh Nancy dan Dika untuk mengantar Zayn ke rumah sakit. Rayyan juga menyuruh dia mafioso untuk menyetir mobil Zia dan Zayn dan mengantarkan ke rumah sakit.


"Dika, Nancy lo bawa Zayn kerumah sakit sekarang, gue masih ada urusan di sini, nanti gue nyusul, udah cepet berangkat." ucap Rayyan langsung pergi mencari Arham dan Riska yang sedang mengejar David.


"Ya kita kan bawa Zayn lo tenang aja, sekarang kita akan berangkat." jelas Nancy karena dia juga khawatir akan keselamatan Zayn, Nancy tak mau terjadi apa apa sama Zayn.


"Mila, Yumna kalin berdua bawa Zia sekarang ke rumah sakit gue dan Siti akan bantu menyelesaikan masalah di sini nanti kita semua nyusul bkalan ke rumah sakit setelah semua ini selesai." ucap Varo dia harus membalas atas apa yang di lakukan David pada Zia.


"ya gue ngerti, lo berdua hati hati ya semoga kalian bisa menyelesaikan semua ini." ucap Mila.


Varo dan Siti masuk ke markas untuk mencari yang lainnya, kini markas Red Wolf sudah sangat berantakkan dan mafiosonya sudah di kalahkan oleh mafia Pair Dragon Blood, kini tinggalah David.


Zia dan Zayn segera ke rumah sakit karena kondisi Zia yang sudah kritis, supir yang membawa Zia dan Zayn sedikit mengebut karena tak mau terjadi sesuatu pada leader mereka.