THE WAY OF LOVE

THE WAY OF LOVE
Chapter 88 Hatiku Miliknya



“Apa?” Kang In Joo terbelalak. "Apa maksudmu?" Kang In Joo menuntut penjelasan.


"Bukankah kamu bertanya apa syaratnya? Itu adalah syarat dari ku.. nikahi aku.. dan aku akan mendukungmu.. bahkan Han Financial bisa saja menjadi milik Kangin Grup.." Jelas Han Seo Ri.


"Aku rasa kamu sudah tahu jika aku sudah menikah dan mempunyai anak.. jangan bercanda dengan ku Han Seo Ri. Cepat katakan syaratnya.." Ucap Kang In Joo dengan sedikit tawa yang hambar.


"Aku sedang tidak bercanda.. apakah kamu tidak melihat kesungguhan di mataku?"


Jelas, padat, dan singkat. Ucapan Han Seo Ri itu kembali membuat Kang In Joo terbelalak.


"Kamu CEO Kangin Grup dan sebentar lagi aku akan mewarisi perusahaan ayahku.. bukankah kita akan menjadi pasangan yang hebat Joo? Suami istri yang saling mendukung.."


Kang In Joo masih diam. Alisnya terangkat sebelah, darinya berkerut. Dia sedang membaca apa yang teman lamanya ini rencanakan.


"Aku tahu kamu sudah memiliki keluarga Joo.. kita bisa mengarang cerita jika kamu menyetujuinya. Aku tidak akan memaksamu untuk menceraikan istrimu yang sekarang. Tinggal kita buat masyarakat percaya jika sebenarnya akulah istri pertamamu, karena kita sama-sama sibuk maka kamu menikah lagi..."


"Mungkin semua orang akan menyambut baik hal ini, karena wanita seperti akulah yang harusnya menjadi Nyonya di Kangin Grup. Dua pewaris perusahaan bersatu.. aku rasa kita bisa menguasai bisnis di Korea Joo. Hanya aku yang bisa membantumu keluar dari krisis finansial di perusahaanmu.. jadi bagaimana? Tidak buruk kan ide ku?" Han Seo Ri tersenyum simpul.


Plok plok plok.


Kang In Joo memberi tepuk tangan pada Han Seo Ri setelah wanita itu menyelesaikan orasi ide gilanya yang entah datang darimana.


"Sungguh cemerlang sekali ide mu Nona Han Seo Ri.." Ucap Kang In Joo sambil tepuk tangan.


Han Seo Ri tersenyum penuh kemenangan. Hatinya berbunga, akhirnya Kang In Joo menerimanya secepat dan semudah ini.


"Aku janji akan setia padamu Joo.. setelah kamu menikahimu aku jamin kamu akan tahu jika akulah wanita yang tepat untukmu dan jauh lebih baik dari istrimu.."


"Han Seo Ri.." Panggil Kang In Joo lembut.


"Ya.." Han Seo Ri meleleh dipanggil dengan nada selembut itu oleh bibir Kang In Joo.


"Apakah kamu juga mengoperasi otakmu? Atau kamu lupa meminum obat?" Kang In Joo tersenyum sinis.


Han Seo Ri terkesiap mendengar ucapan Kang In Joo.


"Jangan pernah lagi kamu menyamakan dirimu dengan istriku. Dia adalah ibu dari anakku.. dan perlu kamu tahu, hatiku hanya miliknya... sekuat apapun kamu berusaha, kamu tidak akan bisa menggantikan posisinya di hidupku.." Jelas Kang In Joo menatap dingin Han Seo Ri.


"Tidak ada alasan lagi aku duduk disini. Aku tidak sudi menerima bantuan dari Han Financial. Kamu telah mengubah pandanganku terhadap dirimu, sayang sekali Seo Ri.. kamu bukanlah temanku lagi.. Han Seo Ri 10 tahun yang lalu adalah seorang gadis manis yang pemalu.. aku anggap pertemuan kita hari ini tidak pernah terjadi. aku pamit dulu.." Tutur Kang In Joo bergegas meninggalkan Han Seo Ri. Jika dia lama-lama disana, bisa-bisa di membunuh wanita itu kerana telah menghina Aluna.


Han Seo Ri masih terdiam mendengar ucapan Kang In Joo, matanya menatap nanar punggung pria yang dia cintai berjalan pergi hingga tak terlihat lagi bayangannya. Otaknya masih belum menerima penolakan pria itu, matanya menyipit.


"Tunggu saja Joo.. akan aku buat kamu yang mengemis padaku.." Lirihnya dalam hati.


 


 


Bersambung....