THE WAY OF LOVE

THE WAY OF LOVE
Chapter 23 Pernikahan Teman



Seperti biasanya dimeja makan ada Aluna dan Kang In Joo. Tidak banyak yang mereka bicarakan, hanya dua sampai tiga kata kemudian mereka kembali diam dalam pikiran masing-masing sampai makanan habis.


“Aku akan pergi jam 10..” Aluna membuka suara


“Kemarin aku sudah bilang sama Paman Jay untuk mengantarmu..” Timpal Kang In Joo


“Tidak perlu oppa.. aku bisa naik bus atau taxi.. lagian tidak jauh juga kok..”


“Kalau begitu pulangnya aku yang akan menjemputmu..”


“Hah? oppa tidak usah repot-repot..”


“Kenapa kau suka sekali menjawab ucapanku dan selalu tidak patuh?” Terbitlah kekesalan Kang In Joo


“Tapi oppa...” Kilah Aluna


“Kirimkan aku alamatnya kemudian kabari jika acaranya sudah selesai.. aku harus segera berangkat, ada meeting dengan client penting jam 9..” Ucap Kang In Joo berjalan menuju pintu


Aluna tidak bergeming dari duduknya, apa sebenarnya maksud Kang In Joo? Kenap dia mau menjemput? Bukankah pernikahan ini dirahasiakan? Entahlah.. otak Aluna terlalu lola untuk mencerna semuanya. Aluna tidak ingin memikirkannya lagi, dia hanya ingin segera bersiap-siap kemudian segera berangkat ke tempat pernikahan Min Yoon Ah


-----


Terlihat seorang laki-laki yang memakai kemeja merah maroon lengan panjang yang digulung sembarangan tapi tetap rapi dan celana jins warna hitam sedang berdiri di luar pelataran sebuah gedung pertemuan


“Chris...” Teriak Aluna


“Hai... sudah datang..” Lambai laki-laki itu


“Maaf ya telat.. suamiku agak cerewat tadi pagi..”


“Kapan kau akan memceritakan suamimu itu padaku Luna?” Ada rasa cemburu dari ucapan Chris ketika Aluna mengucapkan kata suamiku


“Iya iya.. nanti aku akan ceritakan. Sudah yuk ah masuk.. kita tidak telat kan?” Kelit Aluna mengalihkan pembicaraan. Apa yang bisa dia ceritakan dari suaminya itu? Tentang pernikahan mereka yang pura-pura atau tentang surat perceraian?


“Kurasa sih tidak..” Sahut Chris mengajak Aluna masuk ke dalam gedung resepsi pernikahan Yoon Ah


Ketika memasuki gedung Chris dan Aluna disambut oleh keluarga mempelai wanita ataupun mempelai pria. Setelah menulis daftar tamu mereka berdua melangkah masuk. Tidak banyak yang hadir karena memang kedua pengantin hanya mengundang kerabat dan sahabat dekat saja. Aluna bisa melihat kepala Chefnya ketika di Bonjour, para teman-teman kerjanya di Bonjour. Aluna memeluk mereka satu-satu untuk melepas rindu. Sekarang giliran untuk berfoto bersama sang pengantin. Aluna bergegas maju kedepan dan berdiri disamping pengantin wanita


“Curang ya kau Yoon Ah..” Ucap Aluna mencubit pelan tangan temannya itu, Min Yoon Ah


“Chef Kim juga, menikah tidak bilang-bilang kami..” Ucap Yoon Ah


“Tidak apa-apa Chef.. setiap orang punya alasan mereka masing-masing.. yang penting adalah kebahagiaan kita. Bukankah begitu Chef Kim?”


Aluna mengangguk “Jangan panggil aku Chef lagi.. aku sudah tidak bekerja di Bonjour.. ok?” Pinta Aluna


“Okay Nona Kim..” Min Yoo Na terkekeh


“Semoga kau bahagia selalu..” Tutur Aluna seraya memeluk Min Yoon Ah


“Kau juga harus bahagia..” Yoon Ah membalas pelukan dari Aluna


Kau juga harus bahagia.. kata-kata temannya itu terus saja terngiang-ngian di kepala Aluna. Siapa yang tidak menginginkan kebagiaaan di dunia ini? Munafik jika Aluna mengatakan tidak ingin bahagia. Sejak kedua orang tuanya meninggal, Aluna sudah biasa dengan kehidupan yang tidak bahagia jadi salahkah jika Aluna ingin bahagia dengan orang yang dia cintai. Mata Aluna menerawang jauh hingga tepukan di pundak Aluna dari belakang menyadarkan dirinya dari lamunan


“Kita pulang sekarang? Atau kita jalan-jalan dulu?” Ternyata yang menyadarkan Aluna dari lamunannya adalah Chris


“Aku pulang saja Chris.. aku harus mempersiapkan makan malam untuk suamiku?” Jawab Aluna melirik jam tangannya. Pukul 15.45, itu artinya dia harus segera pulang kemudian memasak makan malam untuk Kang In Joo suaminya


“Aku antar kamu pulang ya?” Pinta Chris


“Tidak-tidak.. aku bisa pulang sendiri.. aku tidak ingin merepotkanmu..”


“Sama sekali aku tidak repot.. ayolah.. pliss Lun..” Chris mencoba memohon. Chris tidak ingin berpisah dengan Aluna secepat ini


“Ah.. aku lupa.. aku harus..” Tiba-tiba Aluna teriak seraya merogoh ponsel dari tas tangan yang ia bawa


“Ada apa?” Chris mencoba untuk bertanya dengan Aluna yang tengah sibuk mengaduk-ngaduk tas tangannya mencari sesuatu


“Anu.. suami.. suamiku.. aku lupa memberitahukan alamat ini.. dia bilang ingin menjemputku..” Ucap Aluna lirih mengeluarkan ponselnya


Deg


Ada rasa cemburu dari Chris. Dia merasa kalah satu langkah dengan laki-laki yang disebut suami dari wanita yang ia cintai, Aluna Kim. “Sial” Umpat Chris dalam hati


Bersambung..


 


Mohon dukungannya.. terimakasih sudah membaca The Way Love ^-^