THE WAY OF LOVE

THE WAY OF LOVE
Chapter 15 Amarah



40 menit kemudian Aluna sampai di apartement Kang In Joo dengan nafas yang terengah-engah. Bisa gila dia.. dasar laki-laki sialan, bukannya Aluna sudah meminta ijin, kenapa selalu mengganggu kebahagiaannya


Aluna bergegas masuk kedalam setelah menarik nafas dalam-dalam di luar pintu tadi


“Akhirnya datang juga, kau telat 10 menit..” Ucap seorang pria dari dalam


Glek.. Aluna menatap lurus laki-laki didepannya


“Maaf oppa, tadi jalanan macet.. dan sulit mencari taxi..” Bela Aluna pada dirinya sendiri


“Bukankah kau lebih memilih berlama-lama dengan pria itu..” Ucap Kang In Joo berjalan mendekati Aluna yang masih membeku didepan pintu


“Maksud oppa?” Tanya Aluna tidak mengerti


“Aku memberikan ijin keluar untuk bertemu sahabatmu di Nam Kafe, tapi kau malah bertemu dengan seorang pria?” Jelas Kang In Joo


“Aku memang bertemu dengan Ye Na disana, kebetulan Chris mengantarkan buku ku yang ketinggalan di Bonjour..” Bela Aluna, Aluna tidak salah. Chris juga temannya, kenapa Kang In Joo sekarang juga membatasi pergaulannya


“Jadi Chris namanya..” Ucap Kang In Joo


“Ya dia Chris..” Timpal Aluna “Kenapa oppa bertanya? Apa oppa akan membatasi pergaulanku dengan teman-temanku?” Lanjut Aluna karena mendengar perkataan Kang In Joo yang sinis dan dingin


“Ingat kau adalah istri dari CEO Kangin Grup, jangan sampai kau merusak citra diriku..”


“Citra? Bukankah kita menikah diam-diam oppa? Tidak akan ada yang tau mengenai pernikahan kita, tenang saja. Chris juga tidak tahu siapa suamiku.. aku tidak akan membocorkan perjanjian yang sudah kita buat.. setelah kita bercerai kita akan kembali ke hidup masing-masing oppa, tapi aku tidak ingin kehilangan teman-temanku..” Terbit sudah kekesalan Aluna pada Kang In Joo


“Kau.. carilah laki-laki setelah kita bercerai, selama kita masih menikah jangan bertindak diluar kendali.. dasar jalang..” Kang In Joo seperti kehilangan kendali ketika Aluna mengatakan perjanjian dan perceraian, entah kenapa dia merasa kesal ketika wanita itu menyebut perceraian


“Apa Chris mecintaimu?” Tanya Kang In Joo merendahkan pandangannya menatap lurus pada mata hitam gelap milik Aluna “Atau kalian sudah pernah tidur bersama?” Perkataan itu keluar begitu saja dari mulut Kang In Joo karena kesal


Plakkk


“Kau.. berani-beraninya..” Teriak Kang In Joo marah karena ditampar Aluna


Dengan sekali sentakan Kang In Joo meraih kerah baju yang Aluna pakai kemudian menariknya dan membanting tubuh Aluna di sofa ruang tv


“Ahhh...” Aluna meringis karena kepalanya terbentur sandaran sofa


“Berani-beraninya kamu dengan tangan kotormu menyentuhku...” Geram Kang In Joo masih memegang erat kerah baju Aluna


Aluna menangis sejadi-jadinya karena ketakutan melihat Kang In Joo yang memerah matanya karena marah. Aluna terhenyak karena bibirnya telah dilumat kasar Kang In Joo, Aluna membelalakkan matanya ketika mendapati sudah tidak ada lagi batas antara dia dan Kang In Joo


Kang In Joo melumat habis bibir Aluna yang sedari tadi dia tahan, berani-beraninya Aluna menyulut kemarahannya. Kang In Joo akan memberikan hukuman untuk Aluna karena sudah berani menampar dan membuatnya marah


Aluna mencoba untuk berontak dengan memukul dada Kang In Joo tapi itu sia-sia, Aluna kalah tenaga dengan Kang In Joo. Laki-laki itu menerobos mulut Aluna, mengeksplor setiap inchi yang ada didalam mulut Aluna termasuk menghisap kuat lidah Aluna. Aluna kehabisan nafas, tapi Kang In Joo tidak melepaskan ciumannya


 


 


 


 


Bersambung...