
Aluna menikmati lattenya disudut kafe milik temannya Nam Ye Na, dia sedang menunggu kedatangan Chris dibangku dekat dengan jendela yang mengarah keluar, jika duduk disana bisa melihat lalu-lalang kendaraan di jalan raya, Aluna sangat suka tempat duduk itu, dia merasa bebas hanya dengan melihat keramaian
“Chef Kim...” Pekik seorang pria dari arah belakang. Refleks Aluna menoleh
“Hai...” Jawab Aluna melambai pada temannya di Bonjour itu
“Chef Kim.. apa kabar? Sudah lama menunggu?” Tanya Chris sambil menarik kursi kemudian duduk
“Panggil Luna saja, aku sudah tidak bekerja di Bonjour lagi..” Ucap Aluna
“Hmmm... baiklah.. L-Luna..” Ucap Chris terkekah
Aluna membalasnya dengan senyum, “Apa kau membawanya?” Tanya Aluna
“Ya aku bawa..” Jawab Chris menyerahkan satu buku berwarna hijau muda yang cover depannya bertuliskan Darling Luna. Ya.. itu adalah buku Aluna, isinya adalah catatan kecil dan resep aneka macam kue. Buku itu adalah pemberian ibunya ketika beliau masih hidup. Ketika resign dari Bonjour Aluna lupa membawanya pulang karena buku itu sedang dibawa oleh Min Yoon Ah, asistennya di Bonjour
“Kenapa tidak Yoon Ah saja yang membawakannya, kenapa harus kamu Chris.. aku jd merepotkan kamu..” Keluh Aluna yang kesal pada Yoon Ah, dia yang meminjam tapi malah orang lain yang disuruh mengembalikan
“Dia meminta tolong padaku.. dan ya.. aku juga merindukanmu..” Terang Chris dengan jantung berdegub kencang
Deg
Detak jantung Aluna melonjak, kaget dengan perkataan Chris yang tiba-tiba itu
“Kita teman di Bonjour.. wajarkan aku merindukan temanku..” Kelit Chris menyembunyikan ketegangannya
“Ah ya ya... aku juga Chris, merindukan Bonjour..”
“Yoon Ah akan menikah minggu depan..” Ucap Chris tiba-tiba
“Hah? Yoon Ah?” Aluna kaget
“Makanya dia memintaku untuk mengembalikan bukumu Luna, dan dia menitipkan undangan untukmu..” Chris menyerahkan undangan berwarna putih yang bertuliskan nama Yoon Ah dan calon suaminya
“Thanks Chris.. aku sungguh merepotkanmu..”
“Apa kau akan datang Luna?
“Ya.. pasti aku akan datang. Yoon Ah sudah aku anggap adikku sendiri.. walaupun aku harus merangkak, aku akan datang ke pernikahannya..” Cicit Aluna bahagia. Betapa bahagianya dia mendengan bahwa asisten yang sudah dianggap adiknya itu akan menikah. Tapi kenapa Yoon Ah tidak memberitahukan langsung padanya. Ah pasti dia sedang sibuk mempersiapkannya
“Dengan siapa kau akan kesana?” Tanya Chris ragu-ragu
“Mungkin sendiri..” Jawab Aluna masih membolak-balikkan undangan itu
“Lalu suamimu?
“Ah dia pasti sibuk bekerja, aku tidak mau mengganggunya..” Jawab Aluna lirih menyembunyikan kebenaran pernikahannya
“Aduh jones.. makanya cepat cari pasangan..” Ledek Aluna dengan tertawa meledak, baru kali ini Aluna bisa tertawa begini, dia tidak ingin suasana inin cepat menghilang, apalagi jika sudah pulang ke apartement Kang In Joo, Aluna akan menjadi orang yang berbeda
“Berani-beraninya ya kamu Luna.. meledekku..” Jawab Chris mencubit pelan pipi Aluna
Aluna yang yang dicubit tidak kaget juga tidak merasa terganggu, memang biasanya mereka di Bonjour juga begini, saking akrabnya sudah seperti saudara sendiri. Aluna membalas dengan menjulurkan lidahnya tanda meledek
Meledaklah tawa mereka berdua...
Dari kejauhan ada sepasang mata yang memperhatikan mereka berdua dari jendela mobil sport warna hitam, melihat semua yang terjadi
“Sial..” Umpat pemilik sepasang mata itu geram
-----
Drrt drrttt drttt
Aluna dan Chris sedang menikmati minumannya dan berbincang santai ketika ponsel Aluna bergetar
“Nomor siapa?” Aluna mengangkat salah satu alisnya
membaca nomor baru menelponnya
“Halo..” Jawab Aluna
“Dalam waktu 30 menit aku tunggu kau dirumah, aku lapar dan aku ingin makan dirumah..”
Tuttt tuttt tuttt
Belum sempat Aluna menjawab, pria diseberang sana sudah mematikan telponnya sepihak. Aluna mengenali suara itu, Kang In Joo
Buru-buru Aluna meminta ijin kepada Chris untuk pulang duluan karena suaminya menelpon. Awalnya Chris menawari untuk mengantar Aluna pulang tapi Aluna tidak mau, Aluna tidak ingin merepotkan Chris lagi
“Kita ketemu sabtu depan ya di Namsan..” Pekik Chris
“Okey.. aku akan menelponmu..” Jawab Aluna sambil berlari
Chris merasa kehilangan ketika Aluna meninggalkan dirinya demi laki-laki lain. Shittt.. umpat Chris dalam hati, siapa laki-laki itu.. Chris berjanji akan mencari tahu seperti apa suami dari Aluna, jika terbukti laki-laki itu tidak membahagiakan Aluna, Chris berjanji akan merebut Aluna dari tangannya
Bersambung...