THE WAY OF LOVE

THE WAY OF LOVE
Chapter 42 Apa Aku Pantas?



Kamu sangat berkilau, pantaskah aku ada disampingmu dan mencintaimu?


***


Beberapa menit setelah kepergian Kang In Joo, Aluna mendapat telpon dari Ye Na. Ibu Ye Na sedang tidak enak badan, jadi Ye Na merasa kewalahan untuk mengurus kafenya. Aluna tidak bisa menolaknya, mereka adalah keluarga untuk Aluna. Aluna merasa tidak perlu untuk memberitahu pada suaminya, karena sebelum sore Aluna akan segera pulang.


Aluna tampak menggunakan apron Kafe Nam milik Ye Na, kali ini dia bertugas didapur, biasanya yang ada didapur adalah ibu Ye Na, tapi tiba-tiba saja bibinya itu terserang flu.


Drtt drtt


Joo oppa is calling


Aluna merogoh saku celananya karena merasakan getaran dari ponselnya


“Halo.. oppa?”


“....”


“Emm.. sayang.. ada apa?”


“....”


“Aku diluar.. kenapa?”


“....”


“Aku di kafe Ye Na, tadi Ye Na telpon katanya dia butuh aku membantunya sedikit.. aku tidak bisa menolaknya..”


“....”


“Tidak sayang..”


“....”


“Iya.. aku tunggu ya..”


Aluna mengbembuskan nafas kasar setelah menutup ponselnya


“Benar-benar seperti anak kecil...” Gumam Aluna


“Siapa yang seperti anak kecil? Suara Ye Na mengagetkan Aluna


“Mmmm.. itu..” Aluna gelagapan menjawabnya


“Kang In Joo?” Tanya Ye Na tanpa basa-basi


“Iya..” Aluna tersenyum malu, dia memang tidak bisa menyembunyikan apapun dari temannya itu. Ye Na selalu punya pemikiran yang tajam dan kritis


“Kalian sudah berbaikan seperti yang aku dengar barusan...” Tutur Ye Na berjalan mendekati Aluna


Aluna mengangguk


“Lalu perjanjian itu?”


“Kami sepakat untuk membatalkannya.. oppa mengatakan dia mencintaiku.. aku juga mencintainya.. jadi kami mencoba untuk memulai awal yang baru..” Jelas Aluna menundukkan kepalanya. Ada sesuatu yang menghantuinya sejak pagi tadi


“Baguslah.. tapi kenapa wajahmu sedih begitu? Harusnya kamu bahagia bisa hidup dengan orang yang kamu cintai Luna..”


“Aku merasa tidak pantas Ye Na.. oppa adalah pemilik perusahaan, sedangkan aku? Hanya seorang anak yatim piatu.. pantaskah aku menyandang nama Nyonya Kang..” Lirih Aluna


“Hei apa yang kamu pikirkan.. cinta tidak memandang status Luna.. percayalah..” Ye Na mencoba memberi semangat temannya


Aluna mengangguk pelan, ada senyum tersungging di bibirnya


“Semangat.. aku mendukungmu..” Ye Na memeluk Aluna


“Terimakasih.. kamu satu-satunya keluargaku Nam Ye Na.. aku tidak bisa apa-apa tanpa dirimu..” Aluna membalas pelukan temannya


“Aku juga Aluna..” Mereka saling berpelukan, saling menguatkan satu sama lain


Setelah mendengar pengakuan Kang In Joo yang menyukainya, Aluna memang bahagia tapi.. tiba-tiba saja rasa takut menyergap dirinya. Apakah dia benar-benar pantas menjadi pasangan Kang In Joo, CEO Kangin Grup, pengusaha muda yang mendapatkan julukan masyarakat sebagai Nation Husband di Korea. Berbagai pikiran berkecamuk dikepalanya.. banyak sekali hal-hal buruk yang ia takuti. Tapi ia mencoba menguatkan dirinya, asalkan cintanya yang besar tidak luntur, dia pasti bisa melaluinya. “Semangat Aluna!” Gumamnya menyemangati dirinya sendiri


Hari ini Aluna tidak ingin memikirkan hal-hal buruk, dia hanya ingin membuat suaminya bahagia. Apapun yang terjadi nanti Aluna sudah siap menghadapinya, semuanya.. Benar kata Ye Na, jangan takut ketika kita sudah jatuh cinta. Cinta tidak memandang status, tidak memandang siapa orang yang kita cintai.


 


Bersambung...