THE WAY OF LOVE

THE WAY OF LOVE
Chapter 31 Jangan Hindari Aku Lagi



Kang In Joo keluar kamarnya dengan hati yang remuk. Apapun yang dia lakukan ditolak oleh Aluna. Pikiran kalut dan frustasi itulah yang dia rasakan sekarang. Bagaimana kalau Aluna terlanjur membencinya sesuai dengan apa yang dia prediksi. Dengan langkah gontai Kang In Joo menuruni tangga menuju kamar mandi di dekat dapur untuk membersihkan tubuhnya. Setelah selasai mandi dan berganti baju Kang In Joo berencana mengecek keadaan istrinya lagi tapi niatnya terhenti karena ponselnya berbunyi


“Halo Lou..”


“Aku dengar istrimu sudah sadar? Aku sedang perjalanan menuju rumahmu..”


“Oh sorry aku lupa ngabari kamu..”


“Its ok..” dr. Louis memutus panggilan telpon. Ketika siang tadi Louis berencana menemui Kang In Joo dikantor dia diberitahu sekretaris temannya itu jika Kang In Joo sudah pulang karena istrinya sudah siuman. Langsung saja Louis melanjukan mobilnya ke rumah Kang In Joo


Beberapa menit kemudian Louis sudah sampai di apartement Kang In Joo


“Bagimana keadaan istrimu Joo?” Tanya Loius yang baru saja masuk ke dalam apartement


“Aku rasa dia baik-baik saja Lou.. tapi sayangnya...” Kang In Joo tidak mampu melanjutkan kata-katanya


“Tapi apa?” Louis menuntut kelanjutan perkataan Kang In Joo


“Dia membenciku.. dia menghindariku Lou..” Suara Kang In Joo merendah


“Aku akan membantumu..” Louis menepuk punggung temannya


-----


Saat ini posisi Aluna terduduk di atas kasur, tubuhnya sudah bisa digerakkan walaupun kakinya masih terasa sakit


“Anda siapa?” Tanya Aluna pada seorang laki-laki dengan warna rambut pirang bermata biru yang dibawa masuk oleh Kang In Joo


“Tentu saja aku doktermu.. panggil aku dr. Louis.. aku teman suamimu..” Jelas dr. Louis yang sibuk membenarkan infus dan sesekali mengecek lajunya


Aluana yang mendengar dr. Louis mengatakan Kang In Joo suaminya sedikit kaget. Darimana laki-laki ini bisa tahu, pasti Kang In Joo yang memberitahunya. Apa coba maksud Kang In Joo, Aluna saja berhati-hati tidak mengatakan pada orang lain jika dia istri CEO Kangin Grup tapi Kang In Joo malah bermulut besar ke teman-temannya.


“Kau harus istirahat yang cukup dan makan teratur..” Tutur dr. Louis duduk disamping Aluna


Aluna mengangguk kemudian tersenyum


“Apa kau marah pada Joo?” dr. Louis menunjuk Kang In Joo yang masih berdiri disebelah ranjang “Dia sangat mengkhawatirkamu loh.. dua hari ini hidupnya kacau ketika kau tidak membuka matamu..” Lanjut dr. Louis


“Hmmm?” Aluna membelalakkan matanya, benarkah apa yang dimaksud laki-laki bule ini


“Joo.. istrimu baik-baik saja, dia hanya butuh banyak istirahat dan makan yang banyak.. aku pamit pulang ya, kalau ada apa-apa segera telpon aku..”


Kang In Joo mengangguk


“Tidak perlu antar aku, berbicaralah dengan istrimu.. jangan lupa meminta maaf..”


Lagi-lagi Kang In Joo mengangguk


Setelah kepergian Louis, Kang In Joo berjalan mendekati Aluna


“Maafkan aku..” Suara Kang In Joo merendah, kakinya berjalan lebih dekat dengan posisi Aluna kemudian duduk disamping Aluna “Maukan memaafkanku?” Lanjut Kang In Joo menatap lurus mata Aluna


Aluna tidak merespon, dia hanya menundukkan kepalanya


“Maukan? Jangan marah lagi..” Tangan Kang In Joo mencoba meraih tangan Aluna, tidak ada penolakan dari Aluna


“Jangan hindari aku lagi...”


Hiks hiks hiks


Tiba-tiba terdengar isakan Aluna


Kang In Joo terkejut melihat Aluna menangis sesenggukan


“Maafkan aku.. aku mengaku salah.. kamu bisa menghukum aku..” Kang In Joo panik melihat Aluna menangis


Ditariklah tubuh lemah istrinya itu didalam pelukannya. Dielus pelan rambut istinnya itu


“Aku tidak akan mengulanginya lagi.. cup.. cup..” Apapun Kang In Joo janjikan karena tidak mau melihat istrinya menangis


 


Bersambung...