THE WAY OF LOVE

THE WAY OF LOVE
Chapter 25 Cemburu (3)



Kang In Joo baru saja hendak menelpon Aluna ketika sampai di alamat yang telah dikirimkan istrinya tadi, tiba-tiba matanya terbelalak melihat pemandangan didepannya. Kang In Joo masih didalam mobil dan memperhatikan seksama pemandangan istrinya yang tangannya sedang digenggam oleh laki-laki lain yang katanya teman istrinya


Brak


Terdengar suara kemudi yang dipukul oleh Kang In Joo


“Apa-apaan mereka..” Umpat Kang In Joo yang didengar oleh dirinya sendiri


Mata Kang In Joo masih menatap lekat dua orang yang dilihatnya tadi. Nafas cemburu menderu, amarah sudah mencapai puncaknya. Wajah Kang In Joo merah menahan amarah karena barang miliknya disentuh oleh orang lain


­­­-----


Suasana hening masih menyelimuti Chris dan Aluna. Chris memang sudah melepaskan tangan Aluna tapi Chris enggan beranjak dari tempat duduknya, padahal beberapa menit yang lalu cinta ditolak mentah-mentah


“Carilah wanita yang baik Chris.. aku akan mendo’akan kebahagiaanmu..” Aluna bangkit dari tempat duduknya. Dia tidak sanggup lagi duduk bersama Chris, laki-laki itu harus melupakan dirinya


Chris hanya terdiam. Kalut hatinya


Baru saja Aluna hendak melangkah kakinya pergi tiba-tiba matanya menatap mobil sport hitam berjalan pelan mendekati dirinya


“Aku pamit Chris.. aku harap kita bisa tetap menjadi teman..”


Chris mendongak menatap sedih pada Aluna, wanita yang dicintainya. Senyum terpaksa disunggingkan Chris. Bibir tersenyum tapi hati remuk redam


Tatapan mata Chris tidak lepas dari sosok wanita yang berjalan menjauh darinya tapi mendekat kearah mobil hitam disana


“Aku tidak akan melupakanmu Lun.. aku janji..” Lirih Chris


-----


“Oppa.. sudah lama menunggu?” Ucap Aluna duduk dikursi penumpang sebelah Kang In Joo “Aku kira sopir yang akan menjumputku.. kenapa oppa sendiri? Tidak sibuk? Aluna panjang lebar bertanya tapi Kang In Joo tak bergeming


Segera Kang In Joo melajukan mobilnya pergi dari tempat itu. Hatinya sedang bergejolak, jadi Kang In Joo saat ini sedang berusaha mengendalikan dirinya, jika tidak sudah dimakan habis Aluna sekarang olehnya


Karena tidak kunjung mendapat jawaban dari Kang In Joo, Aluna memilih untuk diam saja. Apalah dia yang hanya bayangan dimata Kang In Joo. Mungkin saja Kang In Joo sekarang sedang melakukan kegiatan sosial dengan menjemputnya. “Jangan berharap lebih kau Lun, tahu dirilah..” Gumam Aluna dalam hati. Aluna memilih untuk melihat pemandangan diluar jendela mobil


“Kenapa diam saja kamu?” Kang In Joo buka suara juga akhirnya. Setelah mengalami pergolakan batin, dia memutuskan memecah keheningan


Aluna menggeleng tanpa menoleh kearah Kang In Joo


“Sepertinya kau punya kepribadian ganda..” Ucap Kang In Joo lagi


Mendengar pernyataan suaminya itu, Aluna sontak menoleh dan memandang kaget pada suaminya


“Apa maksudmu?” Selidik Aluna penasaran. Atas dasar apa Kang In Joo mengatakan dirinya berkepribadian ganda


“Dengan Baek, dengan Soo.. kau tertawa lepas.. tetapi denganku tidak?” Tanya Kang In Joo tanpa menoleh sedikitpun


“Ya ampun oppa.. aku mengaggap mereka adikku, umur mereka sama dengan Tara. Apa maksudmu mereka laki-laki lain? Mereka itu kan asistenmu.. apa yang kau maksud dengan laki-laki lain?” Suara Aluna meninggi. Tidak bisa lagi Aluna berbicara halus dengan Kang In Joo, laki-laki itu selalu pintar mengintimidasi lawannya. Kali ini Aluna tidak mau kalah


“Lalu laki-laki yang didepan gedung tadi kau anggap siapa? Adikmu juga? Atau selingkuhanmu?” Suara Kang In Joo juga meninggi


What? Selingkungan? Aluna tidak salah dengarkan? Bisa-bisanya Kang In Joo yang tidak tahu apa-apa menuduh Aluna selingkuh. Siapa disini yang selingkuh? Bukannya dia juga mempunyai wanita lain sebelum dan sesudah mereka menikah? Lalu siapa disini yang sebenarnya sedang selingkuh? Terbitlah sudah amarah Aluna


“Lalu wanita yang bernama Hong Moo Ne itu siapa? Adikmu? Atau selingkuhanmu?” Aluna meniru setiap perkataan yang dilontarkan Kang In Joo padanya beberapa detik tadi


Citttt


Mendengar perkataan Aluna barusan, Kang In Joo tiba-tiba menginjam rem dalam-dalam untuk menepikan mobilnya


“Apa yang kau katakan barusan?”


“Tidak ada, aku hanya menanyakan hal sama padamu..”


“Berani-beraninya kau menyebut nama Moo Ne dengan mulut kotormu itu...” Teriak Kang In Joo


Aluna tersentak kaget. Pasalnya Kang In Joo benar-benar berteriak kali ini, biasanya dia hanya menggertak saja. Tapi sekarang Aluna bisa melihat aura membunuh keluar dari tubuh suaminya


“Dia temanku, dia Chris.. aku sudah pernah bilang pada oppa.. dia temanku.. aku tidak keberatan selama ini oppa memikirkan wanita lain, toh aku hanya istri pura-pura.. tapi jangan pernah mengatakan hal jelek pada temanku oppa.. setelah kita bercerai kita akan kembali ke kehidupan normal masing-masing..” Mata Aluna menatap lurus ke arah Kang In Joo. Dia memberanikan mengelurkan suaranya, Kang In Joo pasti salah faham, makanya Aluna mencoba menjelaskan bahwa Chris hanyalah teman tidak lebih


“Keluar dari mobilku..” Bentak Kang In Joo


“Oppa...” Aluna kaget. Apa maksudnya keluar dari mobil? Ini baru setengah perjalanana kearah apartement Kang In Joo


“Aku bilang keluar!” kang In Joo mengulangi lagi perkataannya yang dipenuhi amarah


Ceklek


Aluna keluar dari mobil Kang In Joo. Seketika mobi melaju kencang meninggalkan Aluna sendirian di pinggir jalan


 


 


Bersambung....