THE WAY OF LOVE

THE WAY OF LOVE
Chapter 24 Mengungkapkan Rasa



Ketika Aluna hendak mengubungi Kang In Joo tiba-tiba Aluna dibuat kaget ketika mendapati sudah ada 30 Misscall dan 50 Pesan dari Kang In Joo. Baru saja jari Aluna akan memencet tombol calling tap Hpnya sudah lebih dulu berbunyi


Joo oppa is Calling...


Refleks Aluna langsung menggeser tanda panggilan warna hijau ke kanan


“Halo.. oppa..”


“Dimana kau sekarang?” Teriak suara diseberang sana


“Aku masih digedung pernikahan Yoon Ah..” Jawab Aluna pelan-pelan


“Bukankah tadi pagi aku sudah menyuruhmu untuk mengirimkan alamatmu sekarang? Kau tidak lupa kan? Atau kau memang sengaja?”


“Maaf oppa tadi aku bertemu teman-teman kerjaku dulu jadi aku lupa mengabarimu..”


“Aku sedang dijalan, dimana kamu sekarang? Cepat katakan?” Teriak Kang In Joo lagi


“Akan aku kirimkan alamatku sekarang oppa.. ma..” Belum selesai berbicara tapi sambungan telpon telah diputus sepihak


Chris hanya terdiam mendengar semua percakapan Aluna dengan suaminya itu. Kenapa Aluna begitu patuh terhadap laki-laki itu. Lagi-lagi rasa cemburu menguasai dirinya


“Mau aku temani menunggu suamimu?” Tawar Chris dengan ucapan yang dibuat senatural mungkin, padahal sebenarnya Chris sedang dipuncak amarahnya karena cemburu


“Boleh.. maaf merepotkanmu..”


“Tidak..”


Chris dan Aluna sedang duduk dikursi yang berada di depan gedung yang digunakan sebagai tempat resepsi Min Yoon Ah


“Luna.. apakah kau mencintai suamimu?” Chis membuka suara, memecah keheningan yang terjadi sekarang ini antara dirinya dengan Aluna


“Apa?” Aluna sontak kaget tiba-tiba Chris menanyakan itu padanya


“Kau mencintai suamimu?” Ulang Chris bertanya


Aluna langsung kegalagapan. Kenapa tiba-tiba Chris bertanya seperti itu, Aluna sedang kebingungan bagaimana menjawabnya


“Luna.. jujurlah padaku. Mungkin dengan kau jujur aku bisa merelakanmu dengan suamimu..” Chris menundukkan kepalanya. Sejak tadi dia sudah kehilangan kewarasaanya. Jika tidak dikatakan sekarang kapan lagi. Chris sudah terlalu lama memendam dicntanya pada Aluna


“Apa maksudmu?” Dengan segala ketidakfahamannya, Aluna mencoba bertanya pada Chris


“Aku menyukaimu Lun.. aku mencintaimu..” Chris memberanikan dirinya mengungkapkan rasa cintanya “Sudah lama aku menyukaimu.. tidakkah pernah kau merasa bahwa aku mencintaimu barang sekali saja?” Mata biru Chris menatap Aluna lurus, yang ia dapati adalah kebingungan Aluna


“Chris.. apa banar yang aku dengar barusan?” Aluna memastikan jika dia tidak salah dengar


“Tidak Lun.. sejak pertama kali kau bekerja di Bonjour aku sudah menyukaimu.. hanya saja aku tidak punya keberanian untuk mengatakannya..”


Mulut Aluna tercekat, matanya masih menatap lurus mata biru Chris. Ada rasa sedih dari mata Chris yang bisa dilihat Aluna. Bagaimana bisa Chris mencintainya? Bahkan sudah selama itu. Aluna bekerja di Bonjour sudah hampir 2 tahun, berarti selama itu Chris telah mencintainya. Bagaimana bisa? Aluna msih tidak bisa mempercayai apa yang baru saja ia dengar


“Chris.. maafkan aku.. aku sudah menikah..” Lirih Aluna. Aluna tidak tahu harus menjawab apa, memang benar dia menikah dengan Kang In Joo hanya karena perjanjian tapi tidak mungkin Aluna mengatakannya pada Chris


“Aku siap menunggumu..” Ucap Chris masih menatap Aluna. Perlahan Chris meraih tangan Aluna kemudian menggenggamnya


“Ada banyak wanita hebat disana Chris.. yang pantas bersanding denganmu, percayalah..” Aluna memalingkan mukanya tapi tidak menarik tangannya yang masih digenggam Chris


“Yang aku cintai adalah dirimu Aluna..” Ucapan Chris melemah. Dia berharap masih punya kesempatan bersama Aluna


“Aku sudah menikah Chris.. aku tidak bisa bersamamu.. aku yakin ada wanita lain yang lebih pantas denganmu..” Hati Aluna berasa disiram cuka, perih. Ada laki-laki baik yang begitu menyukainya tapi dia tolah begitu saja. Jika Chris mengungkapkan lebih dulu sebelum dia terjebak pernikahan dengan Kang In Joo, mungkin bisa jadi Aluna akan menerimanya walaupun tidak bisa sepenuh hati mencintanya. Chris adalah lelaki baik yang pernah Aluna kenal, betapa bahagianya jika dicintainya. Tapi.. Aluna sudah menikah sekarang. Walaupun beberapa bulan lagi Aluna akan menikah tapi tetap saja dia tidak bisa bersama dengan Chris. Aluna tidak akan bisa memberikan status jandanya kepada Chris. Tidak untuk Chris, dia adalah laki-laki yang begitu Aluna hormati sebagian temannya. Chris harus mendapatkan wanita yang jauh lebih baik dari Aluna


Suasana hening masih menyelimuti mereka berdua. Chris masih mematung dengan menggenggam tangan Aluna dan Aluna yang menatap lurus kearah depan. Kalut. Sunyi. Itulah definisi perasaan Chris sekarang, dia baru saja ditolak oleh Aluna. Tapi Aluna memang tidak salah. Aluna sudah menikah. Wajar saja dia menolak Chris, Chris pun tidak menyalahkannya, Chris menyalahkan hatinya yang masih saja menginginkan Aluna padahal jelass-jelas tahu jika Aluna akan menolaknya.


Tanpa disadari bahwa apa yang mereka berdua lakukan diawasi oleh dua bola mata yang menatap mereka lekat-lekat didalam mobil sport warna hitam yang berhenti tidak jauh dari tempat dua orang itu


 


 


Bersambung....