THE WAY OF LOVE

THE WAY OF LOVE
Chapter 22 Ada Apa Dengamu?



Sudah satu minggu ini Aluna dibikin bingung dengan sikap dan perilaku Kang In Joo yang begitu berbeda 180° dari pertemuan pertama mereka yaitu dihari pernikahan dan setelahnya. Sesuai dengan ucapannya, Kang In Joo selalu tidur dirumah kemudian sarapan pagi setelah itu pergi kekantor, kadang-kadang Kang In Joo juga menyempatkan diri untuk makan siang dirumah walaupun sedang banyak pekerjaan dan yang terakhir Kang In Joo selalu pulang tepat waktu tak lupa makan malam dirumah juga. Sikap Kang In Joo itulah yang membuat Aluna heran setengah mati, bukankah Kang In Joo membencinya, lalu kenapa sekarang dia seperti ini? Atau Kang In Joo memang sedang merencanakan sesuatu untuk Aluna? Aluna selalu berpikir macam-macam ketika mengingat hal itu. Tapi sebisa mungkin Aluna melayani Kang In Joo, toh Kang In Joo kan suaminya jadi tidak ada salahnya Aluna ingin berbakti kepada suaminya, walaupun Aluna harus bersiap-siap untuk pergi meninggalkan Kang In Joo karena surat perjanjian itu. Disatu sisi Aluna bahagia, tapi disisi lain Aluna juga sedih karena hal manis seperti ini akan segera berakhir sepuluh bulan lagi. Pernikahan Kang In Joo dan Aluna sudah berjalan dua bulan, Kang In Joo memang sudah tidak dingin lagi dengan Aluna tapi selama itu juga Aluna belum menjadi istri seutuhnya karena mereka belum pernah tidur bersama sekalipun. Tapi Aluna tidak mempermasalahkannya, hubungan intim seperti itu harus dilakukan dengan orang yang kita cintai bukan? Aluna memang cinta pada suaminya tapi tidak dengan Kang In Joo, Aluna tidak ingin memaksa atau membebani Kang In Joo. Berada didekat cinta pertama sekaligus orang yang merebut ciuman pertamanya tempo hari di ruang tv itu, Aluna sudah merasa sangat bahagia. Apabila dengan meninggalkannya adalah jalan menuju kebahagiaan Kang In Joo maka Aluna tidak akan ragu-ragu untuk pergi walaupun dia yang harus menanggung sakit sendirian tapi Aluna rela, rela sepenuh hati.


 


SABTU PAGI


APARTEMENT KANG IN JOO


07.00


Aluna sedang mempersiapkan sarapan sendirian, bibi Yoon ijin tidak datang karena sedang berkunjung kerumah anaknya. Hari ini Aluna memasak nasi goreng dengan omelet telur diatasnya, kemudia salad buah dan teh hijau. Aluna faham dengan kebiasaan suaminya, suaminya itu suka sekali makan sayur kecuali brokoli dan jangung. Karena hari ini Aluna memasak makanan tanpa sayur maka dari itu dia membuat salad sayur untuk suaminya.


Sudah jam segini tapi Kang In Joo belum keluar kamar. Padahal biasanya sebelum Aluna selesai memasak, dia sudah rapi dan menunggu sarapan di meja makan. Kadangpun Kang In Joo sedikit kesal karena harus menunggu sarapan yang dibuat Aluna


Mau tidak mau Aluna harus segera membangunkan Kang In Joo karena dia harus segera berangkat ke acara pernikahan Min Yoon Ah.  Setelah selesai menata semuanya Aluna berjalan menuju kamar Kang In Joo. Beberapa kali mengetuk tapi Aluna tidak mendapatkan jawaban apa-apa. Perlahan Aluna memutar knop kemudian mendorong untuk membuka pintu kamar Kang In Joo. Ternyata suaminya itu masih tertidur pulas, padahal matahari sudah tinggi, apa Kang In Joo tidak berangkat ke kantor? Pikir Aluna


“Oppa.. bangun.. sudah pagi..” Ucap lirih Aluna sambil menggoyangkan tangan Kang In Joo


Kang In Joo tak bergeming


“Oppa.. oppa ga kekantor?” Ucap Aluna lagi


“Hmmmm...” Kang In Joo membuka matanya mendapati Aluna sedang jongkok menatapnya


“Bangun.. ga kekantor? Sudah jam 7..” Lanjut Aluna


“Hoaammmmmm...” Kang In Joo bangun kemudian duduk


“Tanggungjawab karena sudah membangunkanku..” Ucap Kang In Joo menarik tangan Aluna untuk menahannya tidak keluar dari kamar


“Taggungjawab apa?” Aluna heran. Membangunkan saja kok minta tanggungjawab


“Persiapkan baju kerja untukku, okey?” Tawar Kang In Joo


“Fiuh.. baiklah.. sana cepat mandi..” Tarik balik Aluna pada tangan Kang In Joo yang mengisyaratkan laki-laki itu harus segera mandi


“Ok ok..” Jawab Kang In Joo terekekh


Cup


Sebelum Kang In Joo masuk kekamar mandi, dia menarik tangan Aluna kemudian mengecup lembut kening Aluna


“Good morning..” Ucap Kang In Joo kemudian masuk kamar mandi meninggalkan Aluna yang mematung. Jantung Aluna berdetak tak beraturan setelah keningnya di kecup Kang In Joo


“Bisa gila aku..” Gumam Aluna sambil memegang dadanya yang masih berdegub kencang


 


 


 


Bersambung.....