THE WAY OF LOVE

THE WAY OF LOVE
Chapter 83 Later



One Year Later


Aluna sedang dibuat kewalahan dengan tingkah anaknya yang sekarang berusia satu tahun. Ketika Aluna didapur, anaknya itu akan membuat dapur menjadi berantakan. Ryu berada di masa di mana rasa ingin tahunya sangat tinggi. Walaupun belum mahir berbicara, Ryu akan mengoceh seoalah bertanya apapun pada Aluna.


Aluna sedang membuat sup rumput laut yang akan dia bawa saat menjenguk Ye Na di rumah sakit setelah melahirkan.


Beberapa hari yang lalu Ye Na melahirkan. Jenis kelamin anak Ye Na laki-laki, dan itu membuat Aluna sedikit kecewa. Pasalnya dia sudah menunggu kelahiran anak Ye Na jika itu perempuan. Aluna akan menjodohkan anaknya itu dengan Ryu. Tapi mau itu laki-laki ataupun perempuan, Aluna tetap senang.


“Ryu jangan..” Teriak Aluna ketika melihat tangan Ryu mencoba menggapai pisau.


Dengan sigap Aluna mengangkat tubuh kecil Ryu menjauh. Anak itu menangis keras karena tidak diperbolehkan ibunya memegang benda yang dia inginkan.


“Sayang jangan.. itu berbahaya..” Ucap Aluna memeluk Ryu. Tangannya mengelus pundak anaknya, Aluna mencoba menenangkan Ryu.


Bibi Yoon hari ini ijin karena tidak enak badan, alhasil Aluna harus menjaga Ryu sambil memasak. Saking aktifnya Ryu, Aluna kewalahan dengan segala tingkah polah anaknya. Tangan Aluna merogoh ponsel di saku apronnya, menekan tombol 1, menelpon Kang In Joo.


“Halo.. oppa..” Sapa Aluna kepada Kang In Joo.


“Ya sayang.. ada apa?” Jawab Kang In Joo dari seberang.


“Oppa sibuk?” Tanya Aluna


“Iya.. aku sedang membuat sup rumput laut untuk Ye Na, dan Ryu mencoba memegang pisau.. oppa aku kewalahan dengan tingkah anakmu. Bisakah kamu pulang sebentar untuk menjaganya sebentar selama aku memasak? Aku tidak bisa membawanya ke dapur lagi.. Ryu mencoba memegang pisau, aku takut dia terluka.. anakmu itu sangat aktif sekali..” Jelas Alun panjang lebar.


Sejenak tidak ada jawaban dari seberang sana.


“Oppa..” Aluna memastikan jika sambungan telponnya baik-baik saja.


“Akan aku suruh Baek dan Soo kesana, aku ada pertemuan dengan klien dari China untuk pembangunan resort disana sayang.. tidak apa-apa kan?” Tutur Kang In Joo.


“Aku harap asisten Oh segera sampai sini.. kalau tidak aku bisa gila mengurus anakmu oppa.. aku rasa dia mirip denganmu. Keras kepala..” Ucap Aluna.


“Sabarlah sayang.. itu anak kita, di darahnya juga ada darahmu..” Kang In Joo tertawa kecil. Suaranya jelas terdengar oleh Aluna.


“Ok aku tutup telponnya ya oppa.. semangat ayah.. kami mencintaimu..” Ucap Aluna sebelum mengakhiri panggilan telponnya.


Aluna kembali fokus pada Ryu. Aluna mengajak Ryu ke halaman belakang kemudian menimang anaknya itu. Selang beberapa lama Ryu pulas tertidur di gendongan Aluna. Akhir-akhir ini Kang In Joo sangat sibuk dengan pekerjaannya. Berangkat pagi pulang malam, hampir tidak ada waktu Ryu untuk bertemu ayahnya. Aluna tahu jika semua yang dilakukan Kang In Joo untuknya dan Ryu, tapi hanya saja Kang In Joo jarang bermain dengan Ryu. Perhatian Kang In Joo juga berkurang untuk keluarganya, Kang In Joo akan pulang dalam keadaan yang lelah dan seringkali Kang In Joo tertidur ketika bermain dengan Ryu. Aluna merasa kasihan, tapi dia tidak bisa berbuat banyak. Dia terima jika perhantian Kang In Joo berkurang untuknya, tapi Aluna tidak mau sampai Kang In Joo mengabaikan anaknya sendiri.


Kedatangan Oh Baek dan Oh Soo bagaikan oase di padang pasir. Dua asisten Kang In Joo tersebut langsung mengambil alih Ryu dari gendongannya kemudian menidurkan Ryu di dalam kamar dan menjaganya. Aluna bisa lagi melanjutkan aktivitasnya di dapur setelah memastikan Ryu aman dengan asisten Oh.


Bersambung....