THE WAY OF LOVE

THE WAY OF LOVE
Chapter 34 Kesepian



Pagi ini Aluna berencana mengunjungi sahabatnya, Ye Na. Beberapa minggu tidak bertemu membuat Aluna merindukannya, selain rindu Aluna juga ingin membuat kue disana, sekedar untuk melepas penat


Kang In Joo sudah berangkat ke kantor beberapa menit yang lalu. Tentunya Aluna sudah minta ijin kepada suaminya itu, walaupun tadi pagi sempat adu argumen karena Kang In Joo tidak mengijinkan tapi akhirnya mengijinkan juga berkat rayuan Aluna, tetap ada syaratnya, Aluna harus pindah permanen ke kamar Kang In Joo. Jadi Kang In Joo mau Aluna tidur bersama dikamarnya. Jadi tidak ada lagi tidur terpisah. Mau tidak mau Aluna menyetujuinya, kalau tidak Kang In Joo tidak akan pernah mengijinkannya untuk keluar rumah. Toh Kang In Joo sudah berjanji tidak akan menyentuh Aluna, hanya tidur bersama saja. Akhir-akhir ini sikap Kang In Joo seperti suami yang posesif, apapun yang dilakukan Aluna harus atas persetujuan dia dulu


-----


Nam Kafe


“Bagaimana kabar suamimu?” Tanya Ye Na sembari menyesap latte hangat


“Dia baik.. akhir-akhir ini dia bersikap aneh..” Jawab Aluna memandang keluar jendela


“Seperti..?” Ye Na mengangkat sebelah alisnya


“Aku tidak boleh inilah.. tidak boleh itulah.. harus begini, harus begitu.. bahkan aku membantu masak Bibi Yoon pun tidak boleh.. aku seperti boneka hidup tidak pernah melakukan aktivitas apapun...” Ucap Aluna panjang lebar


Nam Ye Na mendengarkan dengan hikmat mencoba menarik kesimpulan dari ucapan Aluna


“Benarkah”


“Ye Na.. percayalah.. dia seperti suami yang posesif.. bahkan sekarang dia mau aku tidur dikamarnya.. dia bilang suami istri harus tidur bersama..” Mulut Aluna tidak ada hentinya berbicara


“Aku rasa dia mulai suka padamu Lun..” Tiba-tiba saja Ye Na mengeluarkan statement yang membuat mulut Aluna langsung berhenti mengoceh


“Apa? Jangan becanda kamu...” Aluna tertawa kecil, hatinya berdesir


“Ya betul.. laki-laki itu telah jatuh pada pesonamu.. bukankah kau juga sudah lama suka dengannya? Kenapa tidak ambil saja kesempatan ini..” Nam Ye Na yakin jika Kang In Joo itu telah jatuh cinta pada temannya, tapi temannya saja yang oon sampai tidak menyadari sikap orang yang sedang jatuh cinta


“Oppa mencintai wanita lain Ye Na.. wanita yang bernama Hong Moo Ne itu.. mustahil oppa menyukaiku..” Pandangan Aluna menerawang, tidak mungkin Kang In Joo menyukainya


“Aku berani taruhan dia menyukaimu...” Tegas Ye Na


Aluna hanya tersenyum tipis, Aluna juga berharap memang begitu. Tapi tiba-tiba dia ingat dengan surat perjanjian dan perceraian antara dirinya dengan Kang In Joo


-----


Aluna melangkahkan kakinya masuk ke rumah. Hari ini karena asik mengobrol dengan Ye Na, dirinya gagal membuat kue atau apapun. Tapi Aluna tidak menyesal, berbincang dengan Ye Na juga suatu penghiburan untuknya


“Oppa..” Aluna kaget melihat Kang In Joo yang sedang duduk disofa padahal ini masih sore, tidak biasanya Kang In Joo sudah pulang


“Hahh!” Betapa kagetnya Aluna mendengar Kang In Joo menunggunya


“Aku ada perjalanan dinas 3 hari ke Jerman.. aku pulang untuk memastikan kau baik-baik saja ketika aku pergi..”


“Hmmm.. aku baik-baik saja kok, aku bisa sendiri oppa..”


“Aku sudah menelpon Bibi Yoon untuk menemanimu dan menginap selama tiga hari..” Jelas Kang In Joo mengusap puncak kepala Aluna


“Tidak usah merepotkan Bibi Yoon.. aku bisa sendiri oppa.. suer..”


“Tapi aku yang apa-apa meninggalkanmu sendirian.. kamu mau buat aku khawatir ketika disana hmm?” Suara Kang In Joo lembut


“Ya ya.. baiklah.. aku tidak akan bisa menang darimu oppa..” Aluna mendesah karena kesal


“Aku akan berangkat 30 puluh menit lagi..” Ucap Kang In Joo mendekatkan wajahnya pada Aluna. Jarak yang begitu dekat antara wajah mereka berdua


Aluna terkesiap


“Hati-hati..” Ucap Aluna memalingkan wajahnya. Aluna tidak mau Kang In Joo tahu dirinya sedang gugup


Tangan Kang In Joo menarik lembut wajah Aluna mendekat


Cup


“Tunggu aku dirumah.. jangan lupa angkat telponku..” Kang In Joo mengecup bibir Aluna


Aluna yang kaget tiba-tiba dicium, tak bergeming


“Aku berangkat..” Pamit Kang In Joo kemudian melangkah keluar apartement


Deg deg


Beberapa detik kemudian kesadaran Aluna kembali. Barusan dicium Kang In Joo? Ini nyatakan kan? Tanya Aluna dalam hati. Tapi tunggu dulu, tiga hari tanpa laki-laki itu? Aluna merasa hawa kesepian mulai menguasai dirinya. Padahal laki-laki itu baru beberapa detik pergi.. Aluna pasti akan merindukannya.


Bersambung..


^^