THE WAY OF LOVE

THE WAY OF LOVE
Chapter 84 The Man



Hari-hari berlalu dengan cepat, tidak terasa Ryu sekarang genap berusia dua tahun. Anak itu tumbuh menjadi anak laki-laki yang luar biasa, wajahnya memang menuruni wajah Aluna, tapi sifat dan kelakuannya bak foto copy-an Kang In Joo. Ryu lebih dekat dengan Kang In Joo, hal itu sama sekali tidak membuat Aluna terganggu. Dia malah senang Ryu dekat dengan ayahnyaa, itu berarti usaha Aluna selama ini berhasil. Di tengah-tengah kesibukan Kang In Joo, Aluna selalu melibatkan Ryu di dalamnya. Seperti mengajak Ryu mengunjungi ayahnya di kantor, ataupun Aluna dan Ryu akan ikut ketika Kang In Joo melakukan perjalanan dinas ke luar negeri.


Saking dekatnya Ryu dengan ayahnya, jika pagi hari Ryu tidak melihat ayahnya, anak itu akan memangis tak mau berhenti. Kadang-kadang Ryu akan mengekori Kang In Joo kekantor, siang harinya Aluna akan menjemput Ryu di kantor Kang In Joo, Aluna tidak mau Ryu mengganggu pekerjaan Kang In Joo.


Menjadi ayah satu anak dengan tingkat kematangan usianya, Kang In Joo mampu membawa Kangin Grup menjadi raksasa bisnis yang menguasai perekonomian di penjuru dunia. Pangsa pasar perusahaannya ada di banyak negara. Pembanguna hotel dan resort Kangin Grup merajalela. Saking dahsyatnya, Kang In Joo menerima label dari asosiasi bisnis dunia dengan julukan The Man sebagai pembisnis sukses di usia muda abad ke-21.


Konsekuensi dari julukan baru yang di dapat, Kang In Joo harus merelakan waktunya berkumpul dengan keluarga. Waktunya sering dia gunakan untuk bekerja diluar. Sibuknya bukan main, bahkan untuk pulang bertemu Aluna saja Kang In Joo tidak sempat. Paginya harus ke Jepang, kemudian malam harinya Kang In Joo sudah harus terbang ke China karena ada meeting untuk pembangunan resort baru esok harinya.


Mengembangkan sayap kerajaan bisnis Kangin Grup ternyata membutuhkan dukungan finansial yang luar biasa juga. Segala daya dan upaya Kang In Joo kerahkan untuk menutup semua pengeluaran dalam pembangunan di China. Tapi sebanyak apapun yang dia keluarkan, tak cukup untuk menutup kekurangan di sana-sini. Kang In Joo mulai berfikir untuk bekerjasama dengan perusahan finansial agar bisa mendukung pelebaran sayap Kangin Grup. Tiba-tiba Kang In Joo teringat jika dia pernah mempunyai teman kuliah S1 nya yang keluarganya memiliki perusahan finansial bonafide di Korea, Han Seo Ri, anak perempuan dari pemilik Han Korea Financial.


"Yang.. segera buat proposal kerjasama dengan Han Korea Financial, kemudian buatlah janji untuk bertemu pribadi dengan President Direktur Han Min Suk.." Titah Kang In Joo pada sekretaris Yang.


Kang In Joo berfikir untuk menemui ayah dari Han Seo Ri temannya itu secara pribadi. Mungkin dengan pertemanan di masa lalu Kang In Joo dengan anak perempuan dari pemilik perusahaan finansial itu dapat menarik perhatian PD Han agar mau berinvestasi kepada Kangin Grup.


-----


Aluna tertidur menemani Ryu di kamar anaknya. Sudah tiga hari terakhir dia tidak bertemu dengan ayah dari anaknya. Aluna sangat ingin menelpon Kang In Joo tapi selalu ia urungkan, Aluna takut jika dia mengganggu Kang In Joo. Ryu setiap hari bertanya di mana keberadaan ayahnya, Aluna tak kuasa untuk menjawab. Dia hanya bisa memberikan janji-janji kepada Ryu. Sedih hati Aluna.


Jam menunjukkan waktu tengah malam. Kang In Joo masuk ke dalam rumahnya. Sepi sunyi, bahkan lampu ruang depan juga dimatikan gelap. Tangan Kang In Joo memutar knop pintu kamar anaknya, sebenarnya dia ingin menengok Ryu, tapi matanya menyipit ketika melihat istrinya sedang terlelap sambil memeluk anaknya. Hati Kang In Joo teriris, betapa kejamnya waktu dan pekerjaan yang telah merenggut kebersamaannya dengan keluarga.


Aluna menggeliat karena rasa geli di telinganya. Perlahan matanya membuka.


"Joo oppa?" Aluna menerka samar karena cahaya yang minim di kamar Ryu.


"Hmm.. aku merindukanmu.." Ucap Kang In Joo menciumi pipi istrinya.


"Aku juga merindukanmu.." Aluna melingkarkan tangannya di leher Kang In Joo.


Dengan sekali angkat Kang In Joo sudah membawa Aluna dalam gendongannya menuju kamar meraka. Sudah tiga hari ini Kang In Joo merindukan Aluna. Malam ini rasa rindunya akan dia lepaskan. Malam ini akan menjadi malam yang panjang untuk sepasang suami istri itu.


 


Bersambung....