
Silverstone Northamptonshire Inggris
Enzo benar-benar mengantarkan Georgina ke pasar tradisional untuk berbelanja sedangkan para pegawainya membersihkan penginapan. Setiap sebulan sekali, mereka rutin melakukan pembersihan baik kamar, dapur dan ruang makan.
Pria itu dengan santainya mengenakan jaket kulit dan kaos abu-abu membuat wajahnya lebih mirip bad boy daripada Emir Dubai.
Enzo beneran mirip bad boy disini
Pria itu pun tidak malu membawakan belanjaan Georgina bahkan banyak pedangang yang menggoda Enzo sedang cuti balapan memilih belanja di pasar tradisional.
Georgina sendiri sudah banyak dikenal dengan para pedagang disana juga tidak lepas dari godaan para pedagang yang melihat bagaimana Enzo mengikutinya seperti bebek.
"Georgina, pengawalmu tampan sekali tapi harusnya dia balapan kok malah menemani dirimu belanja?" goda Emma pedagang sayuran yang bertubuh gemuk.
"Aku sedang menikmati day off ku tapi nanti akan kembali ke sirkuit" jawab Enzo manis.
"Enzo. Apa benar kamu akan pindah dari Ferrari?" tanya Jimmy pedagang buah yang kiosnya bersebelahan dengan Emma.
"Itu hanya rumor agar pamorku naik" cengir Enzo.
"Syukurlah kamu masih di Ferrari sebab aku bertaruh kamu juara besok" kekeh Jimmy.
"Oh Astagaaa Jimmy! Nanti uangmu habis" gelak Georgina.
"Kalau Enzo juara besok, aku akan mendapatkan £1,000. Kan lumayan!" kekeh Jimmy.
Enzo dan Georgina hanya tertawa mendengar ucapan Jimmy.
"Ingat Enzo, kamu harus juara supaya Jimmy menang £1,000" ucap Georgina sambil menepuk bahu pria itu.
"Tentu saja aku harus juara, Georgi. Karena dengan tambahan dari Catalunya, aku tidak perlu berjuang keras untuk dua balapan selanjutnya karena sudah pasti juara dunia lagi." Enzo menatap Georgina lembut.
"Of course you have to win" Georgina menatap Enzo sambil tersenyum manis.
***
Hampton New York
Ezra menatap judes ke Alea yang sedang makan malam dengan santainya. Hati ayah tampan itu merasa kesal karena dirinya ditolak putrinya untuk makan siang bersama dengan alasan dia sedang makan bersama Chris.
"Jadi kamu makan siang bersama Chris? Mulai berani ya bocah itu datang ke ruangan kamu?" Ezra tampak manyun.
"Ezraaaa" desis Keia dengan matanya menatap tajam ke suaminya. "Apa mau dua bulan kamu di luar?"
"Keia sayang, jangan gitu dong!"
"Habis kamu kok aneh sih! Alea wajar dong didatangi Chris. Memangnya kenapa? Cepat atau lambat Ezra, Alea akan memiliki kekasih dan akan menjadi suami. Jadi kenapa kamu manyun?"
"Tidak seharusnya Alea menolak daddynya yang mengajak makan siang" eyel Ezra.
"Dad, masa iya aku harus makan lagi? Daripada mubazir nanti. Besok kan bisa. Chris tidak ke kantorku kok" ucap Alea.
"Benar ya! Besok makan siang di Boucherie Union Square ya? Sudah lama kita tidak makan masakan Perancis bertiga."
Keia dan Alea saling berpandangan.
"Iya sayang, besok kita ke Boucherie. Melow amat sih Mr Hamilton" kekeh Keia.
"Kamu tidak tahu rasanya punya saingan! Alea itu permata ku, eh ada yang mau ambil? Tidak semudah itu Férguso!"
Alea memegang pelipisnya. "Oh my God! Nggak Daddy, nggak semua kakak Perempuanku di New York, semua reseh!"
"Oh iya. Beneran jadi ketemuan besok Sabtu di RR's Meal Hell's Kitchen? Mommy dengar dari Kaia katanya kalian pada mau kumpul disana." Keia menatap Alea.
"Gara-gara mbak Runa tuh mommy" adu Alea.
"Bagus! Nanti Daddy telpon Rajendra untuk memberikan kisi-kisi pertanyaan untuk Chris ke Aruna." Ezra menatap licik ke arah Alea yang melengos kesal Daddynya semakin ngadi-ngadi.
***
Kazuo's Bed and Breakfast Silverstone Northamptonshire Inggris
Enzo membantu membawakan banyak kantong belanjaan yang cukup banyak. Beruntung pria itu memilih meminjam mobil Range Rover milik Rama. Kakaknya sedang di New York untuk memeriksa perusahaan milik keluarga McCloud jadi mengijinkan memakai mobilnya yang berada di kastil McCloud.
Kedua Opa dan Omanya, Elang dan Rain sudah tahu Enzo sedang kesal jadi membiarkan cucunya untuk menaikkan moodnya. Elang hanya berpesan agar kembali ke Catalunya jika moodnya sudah membaik.
"Kamu berbelanja banyak begini untuk berapa lama?" tanya Enzo sembari memilah-milah ikan dan udang.
"Biasanya untuk sebulan tapi kalau ramai, biasanya dua Minggu kami sudah berbelanja sayur lagi. Kalau daging kan bisa kami Frozen" jawab Georgina sambil memilah sayur.
"Mr Al Jordan? Ada dua orang pria mencari anda di depan" interupsi seorang pegawai Georgina.
"Apakah mereka menyebutkan namanya?" tanya Enzo sambil mencuci tangan.
Enzo menatap Georgina. "Go, Enzo. Temui mereka."
Enzo pun mengangguk dan keluar dari dapur mengikuti pegawai Georgina.
***
"Pulanglah Enzo. Besok kamu harus latihan" pinta Marcello.
"Oke tapi aku harus berpamitan dengan pemilik rumah."
"Good. Mood kamu sudah bagus?" tanya Marcello.
"Selama Jack tidak menjadi asistenku, mood ku selalu bagus" sindir Enzo yang berbalik menuju kamarnya.
Georgina pun menuju ruang lobby dan membawakan dua buah cangkir chamomile.
"Silahkan."
Marcello menatap Georgina. "Apakah kamu pemilik penginapan ini? Temannya Enzo?"
"Ya saya pemiliknya Georgina Kazuo dan Mr Al Jordan adalah pelanggan kami" jawab Georgina tenang
Enzo keluar dari kamarnya dengan membawa duffle bag.
"Georgi, aku titipkan Range Rover milik kakakku nanti aku kirim orang buat mengambilnya" ucap Enzo lembut ke Georgina.
"Oke Enzo."
"Ini kuncinya. Kalau kamu mau pakai, pakai saja." Enzo menyerahkan kunci Range Rover Rama.
Georgina menerima kunci mobil itu. "Oke Enzo."
"Aku balapan dulu dan ... " Enzo berbisik sesuatu ke sisi telinga Georgina yang membuat wajah gadis itu memerah.
"Harus juara kalau nggak Jimmy menangis" ucap Georgina sambil tersenyum. Enzo kembali melongo mendengar jawaban yang berbeda lagi dari ucapannya.
"Kamu itu" kekeh Enzo sambil menepuk kepala Georgina pelan.
"Ayo Zo, kita harus segera kembali ke Catalunya" ajak Marcello. "Miss Kazuo, terima kasih atas teh nya yang menenangkan."
"Sama-sama tuan." Georgina tersenyum manis.
Marcello dan Luis keluar penginapan karena tahu Enzo membutuhkan waktu untuk berpamitan.
"Come on champion! Kalahkan mereka di Catalunya" senyum Georgina.
"Aku tunggu ya Georgi."
"Buat Jimmy menang £1,000."
Enzo terbahak. "You're so funny." Pria itu mencium pipi dan kening Georgina. "Aku pergi dulu. Take care, Georgi."
"Call me kalau sudah sampai Catalunya" ucap Georgina.
"Of course, baby. See ya!"
***
Manhattan New York
Ezra tampak bahagia bisa makan siang bersama dengan Keia dan Alea. Apalagi semenjak Alea mengenal Chris, sudah dua kali mereka makan siang bersama dan membuat Ezra merasa disisihkan.
Mereka kini berada di Boucherie Union Square Restauran yang dekat dengan gedung Hamilton. Ezra langsung memesan beef grilled favorite mereka bertiga dan hari ini Keia dan Alea sangat menikmati acara makan siang bersama di sela-sela kesibukan mereka.
Boucherie Union Square Restaurant New York
Grilled Beef with three sauce
***
Yuhuuuu Up Malam Yaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️