
New York
Alea dan Keia Al Jordan Hamilton sedang berdiskusi dengan para petinggi AJ Corp dan para manajernya untuk membahas program tahun depan. Seperti biasa di bulan November, mereka sudah membuat planning untuk tahun depan meskipun setiap bulan selalu mereview semua target.
Alea dan Chris sudah mantap untuk menikah di bulan Desember setelah beberapa bulan sebelumnya Anandhita melangsungkan pernikahan dengan kekasihnya, David Hakim Satrio.
Ezra dan Keia pun sudah mempersiapkan rencana pernikahan yang akan dilangsungkan di mansion mereka di Hampton karena mereka ingin akad hanya dihadiri keluarga besar dan sahabat dekat.
Usai acara meeting, Alea dan Keia yang masih berada di ruang pertemuan, mendapatkan video call dari keluarga besarnya.
Alea lalu menyambungkan ke tv besar di ruang meeting itu. Tampak disana Arum Giandra, Kirana Ruiz, Amberley Ramadhan dan Yanti Reeves disana.
"Assalamualaikum semua. Ada apa ini rombongan Jakarta menghubungi kami yang di New York?" senyum Keia.
"Wa'alaikum salam. Hai Alea" sapa para Tante cantik itu.
"Assalamualaikum Tante" balas Alea manis.
"Duh yang mau jadi pengantin, tambah cantik saja" puji Arum.
"Ada kabar apakah? Kalian jadi kan datang ke New York bulan depan?" tanya Keia.
"Jadilah! Kami semua telpon karena hendak memberitahukan bahwasanya bulan Februari besok Arga akan menikah dengan Amaranggana" jawab Kirana Ruiz, istri Kris Ruiz saudara kembar Kristal Sky.
"Lho jadi nikah si Arga, Ndis?" tanya Keia.
"Jadilah! Anak itu melihat Dhita nikah terus Alea juga mau nikah, jadi pengen. Lagian Amara juga mau pindah ke Jakarta juga kok. Kristal sudah mengijinkan masuk ke kantor PRC Group di bawah Davina" ujar Arum.
"Kei, kata Seira, Faranisa sudah hamil ya?" tanya Yanti.
"Katanya sih. Akhirnya kak Fuji dapat cucu juga soalnya Nisa kan anaknya rada keras kepala tapi aku salut sama Patrick yang sabar sama Nisa."
"Keluarga kita makin banyak ya" gelak Amberley.
"Dan sepertinya makin rusuh!" sungut Arum.
"Memang Arka tambah heboh ya Ndis?" kekeh Keia.
"Wis plek ketiplek bapake!" Arum pun manyun. "Mas Bara saban Arka ke rumah, langsung hitung uban. Pasti nambah soalnya."
Para mommy cantik itu terbahak.
"Bara memang parah. Secara kan dia orangnya macam Oom Ghani, rada kaku gitu. Dapat menantu macam Bima, cucu macam Arka. Lengkap deh!" gelak Keia.
"Oke deh ibu-ibu sampai bertemu bulan depan ya. Lalu jangan lupa Februari ke Jakarta buat acaranya Arga dan Amara" pamit Yanti.
***
Precinct 16 Manhattan New York
Chris masih menyelesaikan laporan kasus KDRT seorang istri ke suaminya ketika kaptennya memanggil dirinya. Sam Tutuola menatap partnernya dengan tatapan bingung.
"Apa cuti kamu tidak turun, Chris?" tanya Sam yang tahu partnernya tiga tahun ini akan menikah dengan kekasihnya, Alea Hamilton.
"Entahlah, sebab tahun ini aku tidak banyak ambil cuti" sahut Chris sambil mengunci MacBook nya lalu berjalan menuju ruang kapten John Rodriguez.
"Anda memanggil saya Kap?" tanya Chris sambil mengetuk pintu ruangan kapten berdarah Mexico itu.
"Masuk dan tutup pintunya Bradford."
Chris pun melakukan perintah kapten Rodriguez dan duduk di depan kaptennya.
"Chris, kamu sudah berapa lama menjadi detektif di SVU?" tanya Kaptennya.
"Hampir tiga tahun, Kap."
Kapten Rodriguez mengambil sebuah badge dan map. "Kemarikan badge lamamu."
Chris mengambil badge nya dari pinggang dan menyerahkan ke kapten John.
"Mulai hari ini pangkatmu naik Chris, sekarang kamu sudah bukan detektif rank 3 tapi sudah sergeant ( sersan ) dan kamu efektif Desember tanggal satu depan, dipindahkan ke Major Crimes bersama dengan Kapten Raydor."
"Serius Kap?" Chris masih merasa mimpi.
"Serius Chris. Memang hanya pindah lantai saja tapi kamu akan masuk ke dunia kriminal yang berbeda. Oh, jangan kecewakan saya ke kapten Raydor karena mereka tahu kinerja kamu di SVU."
"Yes Kap!"
***
Sam Tutuola menatap Chris yang akan menjadi mantan partnernya dengan perasaan bangga. Pria muda yang tidak pernah neko-neko, selalu hidup lurus dan taat beribadah, mendapatkan kesempatan yang membuat banyak orang iri.
"Selamat Chris. Aku sangat bangga padamu."
"Thanks Sat. Aku sendiri juga tidak menyangka akan naik pangkat secepat ini dan dipindahkan ke Major Crimes."
"Kariermu yang melesat akan membuat banyak orang yang like dan dislike. Mereka mengira hubunganmu dengan Alea Hamilton lah yang membuat karirmu melesat padahal aku tahu bagaimana kerja keras Kamu!"
"Padahal Mr Hamilton tidak pernah ikut campur dengan pekerjaan aku dan dia hanya memberikan support pada saat aku pertama kali menembak orang yang hendak membunuh bang Hideo. Setelahnya kan beliau tidak pernah mampir kemari."
"Biarkan saja mereka bicara apa, Chris. Yang penting jadilah Chris yang aku kenal selama tiga tahun ini, Chris yang humble dan tetap low profile." Sam berdiri dari kursinya dan menepuk bahu partnernya.
"Thanks Sat!"
***
Rumah Aminah dan Chris Bradford
Chris malam ini membawa Alea untuk makan malam bersama dengan Aminah karena ibu angkatnya itu rindu dengan calon menantunya.
Kini mereka bertiga berada di rumah mungil yang berada di Brooklyn. Meskipun rumah yang dibeli oleh Chris itu hanya dua kamar tidur dan dua kamar mandi serta termasuk kecil, tapi dengan penataan dari Aminah, tampak begitu luas dan nyaman.
"Umi, Alea, aku ada pengumuman." Chris menatap kedua wanita yang sangat dicintainya.
"Pengumuman apa nak?" tanya Aminah.
"Aku naik pangkat. Sekarang aku seorang sergeant" senyum Chris yang sukses membuat kedua wanita di hadapannya terkejut.
"Oh Astagaaa! Selamat!" teriak Alea sambil memeluk Chris sedangkan Aminah menatap penuh haru.
"Alhamdulillah, nak. Selamat ya Chris." Aminah memegang tangan putranya.
"Hebat! Terus masih di SVU?" tanya Alea mengurai pelukannya.
"Sudah tidak, Humairaku."
"Lho kok? Terus kamu dipindahkan kemana nak? Ingat, kamu mau menikah! Jangan jauh-jauh pindahnya!" omel Aminah.
"Ya ampun Umi, aku tetap di gedung NYPD tapi pindah divisi per satu Desember besok."
Mata hijau Alea menatap bingung. "Kamu dipindahkan kemana?"
"Aku dipindahkan ke Major Crimes sayang, jadi jam kerjanya tidak sebrutal SVU dan masih bisa pulang tepat waktu. Setidaknya tidak terlalu membuat Umi dan kamu khawatir" senyum Chris.
"Alhamdulillah" ucap Aminah dan Alea bersamaan.
"Umi rasa itu rejeki kamu sebelum menikah, Chris. Allah tahu kalau kamu di SVU akan membuat Alea selalu cemas tapi jika di Major Crimes, setidaknya kasusnya tidak separah SVU" ujar Aminah.
"Bisa jadi Umi." Chris menatap Aminah dan Alea bergantian.
***
Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️