
Precinct Manhattan New York
Ezra duduk bersama Chris di sebuah cafe depan kantor kekasih Alea itu. Ezra tahu ini kali pertama Chris membunuh orang dan pasti ada trauma tersendiri meskipun itu memang tugasnya menjadi anggota kepolisian.
"Bagaimana perasaan mu, Chris?" Ezra menatap pria tampan di hadapannya.
"Sejujurnya Sir, saya masih tidak percaya saya sudah membunuh orang dan anda bisa lihat jika mengingat itu tangan saya tampak gemetar." Chris memperlihatkan bagaimana tangannya gemetar.
"Wajar. Aku pun merasakan hal yang sama saat pertama kali menembak orang meskipun tidak sampai membunuhnya. Tapi kamu bisa bertanya pada mamanya Alea dan Sabine, mamanya Ayrton. Mereka adalah sniper yang sudah membunuh banyak musuh saat ikut menjadi pasukan penjaga keamanan Dubai dan PBB. Bagaimana cara menghilangkan rasa bersalah itu."
"Mrs Hamilton adalah seorang sniper?" Chris melongo. Dirinya memang sempat mendengar soal itu dari Fathir, tapi mendengar sendiri dari Ezra yang bercerita dengan santai, membuatnya semakin shock.
"Ironis kan? Ayah mertuaku adalah seorang dokter yang menyelamatkan nyawa, anaknya malah menghilangkan nyawa" kekeh Ezra.
"Tapi kan memang kill or get killed jika sudah di dunia militer" gumam Chris.
"Kamu menyelamatkan nyawa Hideo, Chris. Fayza tidak jadi janda, putranya tidak jadi anak yatim yang tidak melihat ayahnya. Mindset mu dibuat itu. Jika memang kamu masih terasa mengganjal, sholatlah, mohon ampun."
"Mr Hamilton..."
"Yes Chris."
"Terima kasih. Saya merasa mendapatkan perhatian seorang ayah yang sudah lama tidak saya rasakan."
Ezra tersenyum ke calon menantunya. "You're very welcome."
***
Emi Takara Bianchi akhirnya dibebaskan dengan jaminan yang dibayarkan oleh ayahnya, Takeshi Takara meskipun sudah dilarang Luca karena merasa itu tanggung jawabnya sebagai seorang suami tapi Takeshi is Takeshi yang selalu kekeuh dengan maunya.
Luca akhirnya membiarkan ayah mertuanya berbuat suka-suka apalagi dia datang bersama dengan ibu Hideo, Fumiko Kojima. Dan Luca beserta Emi tahu alasan kenapa mereka bisa datang bersama ke New York karena kini mereka menjalin hubungan.
Takeshi meminta ijin pada putrinya untuk menjalin hubungan serius dengan ibu Hideo. Emi yang sudah mengenal Fumiko, cinta pertama ayahnya, tidak keberatan. Dan Takeshi sangat berterima kasih putri dan menantunya menerima dengan lapang dada.
***
Tempat Latihan McGregor - Blair.
Chris mendapatkan laporan bahwa ada perkelahian di sebuah tempat latihan pribadi milik keluarga Abiyasa O'Grady. Meskipun bukan job desknya, tapi karena mereka tahu Chris calon ipar keluarga Sultan itu, mau tidak mau meminta tolong pria tampan itu.
Dan kini dengan wajah ragu, Chris datang ke sebuah gedung latihan yang cukup besar dengan penjagaan lumayan ketat tapi kali ini ada beberapa mobil ambulans. Chris bisa mengenali penjagaan dilakukan oleh perusahaan Ramadhan Securitas milik Arya Ramadhan, ayah Anandhita dan Adrian.
Chris memperlihatkan tanda pengenalnya dan mereka mengijinkan pria itu masuk. Betapa terkejutnya Chris melihat banyak orang-orang Korea yang babak belur sedang diobati oleh para perawat dan dokter disana.
"Chris? Ngapain kamu kemari?" Joey menyapa kekasih Alea itu.
"Saya mendapatkan laporan ada perkelahian disini dan diminta untuk memeriksanya" jawab Chris apa adanya.
"Sudah selesai lah!" gelak Joey. "Nih korbannya."
Chris menghitung sekitar 15 orang disana sedang mendapat pengobatan. "Apakah kasus Benji?"
"Biasa, Hoshi yang panasan ingin rematch buat pengeroyok Benji. Bagi Hoshi, yang boleh menghajar Benji cuma dia! Dasar otak psycho!" keluh Joey Bianchi.
"Dimana Quinn sekarang dok?"
"Kamu masuk saja ke dalam. Mereka masih ngobrol."
Chris menggelengkan kepalanya, pusing merasakan keluarga Alea yang seenaknya sendiri.
Pria itu pun masuk ke dalam sebuah ruangan yang merupakan sebuah arena Dojo lengkap dengan matras yang kini sedang dibereskan oleh para petugas kebersihan akibat banyaknya darah disana hasil perkelahian.
Chris melihat sepupu Alea sedang heboh sendiri dan tampak Alaric Blair sedang mengompres pipinya, Aji Yung pun melakukan hal yang sama.
"Kalian habis ngapain?" tanya Chris yang membuat semua sepupu tampan itu menoleh. Hoshi, Abi, Rajendra, Direndra, Adrian, Alaric, Aji dan Pandu tersenyum melihat Chris datang.
"Wah kamu telat, Chris ! Maaf tidak menyisakan" jawab Hoshi cuek.
"Nggak berantem hanya pertandingan MMA ulang" sahut Abi kalem.
"Astaghfirullah!" Chris memegang pelipisnya.
"Kamu ngapain kesini? Memang ada yang laporan?" tanya Adrian Ramadhan, pria yang wajahnya mirip dengan Anandhita itu.
"Sebenarnya bukan divisi aku tapi karena aku dianggap calon menantu Mr Hamilton, mereka minta aku yang datang. Kalian melakukan apa? Balas dendam soal Benji?"
"Kan sudah dibiliang, rematch" gelak Direndra.
"Bilang sama komisaris NYPD, hanya pertandingan MMA ala keluarga O'Grady dan Reeves" timpal Abi.
Chris hanya mengusap wajahnya kasar. "Ya ampun kalian itu!"
***
Kedelapan pria tampan itu akhirnya dipanggil petinggi NYPD karena sudah merambah area internasional dengan kedutaan Korea Selatan.
Chris yang memberikan laporan pun merasa ketar ketir karena bagaimanapun dia hanya menjalankan tugasnya sebagai anggota kepolisian.
Kesekian kalinya Steven Hamilton dan Travis Blair harus pasang badan buat sepupu - sepupunya yang terkadang macam anak remaja yang panasan.
"Tenang Chris, kita tidak ada yang menyalahkan kamu karena itu memang tugas kamu" senyum Joey sambil menepuk bahu Chris usai mereka semua menghadap Tom Wahlberg.
"Soal begini bukan sesuatu yang rumit" sahut Hoshi.
"Bukan yang rumit?" Travis mendelik. "Look kalian semua! Kasus Emi belum selesai, kalian sudah menambah kasus lainnya. Ini DPO Yoo-ra juga belum ketemu!"
"Tapi bang Travis, setidaknya korban kan tetap diobati! Lihat pipiku juga masih biru kena tonjok!" Alaric memamerkan pipi kirinya yang masih ada bekas pukulan.
"Resiko elu Al" ledek Steven Hamilton.
"Dih, nyebelin lu!" balas bontotnya keluarga Aidan Blair itu.
"Eh beneran Benji pacaran sama Jang Geun-moon?" tanya Chris. "Jang Geun-moon kan anaknya Jang Geun-yong? Mafia dari klan Big Jang?"
"Chris, apa kamu lupa? Bang Joey itu mafia berkedok dokter. Apalagi menyandang nama Bianchi di belakangnya" gelak Adrian. "Fayza menikah dengan Hideo mantan pemimpin Silver Shinning. So, no problemo!"
Chris hanya tersenyum kecut.
"Yuk pulang, aku masih harus urus pasienku" ajak Joey ke sepupunya.
***
AJ Corp Building Manhattan New York
Alea tersenyum melihat Chris datang dengan wajah mendung. Dia sudah tahu dari Nura dan Reana kalau para sepupu prianya dipanggil komisaris besar NYPD, Tom Wahlberg, untuk menjelaskan apa yang terjadi karena laporan dari Chris.
"Apa mereka marah padamu, my Rohi?" senyum Alea.
"Tidak. Mereka santai macam anak SMA dipanggil ke ruang bimbingan konseling, humairaku..." Chris duduk di sofa yang berada di ruang kerja Alea.
Gadis itu terkikik. "Welcome to our family Chris, karena kita akan menghadapi banyak hal-hal yang tidak terduga di keluarga aku nantinya. Karena keluargaku hobi buat drama dan ceritanya sendiri."
Chris menatap horor ke kekasihnya.
***
Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaaa gaeesss
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote gift and comment
Tararengkyu ❤️🙂❤️