
Halaman belakang Istana Al Azzam Dubai UAE
Direndra tampak gugup menunggu Raana keluar dari kamar yang disediakan. Beberapa menit lalu, Direndra baru saja mengucapkan ijab kabul di hadapan Ammar, kakek Raana yang bertindak sebagai wali nikah. Bagi Direndra, ijab qobul jauh lebih menyeramkan dibandingkan harus berdebat dengan rekan bisnisnya atau dengan ayahnya dan adiknya.
Aidan dan Rhett yang bertindak sebagai saksi dari pihaknya, hanya tersenyum melihat pria tampan itu memilin jari jemarinya tanda dia gugup.
"Ndra, santai saja. Raana keluar kok" goda Rhett yang membuat Direndra semakin manyun. Tak lama suara riuh pun membuat Direndra menoleh ke belakang. Wajah tampannya menjadi bodoh melihat wajah Raana yang sudah resmi menjadi istrinya.
Yang sudah sold out
"Ya Allah cantiknya..." bisik Direndra tanpa sadar.
"Dijaga ya. istrimu, Rendra. Kamu harus ingat, jangan menyakiti istrimu karena dia adalah calon ibu dari anak-anakmu kelak. Raana bersedia ikut kamu, memberikan hidupnya kepadamu dan jangan lupakan tanggung jawabmu sebagai kepala keluarga dan pria. Kalau Daddy mendengar kamu kurang ajar sama Raana, Daddy sendiri yang akan menghajar mu!" bisik Aidan penuh penekanan.
"Iya Dad" jawab Direndra tanpa mengalihkan pandangannya dari Raana yang tersenyum.
"Direndra, ayo pasang cincinnya" ucap Thara yang membawakan cincin yang baru. Sebelumnya acara lamaran memang Thara lah yang memasangkan ke jari Raana tanpa kehadiran Direndra karena adatnya begitu.
Dan sekarang giliran Direndra yang memasangkan cincin nikah yang baru dan lebih mewah dari cincin tunangan sebelumnya. Raana tersenyum melihat tangan Direndra gemetar memasukkan cincin itu ke jari manisnya.
"Awas gelinding kayak waktu Abi" ledek Luca membuat semua orang tertawa mendengarnya. Abi hanya manyun mendengar aib yang selalu terucap saban siapa sepupunya menikah. Gandari hanya mengusap bahu kekar suaminya sembari tersenyum simpul.
"Alhamdulillah nggak gelinding!" cengir Direndra. Lalu giliran Raana yang memasangkan cincin nikah milik Direndra dan kini keduanya memamerkan cincin yang sudah terpasang cantik di jari manis masing-masing.
"Alhamdulillah" ucap semua orang disana. Setelahnya para anggota keluarga besar klan Pratomo mengucapkan selamat kepada pasangan pengantin baru itu.
Yang sudah ijab
"Wah, Direndra benar-benar cari cincinnya niat" komentar Aruna.
"Kalau nggak niat bisa diomeli sama Oom Aidan" gelak Freya.
Raana hanya tersenyum mendengar komentar para sepupu iparnya.
"Eh selfie yuk!" ajak Georgina sambil membawa ipadnya. "Yang besar Sekalian!"
"Ngapain Selfie? Tuh Benji nganggur!" tunjuk Emi ke bontot.
"Benjiiiii! Tolong foto in kita-kita dong!" pinta Georgina. Benji pun mengiyakan permintaan semua kakak perempuannya.
"Buseeettt! Kalian makan apa sih pada cantik-cantik begini?" komentar Benji sambil melihat hasil foto para sepupu perempuannya.
"Perawatan dong Ben. Besok kalau kamu punya cewek, dirawat jangan di cuekin!" sahut Rina yang tubuhnya mulai agak langsing setelah melahirkan Valentino.
"Iya deh. Kalau soal urusan cewek bakalan panjang!" ucap Benji sambil ngeloyor.
***
"Jadi balapan?" tanya Bima ke Ayrton dan Alaric.
"Jadi lah! Tapi mas Rendra nggak ikutan" jawab Alaric.
"Kok nggak ikut? Enak-enakan unboxing dia! Harusnya macam kamu Ton."
"Lha waktu itu kan May lagi dapat jadi nggak bisa unboxing. Makanya bisa ikutan balapan!" cebik Ayrton.
"Awas kalau kamu ambil Maserati!" ancam Hoshi ke Bima dengan wajah judes.
"Dih, muka cewek mah gitu!" cebik Bima.
"Awas lu! Ay, ingat ya Maserati nya aku yang pakai!" Hoshi menatap tajam ke Ayrton.
"Iya deh mas..." kekeh Ayrton.
***
Faranisa dan Safira mengelilingi Alea yang sedang makan dengan tatapan kepo.
"So, gimana Chris?" tanya Safira dengan wajah penasaran.
"Chris? Kenapa tanya Chris?" Alea berbalik bertanya.
"Siapa yang kencan? Kita cuma jalan-jalan."
Safira dan Faranisa hanya bisa menatap gemas ke adik sepupunya. "Itu sama saja kencan, Aleaaaa!" ucap Safira gemas.
"Apakah dia tampan?" kepo Faranisa.
"Tampan mana sama Oom meshum dan Patrick bukan temannya Spongebob?" timpal Safira.
"Fira, Oom meshum itu suamimu lho" kekeh Alea.
"Memang! Kan dia memang meshum sama istrinya" gelak Safira durjana.
"Oh Astagaaa! Gini ya ternyata menikah sama pria yang sudah pengalaman jadinya istrinya di meshum in terus" kekeh Faranisa.
"Ayo, Alea. Cakep mana?" desak Safira penasaran.
"Tergantung selera sih ya. Kalau kamu pasti bilang cakep mas Bagas wong suami kamu, kalau Nisa pasti bilang cakep Patrick." Alea tersenyum diplomatis.
"Aaahhh kamu nyebelin!" Safira lalu mengutak Atik ponselnya dan akhirnya menemukan foto Chris Bradford. "Cakep lho Alea! Embat saja!"
"Nggak semudah itu Férguso! Daddy julidnya minta ampun!" sungut Alea. "Baru datang saja sudah diajak gelut Chris nya."
Safira dan Faranisa terbahak. "Kamu kira ayah-ayah kami tidak begitu? Sama saja neng!" gelak Safira.
"Eh mas Bima yang laki saja dijulidin sama Oom Bara dan Opa Ghani. Padahal laki-laki lho" celetuk Faranisa.
"Mas Bima mah hobinya bikin darting semua orang dan selengean sama siapa saja." Alea tersenyum melihat Bima dan Hoshi bertengkar lagi. "Tuh lihat! Sudah gegeran lagi kan?"
Safira dan Faranisa hanya melengos melihat keduanya ribut dan langsung dijewer oleh Abi.
"Semoga anaknya mas Bima dan mas Hoshi nggak kayak orangtuanya ya. Bikin jengkel kalau sama saja kelakuannya macam bapaknya" sungut Faranisa.
***
Hotel Grand Hyatt Dubai
Malam ini diadakan acara resepsi pernikahan antara Direndra dan Raana di ballroom dua lantai yang sudah dipesan Hasyim Al Azzam dan Aidan Blair jauh-jauh hari.
Para tamu undangan yang jumlahnya banyak tampak sudah hadir disana menantikan kehadiran pasangan pengantin itu. Dan tak lama keduanya turun dari tangga menuju tempat resepsi. Direndra sendiri memakai baju Emir sedangkan Raana mengenakan gaun pengantin yang super mewah.
Para keluarga besar pun heboh melihat keduanya turun dan segera mengabadikan keduanya. Pada saat Ayrton memang tidak besar-besaran seperti ini karena Ayrton dan Mariana yang meminta.
Direndra dan Raana sendiri sebenarnya ingin seperti Ayrton tapi karena Hasyim Al Azzam adalah penguasa Emir sekarang dan sekalian memperkenalkan Direndra sebagai penggantinya kelak, maka dilaksanakan pesta besar-besaran.
Acara pun digelar dengan meriah karena semua rekan bisnis pun hadir semua. Bahkan para keluarga mafia dan yakuza Takara pun diundang ke Dubai.
Semua orang sangat menikmati acara pernikahan yang mewah namun bagi para sepupu pria, yang ditunggu adalah acara balapan. Dan diam-diam di saat malam semakin larut, mereka semua pergi meninggalkan ballroom pernikahan untuk balapan di Autodrome.
Mariana dan Ayrton menuju parkiran
Alaric dan Nura pun memilih pergi meninggalkan acara
Semua keluarga yang berdarah Al Jordan dan Al Azzam, memilih memakai Thawb ( gamis pria ) dan keffiyeh sedangkan keluarga lainnya memakai jas dan gaun pesta seperti biasa.
Dan sekali lagi para Opa, Oma, mom's dan dad's kehilangan anak laki-laki mereka pada acara pernikahan di Dubai.
***
Yuhuuuu Up Siang Yaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
***