The Four Emirs

The Four Emirs
Rencana Alea dan Chris



Dua Tahun Kemudian...


Dua tahun lalu adalah saat-saat kehilangan banyak anggota keluarga klan Pratomo generasi ketiga. Setelah Javier yang kalah melawan limfoma, disusul oleh Neil Blair. Beberapa bulan kemudian, Duncan Blair menyusul sepupunya karena serangan jantung.


Gozali Ramadhan meninggal sebulan setelah Duncan karena sakit dan Maira meminta agar jenazah suaminya dimakamkan berdekatan dengan orangtua kandungnya sesuai dengan wasiatnya. Arya Ramadhan dan Adrian membawa jenazah papa dan Opanya dari Bali ke Jakarta.


Tiga tahun sebelumnya Mamoru Al Jordan dan Joshua Akandra meninggal dalam waktu berdekatan akibat penyakit yang sama, diabetes stadium dua. Miki Al Jordan menyusul setahun kemudian. Senna dan Kai Al Jordan, meninggal setahun lalu akibat kecelakaan kapal. Tamara dan Fatimah lah sekarang bersama dengan Reyhan dan Ayrton yang memegang kekuasaan Al Jordan.


Setahun lalu juga Eiji Reeves, biang gesrek generasi ketiga, meninggal dalam tidurnya. Ayame Agasa Reeves yang menemukan suaminya dalam keadaan pergi dengan wajah tersenyum.


Generasi ketiga tinggal Ghani Giandra, Elang McCloud dan Raymond Ruiz. Sedangkan yang perempuan, setelah Miki Al Jordan, Agatha Arata sudah meninggal setahun lalu menyusul suaminya Javier


New York


Rencana pernikahan antara Alea dan Chris terpaksa harus ditunda karena banyaknya generasi ketiga yang berpulang dan mereka pun tahu bagaimana keluarga besar klan Pratomo masih berduka.


Chris sendiri paham dekatnya para anggota keluarga apalagi keluarga Al Jordan sudah kehilangan semua generasi ketiga. Terkadang Chris memergoki Alea sering melamun setelah Oma Miki dan Oma Ingrid berpulang. Kehilangan kedua wanita yang disayanginya, membuat Alea masih dilanda kesedihan teramat dalam.


"Humaira, jangan melamun" senyum Chris saat datang ke ruang kerja gadisnya lalu duduk di kursi depan meja kerja Alea.


"My Rohi... maaf aku melamun. Aku teringat Oma Miki dan Oma Ingrid. Pasti mereka bahagia ya disana berkumpul bersama dengan opa Joshua dan opa mamoru serta opa Masyuki."


Chris tersenyum. "Tentu saja sayang. Oh, kamu sepertinya jarang bercerita soal Opa Masayuki. Kok aku tidak bertemu dengan cucunya?"


"Karena Opa Yuki tidak pernah menikah."


Chris melongo. "Tidak menikah? Kenapa?"


"Kata mommy, dulu Opa pernah jatuh cinta dengan seorang gadis yang bekerja sebagai pengrajin tanah liat. Mereka bertemu di Barcelona Spanyol saat Opa Yuki melakukan perjalanan bisnis kesana."


"Lalu?"


"Mereka berpacaran singkatnya dan Opa kebablasan hingga gadis itu hamil. Opa buyut Hiroshi marah besar karena Opa Yuki bisa berbuat jauh seperti itu. Mereka bertengkar dan akhirnya Opa Yuki memilih pergi ke Barcelona tinggal disana. Akhirnya Opa Hiroshi mengalah dan mereka pun menikah Entah apa yang terjadi tapi dua bulan setelah menikah, Opa Yuki dan Oma Dina mengalami kecelakaan mobil. Opa Yuki selamat tapi Oma Dina itu tidak selamat, meninggal dalam keadaan hamil anak Opa. Sejak saat itu Opa memutuskan untuk tidak menikah lagi akibat rasa kehilangan istri dan anaknya."


Chris menghela nafas panjang. "Astaghfirullah Al Adzim..."


"Dan sejak itu Opa Yuki memilih tinggal di Finlandia, menjauh dari kami semua. Opa melepaskan semua atribut Al Jordan dan Pratomo dan hidup menyendiri disana. Opa buyut Hiroshi dan Oma buyut Shanum sudah berusaha untuk membawa opa Yuki pulang tapi tetap tidak mau. Dan kami baru bisa membawa pulang Opa saat beliau meninggal lima belas tahun lalu."


Chris mengangguk paham. "Sudah menjadi pilihan Opa Yuki seperti itu Alea."


"Kata mommy, itu adalah kesedihan paling dalam dari Opa buyut Hiroshi dan Oma Shanum yang merasa gagal mendidik Opa Yuki."


Chris memegang tangan Alea. "Sayang, itu bukan kesalahan Opa Hiroshi maupun Oma Shanum. Mereka sudah melakukan hal yang terbaik untuk anak-anak mereka, sudah memberikan pendidikan baik formal dan informal tapi jika Opa Yuki tidak sesuai yang diharapkan, itu memang pilihan hidupnya. Sebagai orangtua, kedua opa dan omamu sudah memberikan basic, pondasi dan landasan tapi jika seorang anak memilih melewati basic itu, memang jalan itu yang dipilih."


"Iya Chris. Sejujurnya aku takut jika punya anak nanti harus menghadapi seperti itu ..."


"Kita akan berusaha meluruskan jalan mereka yang mulai berbelok tanpa lampu sein."


Alea tersenyum. "Kamu tuh bikin istilah macam-macam."


"Aku ketularan Quinn dan Bima" keluh Chris yang membuat Alea tertawa.


***


Kediaman Hamilton di Hampton New York


"Jadi kalian memutuskan untuk menikah di akhir tahun ini?" tanya Ezra ke kedua orang di hadapannya.


"Insyaallah Mr Hamilton karena kami rasa waktunya tepat setelah banyaknya peristiwa yang terjadi di keluarga Alea." Chris menoleh ke arah Alea.


Suara ponsel membuat keempatnya menghentikan acara sarapan paginya di hari Sabtu ini. Keia mengernyitkan dahinya ketika membaca nama penelponnya.


"Amberley?" Keia menatap bingung. "Assalamualaikum Amber. Ada apa?" tanya Keia.


"Wa'alaikum salam. Aku hanya mau mengabari, David calonnya Anandhita mengalami luka tembak dan sekarang sedang dioperasi oleh Arga." ( Baca My Boyfriend is Not A Trans gender ).


"Astaghfirullah! Terus Dhita gimana?" Keia menatap panik ke ketiga orang yang kepo.


"Dhita panik tapi tahu Arga yang merawat David, dia sedikit tenang. Doanya ya mbak."


"Of course, Amber. Hati-hati. Anak itu pasti lagi kejar kasus."


"Iya tuh!"


Keia memutuskan panggilan Amberley dan menghela nafas panjang. "David nya Anandhita mengalami luka tembak serius dan sekarang sedang dioperasi oleh Arga."


"Astaghfirullah..."


***


Chris dan Alea kini berada di halaman belakang mansion Hamilton sembari melihat pemandangan langit pagi kota New York.


"Bagaimana keadaan calon suami sepupumu?" tanya Chris ketika Alea sibuk membuka pesan di ponselnya.


"Ini sudah keluar dari ruang operasi dan kata mas Arga tinggal menunggu masa kritisnya lewat."


"Aku merasakan saat dulu kena tembak, antra hidup dan mati itu beda tipis disaat kita koma, Alea."


Alea menatap Chris. "Tapi Alhamdulillah kamu bisa kembali."


"Karena aku melihat kamu dan Umi menangis saling berpelukan. Dalam benak aku, setidaknya Umi sangat bisa menerima kamu dan aku ingin melihat bagaimana hubungan kalian kedepannya jadi aku kembali lagi." Chris mengambil tangan Alea dan mencium punggungnya. "Kamu tahu, saat aku meminta kepada dokter Bianchi dicarikan seorang gadis yang seiman, aku tidak menyangka akan bertemu dengan adiknya yang cantik dan baik hati. Bahkan Umi sendiri bilang tidak mau menantu lainnya selain kamu" kekeh Chris.


"Lho memang sebelumnya kamu sudah punya pacar?" tanya Alea terkejut.


"Sebelum bertemu kamu? Ada beberap rekan polisiku yang terkadang bermain ke rumah dan ada satu polwan yang tampak tertarik padaku tapi Umi tidak suka dengan sikapnya yang agresif."


"Lalu kemana polwan itu?"


"Dia sudah pindah ke New Jersey, dan tinggal bersama dengan kekasihnya disana. Dan memang feeling Umi sangat kuat. Dia sudah bergonta ganti kekasih beberapa kali dan kekasihnya yang di New Jersey ini paling lama."


"Bagaimana kamu tahu?" tanya Alea penasaran.


"Sayang, soal gosip di kepolisian itu mengalahkan cepatnya berita gosip di E Entertainment" kekeh Chris. "Tenang saja, aku sudah memantapkan hati padamu, Alea. Setelah semua yang terjadi, aku semakin mencintaimu."


Alea pun tersenyum manis dan Chris memajukan wajahnya untuk mencium gadis itu.


"No kissing in here!" seru Ezra judes membuat keduanya melengos.


***


Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️